Meski Pasokan dan Harga Komoditas Relatif Aman, Pj Wali Kota Tangerang Sebut Perlu Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketersediaan

Ket. Foto: Pj Wali Kota Tangerang Mengatakan Meski Pasokan dan Harga Komoditas Relatif Aman, Perlu Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketersediaan
Ket. Foto: Pj Wali Kota Tangerang Mengatakan Meski Pasokan dan Harga Komoditas Relatif Aman, Perlu Peran Masyarakat dalam Menjaga Ketersediaan Source: (Foto/ANTARA/HO-Pemkot Tangerang)

Tangerang, gemasulawesi – Pj Wali Kota Tangerang, Nurdin, menyampaikan meski pasokan dan juga harga komoditas seperti cabai dan bawang merah relatif aman, peran masyarakat diperlukan dalam menjaga ketersediaan dengan melakukan penanaman secara mandiri.

Dalam keterangannya di Tangerang pada hari Sabtu, tanggal 13 Juli 2024, Pj Wali Kota Tangerang mengajak untuk memanfaatkan lahan-lahan yang ada di sekitar untuk menanam komoditas-komoditas yang menjadi buruan dan juga paling dicari di pasar, seperti bawang dan cabai rawit.

Dikatakan Nurdin, itu agar ketersediaan stoknya terjaga sehingga harganya juga dapat stabil.

Baca Juga:
Seluruhnya Akan Gunakan QRIS, Pemerintah Kota Palu Membuka 3 Lapak Besar untuk UMKM pada Tahun 2024

Sebelumnya, Nurdin bersama dengan jajarannya telah memantau langsung di pasar tradisional terhadap sejumlah komoditas, diantaranya adalah cabai merah, cabai rawit dan juga bawang merah serta bawang putih.

“Alhamdulillah, jika kita mengamati pasokan dan juga harga dari komoditas-komoditas yang adalah faktor penting dalam penentu inflasi tersebut relatif aman,” katanya.

Dia berharap stabilnya harga dan juga tercukupinya komoditas-komoditas penting itu dapat membantu menekan laju inflasi dalam masyarakat.

Baca Juga:
Terus Bertambah! Total Korban Mabuk Gegara Konsumsi Kecubung Kini Jadi 53 Orang dari 2 Rumah Sakit Jiwa di Kalimantan Selatan, Ini Detailnya

“Namun demikian, perlu mengingat komoditas-komoditas itu diatas adalah komoditas musiman, sehingga perlu peran serta masyarakat juga untuk ikut menjaga ketersediaan pasokan,” ujarnya.

Dikutip dari Antara, Ruta Ireng Wicaksono, yang merupakan Asisten Daerah Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Tangerang, menyampaikan indeks inflasi pada bulan Juni 2024 berdasarkan BPS mengalami penurunan hingga mencapai 2,82 persen.

Di bulan Maret tahun 2024, indeks inflasi tercatat di angka 3,62 persen dan di bulan April tahun 2024 di angka 3,36 persen.

Baca Juga:
Truk Tronton Bermuatan Besi Terguling di Jalur Pantura Demak, Material Berserakan hingga Sebabkan Kemacetan, Begini Penjelasan Sopir

Selain itu, di bulan Mei tahun 2024 di angka 2,95 persen dan di bulan Juni 2024 2,82 persen.

Ruta menyampaikan berdasarkan data yang baru dipublikasikan menunjukkan penurunan angka inflasi secara konsisten dalam 4 bulan terakhir.

“Khusus bulan ini adalah catatan yang paling baik dengan IHK atau Indeks Harga Konsumen mencapai 105,98 persen,” ucapnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Todong Korban dengan Pistol, Aksi Perampokan Brutal Toko Perhiasan di Bangka Selatan Terekam Kamera CCTV, Polisi Buru Pelaku

Viral di media sosial, aksi perampokan Toko Perhiasan di Kecamatan Payung, Bangka Selatan terekam CCTV.

Geger! Hadang Bus Harapan Jaya hingga Pecah Spion dan Pukul Sopir, 2 Pemuda Mabuk di Jombang Ini Babak Belur Dihajar Massa

Beredar video di media sosial perkelahian dua pria dengan sopir bus di pinggir Jalan Provinsi Desa Balonggemek, Kecamatan Diwek, Jombang.

Protes Rencana Relokasi Pemkab DIY, Sejumlah Pedagang Kaki Lima Kembali Berjualan di Trotoar Kawasan Malioboro Kota Yogyakarta

Sebagai bentuk protes atas kebijakan pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta, sejumlah PKL kembali berjualan di trotoar kawasan Malioboro.

Tender Proyek Tahun 2023 Dinilai Janggal, Pemda Diminta Evaluasi Kinerja Pokja Lelang, Arifin Lamalindu: Jika Perlu Serahkan ke APH Untuk Mengusut

Kinerja Pokja lelang Parigi moutong dinilai perlu dievaluasi. Arifin Lamalindu menilai keberadaan pokja gagal menjalankan tugasnya.

Usai Aksi Dosen Dorong dan Bentak Mahasiswa yang Tanya Kebijakan Almamater Viral, Begini Tanggapan Rektor Universitas Negeri Makassar

Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) buka suara terkait viralnya aksi dosen bentak dan dorong mahasiswa yang protes kebijakan almamater.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;