Perayaan Imlek di Makassar, Ini Dia Persiapan Warga Tionghoa

<p>Ket Foto: Persiapan perayaan Imlek di salah satu vihara di Makassar, Sulawesi Selatan (Foto/Facebook Anton Suryana Winar)</p>
Ket Foto: Persiapan perayaan Imlek di salah satu vihara di Makassar, Sulawesi Selatan (Foto/Facebook Anton Suryana Winar)

Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Warga Tionghoa tampaknya mulai menyibukan diri menjelang perayaan Imlek di Makassar, Sulawesi Selatan. Diketahui perayaan Imlek jatuh pada tanggal 22 Januari 2023.

Seluruh warga tionghoa pun melakukan persiapan untuk menyambut perayaan Imlek di Makassar. Persiapan yang dilakukan yaitu melalukan pencucian patung Budha serta mulai menghiasi vihara dengan pernak pernik Imlek.

Baca: Ini Dia Beberapa tempat Wisata Gratis di Kota Makassar

Seperti yang dilakukan di Vihara Arama Maha Budha terletak di Jalan Metro Tanjung Bunga. Sejumlah umat Budha melaksanakan pencucian patung Budha sebelum perayaan Imlek.

Menurut Bante Vihara Arama Maha Budha, Bhadra Bhakti menjelaskan, pencucian patung Budha merupakan salah satu ritual menjelang perayaan Imlek.

Baca:  Keluarga Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Kini Dikucilkan

Ritual pencucian patung Budha adalah simbol penyucian diri. Dengan tujuan agar mampu menjadi orang yang lebih baik lagi.

“Pencucian patung Budha adalah sebuah simbolis agar dapa memperbaharui suasana, sebab dengan memperbaharui suasana dengan menata tempat ibadah untuk lebih indah. Selain itu, bermakna agar kita dapat membersihkan batin kita yang dipenuhi kotoran – kotoran,” katanya Minggu 15 Januari.

Baca: Sudah Dewasa, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Hanya Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Tak hanya mencuci patung Budha, umat Budha juga membersihkan patung dewa – dewa di Vihara Arama Maha Budha, rupan, altar serta peralatan sembahyang. Pembersihan dan penyucian tersebut dengan menggunakan air bunga agar wangi juga bersih.

Umat Budha juga mulai bergotong – royong mendekorasi vihara. Seperti menggunakan hiasan naga, lampion, pelita serta memasang stiker penyambutan tamu dalam menyambut tahun baru Cina atau Imlek tahun 2574 Kongzili.

Baca: Sempat Disangka Dibawah Umur, Salah Satu Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Ternyata Sudah Dewasa

Hal yang sama juga terlihat di kawasan Pecinan Makassar. Warga tionghoa yang bermukim di kawasan tersebut mulai bersolek menyambut perayaan Imlek.

Rumah – rumah yang ada di kawasan Pecina Makassar mulai memasang pernak – pernik serta ornamen – ornamen untuk menyambut perayaan Imlek. (*/NRL)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Astra Credit Companie Membuka Lowongan Kerja Sebagai Mitra Berijalan

Anak perusahaan Astra Credit Companie (ACC) membuka lowongan kerja Mitra Berijalan. disampaikan Chief Information ACC Mohammad Farauk

Sudah Dewasa, Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Hanya Diancam Hukuman 10 Tahun Penjara

Pelaku penculikan dan pembunuhan anak di Makassar MF hanya diancam hukuman 10 tahun penjara. Meski usianya sudah dinyatakan dewasa.

Sempat Disangka Dibawah Umur, Salah Satu Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Anak di Makassar Ternyata Sudah Dewasa

Pelaku penculikan dan pembunuhan anak di Makassar, MF dan AD sampai saat ini menjalani proses penyelidikan.

Ribuan Aset Lahan Pemkot Makassar Tak Miliki Sertifikat

Ada ribuan aset lahan Pemkot Makassar masih belum memiliki sertifikat. diungkap oleh Kepala Dinas Pertanahan Kota Makassar

Hadapi Ancaman Inflasi, Pemerintah Palu Dorong Sektor Perikanan dan Pertanian

Untuk menjaga Kota Palu, Sulawesi Tengah dari ancaman inflasi. Pemerintah mendorong sektor perikanan dan pertanian.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;