Spanduk Mendukung Kegiatan Pertambangan PT Trio Kencana Beredar

<p>Ket Foto: Spanduk Mendukung Aktifitas Pertambangan PT Trio Kencana. (Foto/dok. gemasulawesi.com)</p>
Ket Foto: Spanduk Mendukung Aktifitas Pertambangan PT Trio Kencana. (Foto/dok. gemasulawesi.com)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com- Beredar spanduk bertuliskan mendukung sepenuhnya kegiatan pertambangan PT Trio Kencana untuk beroperasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di Desa Laemanta Kecamatan Kasimbar.

Spanduk mendukung kegiatan pertambangan di Kasimbar  tersebut bertuliskan atas nama Kepala desa Laemanta, Ismail HK, beredar paska akan digelarnya kunjungan dari komisi III DPR RI di Pantai Mosing.

Kepala Desa Laemanta, Ismail HK, yang dikonfirmasi gemasulawesi.com via telepon, mengatakan, 60 persen warga Desa Laemanta mendukung keberadaan tambang yang dikelola PT Trio Kencana.

Baca: Ribuan Massa Kembali Menggelar Aksi Demo Tolak Tambang di Kasimbar

“Begini pak, kurang lebih 60 persen warga saya mendukung itu. Bukan hanya desa Laemanta, ada juga desa lain yang berpendapat sama,” tuturnya.

Ia menjelaskan, keberadaan tambang itu kedepannya jika telah beraktifitas diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Desa Laemanta.

Ia menjelaskan, dalam sosialisasi dengan perusahaan pihaknya berharap ada kesempatan dibuka untuk pekerja lokal.

Baca: Ratusan Pendemo Minta Pemda Tolak Usaha Tambang Kasimbar

“Dalam demo itu tidak ada warga kami yang ikut, saat ini saya sementara bersiap-siap menuju Pantai mosing untuk pertemuan dengan anggota komisi III DPR RI,” terangnya.

Dipertemuan itu kata dia, pihak kontra maupun pro akan dipertemukan saat itu akan diketahui apa hasil yang akan disepakati bersama.

Ia mengatakan, hampir sebagian besar dari 18 desa yang memiliki keterkaitan dengan keberadaan tambang yang dikelola PT Trio Kencana mendukung.

Baca: Massa Aksi Demo Sebut Tambang Emas Kasimbar Ancam Lingkungan

Diketahui sebelumnya, puncak aksi demontrasi di Desa Siney Kecamatan Tinombo Selatan Parigi Moutong mendesak pemerintah mencabut IUP PT Trio Kencana menelan satu korban jiwa yang diduga tewas akibat tembakan aparat kepolisian.

Akibat kejadian itu, Polda Sulawesi Tengah membentuk tim investigasi untuk mengusut dugaan adanya anggota kepolisian yang diturunkan membubarkan aksi demo melanggar SOP. (fan)

Baca: IUP PT Trio Kencana Masuk Kadaluarsa Tambang Kasimbar Ditutup

...

Artikel Terkait

wave

Aliansi Mahasiswa Kota Palu Gelar Unjuk Rasa

Ratusan mahasiswa tergabung dalam aliansi mahasiswa Kota Palu, kembali menggelar unjuk rasa aksi solidaritas atas tewas tertembaknya Erfaldi.

20 Senjata Api Anggota Polres Parigi Moutong Diambil Sampel Uji Balistik

Polda Sulteng menyita total 20 pucuk senjata api diambil sampel uji balistik. kasus penembakan mengakibatkan tewasnya pendemo tolak tambang.

Polda Sulteng Usut Dugaan Anggota Langgar SOP di Parigi Moutong

Kepolisian daerah (Polda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menginvestigasi dugaan anggota kepolisian langgar SOP.

Aliansi Rakyat Bersatu Gelar Aksi Solidaritas Untuk Erfaldi

Aksi solidaritas atas tewasnya Erfaldi alias Aldi salah seorang warga desa tada dalam aksi tolak tambang di Kabupaten Parigi moutong

Satu Aktivis Peserta Demo di Parigi Moutong Diduga Tewas Tertembak

Satu orang aktivis muda peserta aksi demo tolak tambang di Parigi moutong bernama Erfaldi diduga tewas tertembak di bagian dada.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;