Pelaku Pencurian 11 TKP Kota Palu Tertangkap di Konawe

<p>Foto: Illustrasi penangkapan pencuri 11 TKP Kota Palu</p>
Foto: Illustrasi penangkapan pencuri 11 TKP Kota Palu

Berita kota palu, gemasulawesi– Pelaku pencurian 11 TKP di Kota Palu, Sulawesi Tengah, berhasil tertangkap di Konawe, Sulawesi Tenggara.

“Resmob Polres Konawe dan Polres Palu berhasil membekuk pelaku di Jalan Poros Wawotobi, Konawe. Sabtu 22 Mei 2021, pukul 09.00 Wita,” ungkap Kapolres Palu AKBP Riza Faisal, di Kota Palu, Minggu 23 Mei 2021.

Ia menyebut, pelaku pencurian 11 TKP berinisial MI alias D (21) merupakan warga di Jl S Lambangan, Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu.

Adapun lokasi pelaku pencurian 11 TKP, MI pernah beraksi yaitu di Jl RE Martadinata, Nunu, Jl Baru (Belakang Mapolda Sulteng), Tondo (Lorong Masjid), Tondo (Depan Kios), Jl Hangtua, Jalan Merpati, Wilayah Palu, Perdos, Tondo Mouza dan Tg Tururuka.

“Pelaku ditangkap berdasarkan laporan polisi No LP-B/1187/XII/2021/Sulteng/Resort palu /Tanggal 11 Desember 2020, tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan,” jelasnya.

Baca juga: Tim INAFIS Olah TKP Rujab Wakil Rakyat Parigi Moutong

Ia menjelaskan, awal kejadian 11 Desember 2020, Sat Reskrim Polres Palu menerima laporan tentang tindak pidana Curas di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Tondo, Kota Palu.

Usai menerima laporan itu, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Kemudian, Tim Resmob Polres Palu mendatangi rumah pelaku di Jalan S Lambangan.

“Petugas tidak mendapati pelaku di lokasi,” sebutnya.

Petugas kemudian mendapatkan informasi pelaku sedang berada di wilayah Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

“Koordinasi dengan Resmob Konawe, pelaku akhirnya berhasil dibekuk, di tempat kerjanya di Konawe, Rabu 19 Mei 2021 pukul 15:00 Wita,” terangnya.

MI lalu diinterogasi. Pengakuannya, pelaku pencurian 11 TKP di Kota Palu membenarkan aksinya bersama temannya berinisial AP dan B.

Ia melanjutkan, rekannya ini telah ditahan di rutan Polres Palu dan Polsek Palu Timur.

“Kami membawa pelaku kembali ke Kota Palu, Jumat 21 Mei 2021 pukul 12.00 Wita,” ucapnya.

Namun, saat diperjalanan pelaku sempat berupaya kabur ketika berhenti sementara untuk buang air kecil di Desa Karumba, Kabupaten Donggala.

“Pelaku tidak mengindahkan peringatan kami. Lalu diambil tindakan tegas terukur, dengan melumpuhkan pelaku di bagian kaki,” katanya.

Ia menambahkan, dari seluruh lokasi itu pelaku pencurian 11 TKP berhasil mencuri motor, handphone dan uang tunai sebesar Rp 500 ribu.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Terdampak Banjir Konawe Utara

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Warga Tangkap Buaya Sepanjang 4,5 Meter di Donggala

Gunakan alat sederhana, warga tangkap buaya sepanjang 4,5 meter di Donggala, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 17.00 WITA, Sabtu 22 Mei 2021.

Polres Pohuwato Bekuk Tiga Pengedar Sabu, Satu Asal Parimo

Satuan Narkoba Polres Pohuwato, bekuk tiga pengedar Narkoba jenis sabu. Satu diantaranya warga asal Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

KM Labobar Kembali Beroperasi Usai Larangan Mudik

Kapal PELNI KM Labobar kembali beroperasi. Dengan rute dari Surabaya dan Balikpapan tujuan Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Angka Stunting di Parimo Alami Tren Penurunan 11,4 Persen

Dinas Kesehatan (Dinkes) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, mencatat angka stunting tahun 2020 mengalami tren penurunan hingga 11,4 persen.

Sempat Berkeliaran, ODGJ Asal Kasimbar Dibawa ke Dinkes

Satu wanita Orang Dengan Gangguan Jiwa atau ODGJ asal Kasimbar, Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, ditemukan warga akibat nyasar.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;