DPRD Soroti Masalah Ketersediaan Air Bersih di Kota Palu

<p>Foto: Illustrasi penyediaan air bersih di Kota Palu.</p>
Foto: Illustrasi penyediaan air bersih di Kota Palu.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Evaluasi 100 masa hari kerja Walikota Palu Hadianto rasyid dan wakilnya Reny A Lamadjido, DPRD soroti masalah ketersediaan air bersih di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

“Kekurangan air bersih masih kerap dialami warga,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Palu Rizal Dg Sewang, di Kota Palu, Selasa 22 Juni 2021.

Terkait ketersediaan air bersih, ia mengaku pernah mendapati seorang ibu memandikan anaknya hanya dengan satu jeriken air, di salah satu tempat.

Bahkan, ia banyak menerima keluhan warga soal pelayanan di rumah sakit dan Puskesmas.

“Saya minta pemerintah melakukan studi komprehensif terkait kebutuhan air bersih bagi warga Kota Palu,” sebutnya.

Baca juga: Target PAD Sektor SPAM Air Bersih Parigi Moutong Menurun

Hal itu penting, karena saat ini sedang berada ditengah pandemi covid 19. Pelayanan kesehatan harusnya menjadi salah satu prioritas utama.

Ia mewanti-wanti pelayanan maksimal untuk warga kurang mampu berobat ke rumah sakit atau Puskesmas.

Baca juga: Kementrian Hentikan Alokasi Pembangunan Air Bersih Baru di Parimo

“Air dan kesehatan ini merupakan kebutuhan dasar,” tuturnya.

Sebelumnya, Walikota Palu Hadianto Rasyid menegaskan pemerintah terbuka menerima kritikan maupun saran dari masyarakat.

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong ‘Lalai’, Awasi Pengadaan Air Bersih

Baca juga: DPUPRP Parigi Moutong Perbaiki Jaringan Pipa SPAM Parigimpu’u

Hal ini ia sampaikan saat jadi narasumber di acara Radio Republik Indonesia (RRI) Kota Palu, Selasa 22 Juni 2021.

“Kami terbuka terhadap masukan-masukan dan saran. Selagi itu bersifat membangun dan demi mewujudkan harapan bersama,” ucap Hadi.

Baca juga: Rembesan Air Hujan Genangi Rujab Ketua DPRD Parimo

Baca juga: Krisis Air Bersih Landa Dua Desa di Moutong

Pada kesempatan itu, ia juga menjelaskan capaian kinerja 100 harinya bersama Wakil Wali Kota Palu Reny A Lamadjido.

Dalam kepemimpinannya, Hadi memiliki visi Membangun Kota Palu yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh, serta profesional dalam konteks pembangunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal dan keagamaan.

Baca juga: Dua Pasien Virus Corona Palu Telah Sembuh

Baca juga: Krisis Air Bersih Landa Dua Desa di Moutong

Laporan: Rafiq

...

Artikel Terkait

wave

Lemhanas Studi Isu Strategis Nasional di Kawasan IMIP Morowali

Lemhanas studi lapangan isu strategis nasional di kawasan IMIP Morowali, Sulawesi Tengah, untuk peningkatan kapasitas para pemimpin nasional.

Radio Swara DOB Tomini Raya Tinombo Programkan Jaksa Menyapa

Radio Swara DOB Tomini Raya Tinombo memprogramkan acara Jaksa Menyapa bekerjasama dengan Kejaksaan Negeri Parigi Moutong Cabang Tinombo.

Saber Pungli Parigi Moutong Lakukan Sosialisasi ke 58 Desa

Tim Saber Pungli Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sosialisasi cegah pungutan liar ke 58 desa, dikomunikasikan bersama Aparat Penegak Hukum.

Parigi Moutong Tata Galeri Toboli Optimalkan PAD

Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, menata kembali Galeri Toboli untuk mengangkat industri pariwisata dan menjadi penyumbang PAD.

Aparat Desa Segel Kantor di Marana, Donggala

Aparat Desa Marana Donggala Kecamatan Sindue, Provinsi Sulawesi Tengah, menyegel kantor akibat belum terima gaji sekitar 10 bulan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;