Ada Aktifitas Penambangan Lain di Kasimbar, Bukan PT Trio Kencana?

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kunker Komisi II DPR RI di Halaman Pantai Mosing, Parigi Moutong. (Foto/Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi.com- Fakta adanya aktifitas penambangan yang bukan dilakukan PT Trio Kencana di wilayah tambang, terungkap dalam audiens Anggota Komisi III DPR RI bersama warga di halaman Pantai mosing.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Kasimbar, H Baharuddin Jufri Kamis, 17 Februari 2022, dalam audiens dengan anggota DPR RI di halaman pantai mosing.

“Tahun 2010, seluruh kepala desa setuju dengan kehadiran PT Trio Kencana dan mendukung keberadaannya. Yang kami sesalkan itu, ada pembiaran penambang diluar PT Trio Kencana masuk kerja ke wilayah tambang,” ungkapnya.

Baca: Ratusan Pendemo Minta Pemda Tolak Usaha Tambang Kasimbar

Seementara itu, Emli Kepala Desa Posona, mengklaim 85 persen warganya mendukung keberadaan PT Trio Kencana untuk beroperasi. Selain itu dia meminta, pihak kepolisian mengusut pendemo yang menutup akses jalan nasional sehingga berakibat tewasnya salah seorang warga.

Nurdin warga Posona, pada kesempatan tersebut mengatakan, pemblokiran jalan terpaksa dilakukan agar Gubernur Rusdy Mastura datang ke Kasimbar bertemu dengan warga pendemo.

Sementara itu salah seorang warga Kasimbar Selatan, Baswan Hi Kore, tetap berpendapat menolak keberadaan PT Trio Kencana. Demikian juga pendapat Irhan R Nani warga Tinombo Selatan, memberikan masukan agar PT Tiro Kencana tidak masuk di Kecamatan Kasimbar.

Sementara itu keluarga Korban tewas akibat penembakan, bernama Erkina, meminta kepolisian untuk mengusut secara profesional kasus penembakan yang membuat Erfaldi meregang nyawa di TKP demo.

Anggota DPR RI Sarifudin sudding, dalam audiens dengan warga dari Kecamatan Kasimbar, Toribulu dan Tinombo Selatan Kamis, 17 Februari 2022 di Pantai Mosing, mengatakan tidak mudah mencabut izin PT Trio Kencana yang sudah terdaftar.

Baca: Ribuan Massa Kembali Menggelar Aksi Demo Tolak Tambang di Kasimbar

“Kalau ingin mencabut IUP PT Trio Kencana harus melalui pengadilan PTUN. Tidak bisa serta merta dicabut begitu saja,” terangnya kepada warga.

Lanjut dia, perusahaan yang mengelola tambang juga untuk memperhatikan masyarakat yang berada pada lingkar tambang, harus memberikan kesejahteraan dan dampak yang baik bagi masyarakat.

Sarifudin menjelaskan, hingga saat ini PT Trio Kencana belum melakukan aktifitas penambangan.

“Jadi, kalau ada yang melakukan aktifitas penambangan. Kemungkinan itu praktek ilegal,” pungkasnya. (fan)

Baca: Spanduk Mendukung Kegiatan Pertambangan PT Trio Kencana Beredar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.