Ferdy Sambo Bantah Soal Brigadir J Jadi Ajudan Putri Candrawathi: Hanya Sebutan Saja

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. (instagram/@real.dramahaluu)

Hukum, gemasulawesi – Persidangan pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Selasa (8/11) kemarin menghadirkan dua saksi yaitu Adzan Romer dan Daden Miftahul Haq. Pada kesaksiannya Adzan Romer dan Deden Miftahul Haq menyebutkan, bila Brigadir J merupakan dari Candrawati yang merupakan istri .

Mendengar pernyataan Adzan Romer dan Deden Miftahul Haq. Mantan perwira tinggi yang pernah menjabat sebagai Pati Yanma ini membantahnya.

Baca: Ferdy Sambo Bukan Polisi, Sudah Dipecat! Komisi III DPR: Polri Tidak Harus Bela Lagi

“Saya itu meluruskan pak, bahwa istri saya ini tidak punya ajudan pak, mungkin mereka saja ajudan pak, ” terang .

Menambahkan menjelaskan, istri perwira bintang dua tidak boleh ada ajudan. Jadi hanya mengurus rumah tangga dan menjadi sopir ketika ada kegiatan bayangkari.

Senada dengan Ferdy , Candrawathi juga turut membatah pernyataan dari Adzan Romer dan Deden Miftahul Haq. menegaskan, Brigadir J adalah ajudan Ferdy .

Baca: Ferdy Sambo Bos Mafia? Ini Penjelasan Ketua Komnas HAM

“Joshua bukanlah ajudan saya tetapi ajudan bapak ferdi yang diperbantukan sebagai untuk atau sopir saya untuk membawa mobil pada saat keluar atau dalam kegiatan bayangkari,” kata Candrawathi.

pun mengatakan, Brigadir J sering membantunya dalam rumah tangga untuk oprasional di rumah maupun dinas.

memiliki fungsi dan tugas melindungi mengayomi, dan melayani masyarakat. Termasuk menjadi ajudan baik instansi maupun instansi negara lain.

Baca: Polri Ungkap Pengakuan Terbaru Ferdy Sambo

Hal demikian diatur dalam Peraturan Kepala Kepolisian (Perkap) Nomor 4 Tahun 2017. Peraturan diatas berlaku bila seorang menjadi ajudan dan bertugas diluar Institusi kepolisian.

Anggota polisi yang bisa diberi tugas sebagai ajudan atau personel pengamanan dan pengamanan para pejabat.

Sementara untuk jumlahnya polisi yang bisa dijadikan ajudan pejabat hanya dua personel. Kemudian untuk pengamanan dan pengawalan sebanyak enam orang. Jumlah yang ditetapkan berdasarkan pasal 8 Ayat 3 Perkap Nomor 4 Tahun 2017. (*/NRU)

Editor: Muhammad Irfan Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.