BMKG: Frekuensi Bencana La Nina Berpotensi Naik

<p>(Foto: Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, BMKG.)</p>
(Foto: Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, BMKG.)

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebut ada ancaman peningkatan frekuensi bencana terkait La Nina di Indonesia untuk tahun 2020.

“Selain ancaman bencana La Nina, juga ada ancaman lain dengan naiknya intensitas gempa bumi di Indonesia,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, di Jakarta, Rabu 7 Oktober 2020.

Fenomena La Nina moderate lanjutnya, yang diprediksi akan menyebabkan peningkatan curah hujan yang dimulai bulan Oktober sampai November. Dan akan berdampak dihampir seluruh wilayah Indonesia, kecuali di Pulau Sumatra.

Catatan historis menunjukkan, La Nina dapat menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi curah hujan.

Baca juga: Dugaan Jatah Jergen Solar Oknum Polres dan Polsek, Kapolres Parimo Akan Pulbaket

“Peningkatan hujan bulanan di Indonesia akan meningkat sekitar 20 hingga 40 persen di atas normal,” tuturnya.

Untuk kejadian gempa bumi, berdasarkan data monitoring kegempaan yang dilakukan BMKG, sejak tahun 2017 Indonesia telah mengalami tren peningkatan aktivitas gempa bumi dalam segi jumlah ataupun kekuatannya.

Menurut data BMKG, untuk kejadian gempa bumi sebelum 2017 rata-rata hanya 4.000—6.000 kali dalam setahun, yang dirasakan atau kekuatannya lebih dari lima SR sekitar 200-an.

Namun, setelah 2017 jumlahnya meningkat menjadi lebih dari 7.000 kali dalam setahun. Bahkan, pada tahun 2018 tercatat 11.920 kali, lalu kemudian pada tahun 2019 sebanyak 11.588 kejadian gempa.

“Mari dirumuskan bersama alternatif solusi dari permasalahan-permasalahan yang nanti akan teridentifikasi. Dan pada akhirnya akan dirumuskan rencana aksi bersama untuk mewujudkan zero victims dalam menghadapi multibencana hidrometeorologi, gempa bumi, dan tsunami,” pungkas Dwikorita.

BMKG menegaskan, mitigasi bencana serta peringatan dini gempa bumi dan tsunami, serta cuaca dan iklim ekstrem merupakan hak mendesak untuk segera dipersiapkan dan diperkuat dari sekarang.

“Masalah dan celah antara pusat dan daerah harus segera diidentifikasi untuk meningkatkan efektivitas dalam mewujudkan zero victims,” ungkapnya.

Menanggapi rapat koordinasi itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan yang turut menghadiri rapat virtual itu, menghimbau kepada seluruh kementerian atau lembaga dan peerintah daerah agar bersinergi dalam merespon informasi terkait potensi bencana yang telah disampaikan BMKG.

“Tolong ini disikapi secara serius. Semua pimpinan kementerian dan lembaga, gubernur, bupati wajib meningkatkan kewaspadaan, apalagi kita masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Mohon bapak ibu pimpinan, para kepala daerah untuk betul-betul bersinergi. Ini masalah kita bersama dan harus kita selesaikan bersama,” tutup Luhut. (***)

Baca juga: Masuk Parimo Wajib Perlihatkan Rapid Tes

...

Artikel Terkait

wave

Masuk Parimo Wajib Perlihatkan Rapid Tes

Pemda Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah Sulteng memberlakukan kewajiban memperlihatkan rapid tes, sebagai syarat masuk wilayah PCR.

Pukul Jurnalis, Organisasi Pers Palu Kecam Polisi

Memukul wartawan saat meliput demo penolakan Omnibus Law, organisasi pers Aliansi Jurnalis Independent (AJI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu Provinsi Sulteng kecam polisi.

Dua Warga Balinggi Parimo Positif Virus Corona

Satuan tugas (Satgas) penanganan virus corona Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menyebut dua warga Balinggi terkonfirmasi positif covid-19.

Adik Pj Walikota Palu Pasha Terciduk, BNN Amankan 15 Paket Sabu

Adik Sigit Pasha Pj Walikota Palu terciduk, Badan Nasional Narkotika (BNN) Sulawesi Tengah amankan 15 paket narkoba jenis sabu.

Kinerja Cakupan KIA 100 Persen, Parimo Raih Penghargaan

Kinerja cakupan Kartu Identitas Anak KIA capai 100 persen, Parimo Provinsi Sulawesi Tengah Sulteng raih penghargaan Kementerian Dalam Negeri

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;