Unit Siaga SAR Temukan Nelayan Hilang di Morowali

<p>Foto: Nelayan Morowali ditemukan selamat oleh SAR Morowali, Rabu 3 Maret 2021.</p>
Foto: Nelayan Morowali ditemukan selamat oleh SAR Morowali, Rabu 3 Maret 2021.

Berita morowali, gemasulawesi– Unit Siaga SAR akhirnya berhasil temukan nelayan hilang di Morowali, Sulawesi Tengah.

“Pihak keluarga sempat menyakan hilang, sebelum kami menemukan Nanang Pakis (50) dalam keadaan selamat,” ungkap Kepala Basarnas Palu, Andrias Hendrik Johanes, dalam keterangan yang diterima media ini, Rabu 3 Maret 2021.

Nelayan hilang di Morowali itu adalah Nanang Pakis. Ia beralamat di Kelurahan Matano, Bungku Tengah, Morowali, Sulawesi Tengah. Ia sebelumnya dinyatakan hilang Selasa 2 Maret 2021 dini hari.

Ia menyebut, nelayan hilang di Morowali ditemukan berjarak 10 NM Timur Laut dari Unit Siaga SAR Morowali, Sulawesi Tengah.

Baca juga: Basarnas Palu: Jangan Kendor Terapkan Prokes Covid 19

“Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan ditutup. Personel yang terlibat dalam pencarian kini dikembalikan ke satuan masing-masing.

Sebelumnya, seorang nelayan hilang di Morowali asal Matano sempat terombang-ambing di perairan Morowali.

Baca juga: Petugas Posko Siaga Corona Perbatasan Parigi Moutong Minta APD

Dari informasi diterima, korban atas nama Nanang Pakis (50), turun melaut pada Selasa (2/3) dini hari atau Pukul 03.00 Wita dan biasanya korban melaut hanya satu hari, Namun, hingga Rabu 3 Maret 2021 siang korban belum kembali.

Dari laporan itu, Basarnas Palu langsung mengerahkan personel dari Unit Siaga SAR Morowali untuk melakukan pencarian.

Baca juga: Curah Hujan Tinggi, BPBD Minta Warga Sigi Sulteng Siaga Bencana

Pada operasi SAR, tim membagi dua regu atau SRU. Di mana SRU satu melaksanakan pencarian dengan menggunakan rubber boat atau perahu karet milik unit siaga SAR Morowali.

“Selain kami, ada tim SAR Gabungan yang ikut membantu proses pencarian nelayan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga: KPPA Sulawesi Tengah: Pencegahan Kasus Narkoba Dimulai dari Keluarga

Unsur gabungan itu terdiri dari satu personel TNI, tiga personel Polsek setempat, lima orang Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala), lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas Unit Siaga SAR Morowali masing-masing empat personel dan Tagana setempat dua personel.

Baca juga: Tim Sar Temukan Empat Nelayan Hilang di Parigi Moutong

Baca juga: Siaga 24 Jam, Basarnas Kota Palu Pantau Masa Libur Panjang

Laporan: Ahmad

...

Artikel Terkait

wave

BPS: 2020, Tiga Lapangan Usaha Penyumbang PDRB Parigi Moutong

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut tiga lapangan usaha menjadi penyumbang Produk Domestik Regional Bruto atau PDRB Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, tahun 2020.

Edarkan Sabu, Warga Kayuboko Parigi Moutong Ditangkap Polisi Donggala

Karena edarkan Narkoba jenis sabu, warga Kayuboko Parigi Moutong, ditangkap polisi Donggala, Sulawesi Tengah, pemuda berinisial AR.

Polisi Ringkus Warga Pengguna Narkoba di Batui Selatan

Jajaran Polsek Batui meringkus pengguna Narkoba di Batui Selatan, Banggai, Sulawesi Tengah, seorang pemuda di Dusun Manampak, Desa Masing.

Peringatan Cuaca Sulawesi Tengah 3 Maret 2021

BMKG keluarkan update peringatan cuaca Sulawesi Tengah, 3 Maret 2021, sebagai warning untuk masyarakat luas.

Wabup Parimo: Perencanaan Pembangunan Mesti Sesuai RPJMD

Wakil Bupati Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, H Badrun Nggai menyebut perencanaan pembangunan mesti sesuai RPJMD.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;