Terima Aduan Warga, Disperindag Parimo Sidak SPBU Toboli

<p>Foto: Sidak pemeriksaan Tera di SPBU Toboli, Parimo. </p>
Foto: Sidak pemeriksaan Tera di SPBU Toboli, Parimo.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, melakukan Inspeksi Mendadak atau Sidak SPBU Toboli Barat, Kecamatan Parigi Utara, terkait dengan laporan konsumen.

“Ia memang benar ada laporan dari konsumen terkait dengan pengisian BMM di kendaraan, maka kita turun langsung untuk mengeceknya hal itu,” ujar Kadis Perindag Parigi Moutong, Moh Yasir, ditemui Senin 10 April 2021.

Ia mengatakan, namun pada saat Sidak SPBU Toboli dilakukan, pengecekan takaran di semua nosel menunjukan masih di batas toleransi.

“Kemudian jika ditemukan takaran melebihi batas toleransi maka akan dilakukan penyegelan pada SPBU tersebut,” jelasnya.

Selain Sidak SPBU Toboli, rencananya akan kembali dilakukan sidak di SPBU Desa Pambolowo, Kecamatan Parigi pada Selasa besok.

Baca juga: Polres dan Pemkot Palu Sidak Sejumlah Pasar

Selain Sidak SPBU Toboli, Disperindag juga telah melakukan tera ulang di beberapa SPBU diantaranya di Kelurahan Kampal, Tolai, Sausu dan Tinombo.

Sementara itu, Pengawas SPBU Toboli Barat Rival mengatakan, terkait dengan komplain konsumen tentang takaran, sejauh ini belum ada laporan yang masuk.

Baca juga: Disperindag Tera Ulang Sejumlah SPBU di Parigi Moutong

“Laporannya itu belum masuk ke saya hingga saat ini,” sebutnya.

Terkait Sidak SPBU Toboli hari ini, jika ada hal seperti itu dari konsumen maka segera laporkan dan pihak manajemen sangat terbuka.

Baca juga: DPO Asal Parimo Sulteng Tertangkap di Minahasa Utara

Ia menuturkan, SPBU ini juga memiliki bejana alat ukur yang dimiliki Diseprindag. Jadi kalau ada konsumen yang komplain maka langsung bisa kita lakukan pengukuran.

“Selain Diseprindag kami juga sering melakukan pemeriksaan khususnya internal terkait dengan takaran pada setiap bulanya,” katanya.

Baca juga: Disperindag Parimo Sidak Alfamidi Parigi

Ia menambahkan, selain internal yang sering melakukan pemeriksaan terkait dengan takaran adalah dari pihak Pertamina.

“Komplain para konsumen itu disebabkan operator kecapaian saat melayani banyaknya kendaraan sehingga tidak konsentrasi lagi,” tutupnya.

Baca juga: Dugaan Jatah Jergen Solar Oknum Polres dan Polsek, Kapolres Parimo Akan Pulbaket

Laporan: Aldi

...

Artikel Terkait

wave

Tradisi Pasang Lampu di Parimo, Penanda Ramadhan Berakhir

Memasuki tiga malam terakhir Ramadhan, warga Kelurahan Bantaya, Parigi, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar tradisi pasang lampu.

DPRD Parimo Akan Gelar RDP Terkait Pemanfaatan Tol Laut

Guna memaksimalkan pemanfataan Tol Laut, DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah akan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan sejumlah OPD terkait.

Operasi Pasar Murah Parimo, Jual Gas 3 Kg Dibawah HET

Memasuki pekan keempat Ramadhan, Bagian Ekonomi Setda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar operasi pasar murah LPG 3 Kg di 10 titik.

DPRD Soroti Minimnya PAD Parigi Moutong

DPRD soroti minimnya PAD Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, sehingga memutuskan memberikan rekomendasi kepada Pemda.

Polres dan Pemkot Palu Sidak Sejumlah Pasar

Kepolisian Resor (Polres) Palu dan Pemerintah Kota dan Kodim 1306/ Donggala melakukan Inspeksi Mendadak atau Sidak.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;