Beragam, KPU Sigi Nilai Semua Kendala Selama Masa Pencocokan dan Penelitian Data Pemilih Menjadi Tantangan yang Wajib Dilalui Penyelenggara Pilkada

Ket. Foto: KPU Sigi Menilai Semua Kendala Selama Masa Coklit Data Pemilih Menjadi Tantangan yang Wajib Dilalui Penyelenggaa Pilkada
Ket. Foto: KPU Sigi Menilai Semua Kendala Selama Masa Coklit Data Pemilih Menjadi Tantangan yang Wajib Dilalui Penyelenggaa Pilkada Source: (Foto/ANTARA/Moh. Salam)

Sigi, gemasulawesi – KPU Kabupaten Sigi, Provinsi Sulawesi Tengah, menilai semua kendala selama masa pencocokan dan juga penelitian atau coklit data pemilih menjadi tantangan yang wajib dilalui penyelenggara Pilkada tahun 2024 di wilayah tersebut.

Ketua KPU Kabupaten Sigi, Soleman, dalam keterangannya pada hari Rabu, tanggal 17 Juli 2024, mengatakan adapun kendala saat proses coklit di Sigi, salah satunya masyarakat yang didatangi untuk dicoklit tidak berada di rumahnya.

Soleman menyampaikan sampai saat ini, kendala di lapangan beragam, diantaranya adalah selain pemilih yang didatangi tersebut tidak berada di tempat saat akan dilakukan pencocokan dan penelitian, juga ada pemilih yang belum memenuhi syarat, namun, secara umur seharusnya telah memenuhi syarat.

Baca Juga:
Terkait Evaluasi Pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang, KPU Gorontalo Terima Kunjungan Kerja Komisi I Bidang Hukum dan Pemerintahan DPRD Provinsi

Karena syarat dokumen belum dilengkapi.

“Kendala lainnya dalam proses coklit di Sigi adalah tidak sinkronisasi dokumen yang ada, sehingga dilakukan perbaikan pada tahapan coklit,” katanya.

Dikutip dari Antara, hasilnya nanti tanggal 24 Juli 2024, untuk diverifikasi dan dilanjutkan tanggapan masyarakat berkaitan dengan hasil coklit.

Baca Juga:
Tingkatkan Kapasitas dan Kualitas SDM, 30 Pelaku UMKM di Buol Dilaporkan Mengikuti Pelatihan Kewirausahaan

Dia juga mengatakan proses coklit di Kabupaten Sigi sampai saat ini telah mencapai 99 persen dan diselesaikan, secara keseluruhan data pemilih di Kabupaten Sigi telah dicoklit.

“Kami juga telah mendapatkan data berkaitan dengan pemilih potensial untuk pemilih yang baru ataupun pemilih yang belum terdaftar di Form A yang disusun oleh KPU Kabupaten Sigi,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan jika petugas pantarlih belum melakukan coklit di wilayahnya masing-masing.

Baca Juga:
Amburadul Proyek Ruas Jalan Pembuni – Bronjong Tahun 2023 Bernilai Milyaran Rupiah di Parigi Moutong, Begini Penampakannya Sekarang

Dia mengungkapkan jika ada masyarakat yang belum dicoklit atau datanya tidak sesuai dengan yang diumumkan maka dapat segera menghubungi pihak penyelenggara Pilkada, baik PPS, PPK atau KPU Kabupaten Sigi.

Selain itu, Soleman juga meminta masyarakat untuk proaktif mengecek statusnya secara online pada website dpt online KPU.

“Jika masyarakat belum didatangi oleh petugas pantarlih hingga tanggal 24 Juli 2024, maka segera melaporkan ke PPS di kantor desa setempat,” pungkasnya.

Baca Juga:
Mundur Lebih Awal dari Jabatannya sebagai Wali Kota, Ratusan Warga Geruduk Kantor DPRD Solo, Sampaikan Hal Ini untuk Gibran

Data pemilih yang dicoklit untuk Pilkada tahun 2024 sebanyak 190.868 jiwa dengan jumlah KK yang terdaftar 89.512 orang.

Untuk jumlah petugas pantarlih di Kabupaten Sigi sebanyak 751 orang dan masa kerja pantarlih untuk melakukan coklit sejak tanggal 24 Juni hingga tanggal 24 Juli 2024. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Viral! Pria Ini Diduga Jadi Korban Pungli Sopir Ambulans RSUD Ade Muhammad Djoen, Jenazah Keluarganya Mendadak Diturunkan di Tengah Jalan

Viral video sopir ambulans RSUD Ade Muhammad Djoen Sintang diduga turunkan jenazah dan keluarga di SPBU gegara tidak dikasih uang bensin.

Memprihatinkan! Ruang Kelas Rusak Parah, Siswa SDN 1 Babakan Talang Bandung Barat Terpaksa Belajar di Lapangan Sepak Bola

Puluhan siswa SDN 1 Babakan Talang menggelar KBM di lapangan sepak bola lantaran sekolah dan kelas rusak parah.

Momen Orang Utan Minta Makan pada Warga di Pinggir Jalan Hutan Sangatta, Kalimantan Timur Viral, Warganet: Tolong Lindungi Mereka

Viral momen seekor orang utan terekam meminta makan pada warga yang lewat di pinggir rawa-rawa di hutan daerah Sangatta, Kalimantan Timur.

Imbas Demo Ratusan Siswa Terkait Dugaan Pungli, Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan Menonaktifkan Kepala Sekolah SMA Negeri 11 Makassar

Kepala Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Sulsel) menonaktifkan kepala sekolah sma negeri 11 makassar usai dugaan adanya kasus pungli muncul

Gerak Cepat! Dinas Pendidikan Sulawesi Barat Beri Bantuan untuk Siswa SD yang Viral Karena Pakai Sandal Jepit di Hari Pertama Sekolah

Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Barat beri bantuan kepada siswa SD Inpres Kulo yang viral karena tak punya sepatu untuk sekolah.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;