Satu Keluarga Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Sintang

<p>Foto: Illustrasi pembunuhan.</p>
Foto: Illustrasi pembunuhan.

Gemasulawesi- Satu keluarga ditemukan tewas terdiri dari kakek, nenek dan cucu di kebun sawit Sintang, Kalimantan Barat.

“Tiga jenazah ditemukan bernama Turyati (46), Sugiyono (52), dan AF (5),” ungkap Kepala Subbagian Humas Iptu Hariyanto di Kalimantan Barat, Kamis 5 Agustus 2021.

Dari satu keluarga ditemukan tewas di kebun Sintang kata dia, jenazah pertama kali ditemukan adalah Turyati. Warga menemukannya pada Rabu 4 Agustus 2021.

Baca juga: Dewan Pers Desak Polisi Usut Kasus Tewasnya Wartawan Sulbar

“Terdapat luka akibat benda tajam di bagian kepala, leher dan tangan,” ujarnya.

Hariyanto menjelaskan, Turyati dan Sugiyono merupakan pasangan suami istri, sedangkan AF adalah cucunya. Mereka satu keluarga ditemukan tewas di kebun Sintang.

Saat itu, polisi langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) kasus satu keluarga ditemukan tewas di kebun sawit Sintang.

Kemudian, pada Kamis 5 Agustus 2021 pagi, warga kembali menemukan dua mayat. Kali ini adalah jasad Sugiyono dan AF.

Lokasi penemuan mayat kata dia, begitu jauh dari penemuan mayat pertama.

“Setelah Turyati kemarin ditemukan tewas, warga memang sempat mencari Sugiyono dan cucunya, namun tidak ditemukan,” ungkapnya.

Dia mengatakan, berdasar hasil penyelidikan sementara, diduga kuat mereka adalah korban pembunuhan. Pasalnya, di tubuh mereka ditemukan sejumlah luka akibat benda tajam.

“Kami masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan bukti, dan memeriksa saksi. Kami berharap, warga yang mengetahui peristiwa ini dapat memberikan informasi dan keterangan,” terangnya.

Kasus pembunuhan di Banjarbaru

Sebelumnya, seorang tenaga kesehatan berinisial RI (26) sehari-hari bertugas di RSUD Idaman Banjarbaru ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya, pada Selasa 3 Agustus 2021.

Polisi dari Polsek Banjarbaru Barat menduga korban dibunuh setelah di tubuh korban terdapat beberapa luka tusukan benda tajam.

Para pelaku masing-masing MR (28), AM (21) ternyata kenalan korban, sementara seorang pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Banjarbaru.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Kalsel, AKBP Andy Rahmansyah mengatakan, perencanaan pembunuhan dilakukan oleh para tersangka karena ingin menguasai harta korban. Usai membunuh korban, barang berharga milih korban dibawa untuk dijual.

 “Menurut salah satu tersangka, ponsel korban telah ditukar dengan sabu kepada orang tak dikenal,” ungkapnya. (***)

Baca juga: Motif Pembunuhan Ketua MUI Labuhanbatu: Pelaku Sakit Hati

...

Artikel Terkait

wave

Pelaku Eksploitasi Anak di Papua Barat Dibekuk Polisi

Polisi menangkap dua orang pelaku eksploitasi anak sebagai pramuria di Fakfak, Papua Barat. Keduanya, berinisial M berperan sebagai perekrut.

Polisi Selidiki Dugaan Penganiayaan Bocah Panti Asuhan di Gresik

Polisi melakukan penyelidikan terkait dugaan penganiayaan bocah panti asuhan di Gresik, Jawa Timur, korban berinisial DRS (10) dan MFS (11).

Pasutri Pelaku Pembuang Janin: Takut Ketahuan Hamil Diluar Nikah

Polisi berhasil menangkap Pasutri pelaku pembuang janin bayi ke dalam sumur di Desa Sungai Kuning, Kabupaten Kuangsing, Provinsi Riau.

Polisi Periksa Belasan Saksi Kasus Kejahatan Pandemi di Parigi Moutong

Polisi periksa saksi kasus kejahatan pandemi perusakan fasilitas RSUD Anuntaloko Parigi, jemput paksa jenazah covid19 libatkan Camat Ampibabo.

Dirtipideksus Polri Kejar Dua Pelaku Pinjol Ilegal

Penyidik Dirtipideksus Bareskrim Polri, masih kejar dua pelaku Pinjol ilegal, KSP Cinta Damai. Keduanya diketahui merupakan warga negara asing

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;