12 Puskesmas di Parigi Moutong Reakreditasi Tahun Ini

<p>Foto: Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Fauzia Alhadad.</p>
Foto: Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Fauzia Alhadad.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Sebanyak 12 Puskesmas di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan reakreditasi tahun 2021.

“Puluhan Puskesmas itu telah akreditasi beberapa waktu lalu,” ungkap Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Parigi Moutong, Fauzia Alhadad, usai Workshop Pemahaman Standar dan Akreditasi, di salah satu hotel di Parigi, Rabu 16 juni 2021.

Penilaian reakreditasi kata dia, dilakukan setelah tiga tahun penilaian. Meskipun telah terakreditasi, workshop itu harus diikuti untuk tahapan proses penilaian kembali.

23 kecamatan di Parigi Moutong telah terakreditasi seluruhnya, bahkan telah mencapai akreditasi Utama, seperti Puskesmas Ampibabo.

“Untuk Puskesmas Ampibabo, mereka mendapatkan akreditasi kembali dan akan dinilai kembali,” terangnya.

Baca juga: Puskesmas di Banggai Batasi Layanan Pasien, Cegah Penyebaran Covid 19

Ia mengatakan, penyesuaian kembali jika ada perubahan-perubahan instrumen dalam tahapan reakreditasi itu, maka workshop dipandang perlu dilakukan.

Narasumber dalam Workshop itu merupakan penunjukan langsung dari pusat, ditembuskan ke provinsi sesuai pengajuan Dinas Kesehatan Parigi Moutong.

Baca juga: Kemendikbud Rekrut Calon Asesor Sekolah, 40 Kuota Sulawesi Tengah

Baca juga: DPMPD Parigi Moutong Akan Undang Kades Palasa Lambori

“Kalau model sekarang begitu. Kalau dulu, kita ke provinsi, provinsi yang ke pusat untuk mengajukan. Jadi sekarang langsung,” jelasnya.

Baca Juga: DPR Sebut Belum Terima Draf RUU KUP Soal PPN Sembako

Diketahui, Peraturan Menteri Kesehatan nomor 46 tahun 2015 tentang Akreditasi Puskesmas, Klinik Pratama, Tempat Praktik Mandiri Dokter dan Dokter Gigi menyebut, reakreditasi adalah penilaian ulang pihak eksternal, Komisi Akreditasi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), untuk memastikan hal-hal di atas berlangsung secara berkesinambungan.

Baca juga: Nakes Positif Covid 19, Puskesmas di Morowali Tutup Sementara

Baca juga: Puluhan Mahasiswa di Kota Palu Ikuti Vaksinasi Covid 19

Itu untuk menjamin perbaikan mutu, peningkatan kinerja dan penerapan manajemen risiko dilaksanakan secara berkesinambungan Puskesmas.

Maka perlu dilakukan penilaian pihak eksternal dengan menggunakan standar yang ditetapkan yaitu melalui mekanisme akreditasi. Puskesmas wajib untuk diakreditasi secara berkala paling sedikit tiga tahun sekali.

Baca juga: Parimo Jadi Daerah Terbanyak Peserta Didik TK di Sulteng

Baca juga: Empat Puskesmas di Morut Dapat Bantuan Delapan Mobil Operasional

Laporan: Novita Ramadhani

...

Artikel Terkait

wave

2020, Produksi Padi Parigi Moutong Capai 313 Ribu Ton

Pemerintah daerah mengatakan realisasi produksi padi Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, mencapai 313.315 ton selama tahun 2020.

DPMPD Parigi Moutong Akan Undang Kades Palasa Lambori

DPMPD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, akan mengundang Kades Palasa Lambori terkait tuntutan warga untuk diberhentikan dari jabatan.

Parimo Mesti Manfaatkan Potensi Kawasan Teluk Tomini

Ketua DPRD Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menyebut Kabupaten Parimo mesti manfaatkan potensi Kawasan Teluk Tomini.

Pasien Keluhkan Layanan Rumah Sakit di Parigi Moutong

Layanan rumah sakit di Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, dapat keluhan dari pasien. RS Raja Tombolotutu dan Anuntaloko Parigi.

Rapat Internal, DPRD Bahas Tahapan Pembahasan Anggaran

DPRD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, menggelar rapat internal, membahas sejumlah tahapan pembahasan anggaran dilaksanakan dalam waktu dekat.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;