Perindag Sulteng Gelar Pasar Murah Jaga Stabilitas Harga Pangan

<p>Ket Foto: Kegiatan pasar murah di adakan oleh Dinas Perindag Sulteng (Foto/ Facebook Polresta Palu Polsek PaluSelatan)</p>
Ket Foto: Kegiatan pasar murah di adakan oleh Dinas Perindag Sulteng (Foto/ Facebook Polresta Palu Polsek PaluSelatan)

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) berupaya menjaga stabilitas harga pangan menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 melalui kebijakan pasar murah.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Stabilitas Harga Barang Pokok Perindag Sulteng Siti Maimuna saat ditemui saat pasar murah di Palu, Selasa, 6 Desember 2022.

“Pasar murah merupakan salah satu strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan barang agar tidak terjadi gejolak harga,” ucap Siti Maimuna.

Ia menjelaskan bahwa barang-barang di pasar murah dijual dengan harga eceran sehingga relatif lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar tradisional.

Baca: Tekan Laju Inflasi, Pemkot Palu Gelar Operasi Pasar Murah

Untuk itu pihaknya mengajak warga untuk memanfaatkan momen yang akan berlangsung selama dua hari ke depan ini, dan setiap kabupaten/kota juga melakukan kegiatan serupa pada hari besar keagamaan (Natal) dan Tahun Baru.

“Pada saat hari raya keagamaan biasanya terjadi pergerakan harga, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi, kalaupun nanti terjadi gejolak harga, diharapkan masih terjadi dengan angka yang wajar,” kata Maimuna.

Ia menjelaskan, pasar murah kali ini meliputi Usaha Mikro, Kecil, dan menengah (UMKM), distributor, pengecer, dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Baca: Operasi Pasar Murah Parimo, Jual Gas 3 Kg Dibawah HET

Selanjutnya, jelasnya, selain intervensi pasar murah, pihaknya juga melakukan operasi pasar jika sewaktu-waktu terjadi gejolak harga di pasar, termasuk secara rutin mengecek ketersediaan bahan baku dan barang pokok ditingkat distributor dan pasar.

“Kegiatan pasar murah akan ditangani oleh Perindag Sulteng selama tahun 2022. Hanya akan dilakukan tiga kali, namun kegiatan pasar akan dilakukan enam kali,” kata Maimuna.

Menurut analisis Perindag, ia mengatakan harga berbagai komoditas umumnya meningkat pada saat Natal dan Tahun Baru, namun hal itu tidak berdampak signifikan, berbeda dengan situasi di mana stok bahan pokok nasional berkurang.

Baca: Bantu Warga Saat Pandemi, Kota Palu Laksanakan Pasar Murah

“Saat ini harga ayam cenderung naik, termasuk bumbu dapur seperti cabai rawit, cabai keriting, dan bawang merah,” kata Maimuna.

Ia menambahkan, setelah mencermati sejumlah pasar di ibu kota Sulteng, harga bawang merah mulai naik dari harga normal di kisaran Rp 28.000 hingga Rp 30.000 per kilogram menjadi Rp 45.000 hingga Rp 45.000 hingga 48.000 per Kilogram. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Dinkes Palu Perluas Penguatan Jejaring Upaya Pencegahan AIDS

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palu, Provinsi Sulawesi Tengah terus perluas jangkauan jaringan terindikasi upaya pencegahan penularan HIV/AIDS.

Demo Ricuh di Kantor Gubernur Sulsel, Anggota Satpol PP Terluka

Aksi demo ricuh di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) menimbulkan korban, sejumlah Anggota Polisi Pamong Praja

Pemda Parigi Moutong Bangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, membangun Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di wilayah itu

Nama Panitia Festival Media 2022 Dicatut, Sharfin Ancam Polisikan

Ketua Panitia Festival Media 2022, Muhammad Sharfin ingatkan waspada adanya penipuan catut nama panitia, meminta sejumlah uang.

Sempat Dikeluhkan, Sejumlah Ruas Jalan Penghubung di Sulawesi Selatan Mendapatkan Perbaikan

Berapa ruas jalan penghubung antar daerah di Sulsel yang sempat dikeluhkan warga, kini akhirnya diperbaiki. Anggaran sebesar Rp 41,9 miliar.

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;