Lunasi Tunggakan Pajak Senilai Ratusan Miliar Tepat Waktu, Pemko Medan Izinkan Mall Centre Point untuk Dibuka Kembali

Mall Centre Point mendapat izin untuk dibuka kembali setelah lunasi tunggakan pajak.
Mall Centre Point mendapat izin untuk dibuka kembali setelah lunasi tunggakan pajak. Source: Foto/ilustrasi/freepik.com

Medan, gemasulawesi - Mall Centre Point di Medan kini tengah menjadi sorotan setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Medan memutuskan untuk membuka kembali mal tersebut. 

Keputusan ini menyusul pelunasan sebagian besar tunggakan pajak oleh manajemen Mall Centre Point di Medan, PT ACK, setelah mall tersebut mengalami penutupan dua kali akibat utang pajak yang mencapai Rp250 miliar.

Masalah pajak ini sudah berlangsung cukup lama dan menjadi polemik utama yang dihadapi Mall Centre Point di Medan. 

Pemerintah Kota Medan telah menutup Mall Centre Point dua kali dalam beberapa bulan terakhir sebagai tindakan tegas terhadap tunggakan pajak yang menumpuk. 

Baca Juga:
Aksi Pencurian Sepeda Motor di Jatiasih Bekasi Berhasil Digagalkan, Diikat di Tiang Besi Usai Kepergok Warga, Begini Modus Awal Pelaku

Penutupan ini dilakukan untuk menekan pihak manajemen agar segera memenuhi kewajiban pajaknya. 

Penutupan pertama terjadi beberapa bulan lalu, dan penutupan kedua menyusul setelah manajemen belum juga membayar tunggakan yang ada.

Menurut Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Medan, Topan Ginting, PT ACK telah melunasi sekitar Rp211 miliar dari total tunggakan pajak mereka, yang mencakup pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). 

"Jadi untuk BPHTB itu sudah selesai, baik dari (pembayaran) PT KAI dan PT ACK sudah selesai," ujar Topan, dikutip pada Senin, 29 Juli 2024.

Baca Juga:
Detik-detik Penggerebekan Kampung Narkoba di Pekanbaru oleh Polda Riau Viral di Media Sosial, 7 Tersangka Diamankan

Meskipun pembayaran BPHTB telah dilunasi, masih terdapat sisa tunggakan pajak untuk Pemenuhan Bangunan Gedung (PBG) yang belum sepenuhnya dibayar. 

Topan menjelaskan bahwa proses penghitungan sisa pajak ini masih berlangsung. 

"Pengurusan PBG ini ada tahapannya, mereka masukkan permohonan, kemudian kita buat Keterangan Rencana Kota (KRK), dan nanti akan keluar berapa untuk nilai yang harus mereka bayarkan," katanya.

Proses ini memerlukan waktu standar yang sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Baca Juga:
Lakukan 2 Serangan Udara Terpisah di Khan Younis, Seorang Bayi Perempuan Berusia 4 Bulan Termasuk di antara 15 Korban yang Tewas

Dalam upaya untuk mendukung perekonomian lokal, Pemkot Medan memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Mall Centre Point untuk beroperasi kembali selama proses penyelesaian sisa tunggakan PBG berlangsung. 

Topan menambahkan, "Saya pikir mereka sudah menunjukkan itikad yang sangat baik. Jika mereka menunjukkan itikad baik, sesuai dengan arahan Pak Wali, kita buka biar kegiatan ekonomi masih bisa berjalan."

Sebelumnya, pada 25 Juli 2024, Sekretaris Bapenda Medan, Ody Batubara, mengonfirmasi bahwa PT ACK telah menyetorkan pembayaran tunggakan pajak BPHTB sebesar Rp104 miliar ke kas daerah Pemko Medan. 

Pembayaran ini merupakan bagian dari total tunggakan pajak yang sudah ada sejak tahun 2011, yang mencapai lebih dari Rp250 miliar.

Baca Juga:
Kembali Mengikuti Evaluasi Kinerja di Kemendagri, Pj Bupati Parigi Moutong Sampaikan Capaian 10 Indikator Prioritas

Masalah tunggakan pajak ini menjadi perhatian serius Pemkot Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. 

Selama masa jabatannya, Bobby Nasution dan Pemkot Medan telah melakukan berbagai upaya untuk menagih tunggakan pajak ini, termasuk memberikan ultimatum kepada PT ACK untuk menyelesaikan kewajiban mereka. 

Awalnya, Pemkot Medan menetapkan tenggat waktu hingga 26 Juli 2024 untuk pembayaran tunggakan. Beruntung, PT ACK berhasil memenuhi kewajibannya pada tanggal 25 Juli 2024, sehari sebelum tenggat waktu.

Keputusan untuk membuka kembali Mall Centre Point ini merupakan langkah strategis Pemkot Medan untuk memulihkan aktivitas ekonomi di sekitar area mal. 

Baca Juga:
Viral! Toko Kelontong di Karangligar Karawang Jadi Korban Penipuan Pria dengan Modus Tukar Uang Receh, Begini Kronologinya

Mall Centre Point, yang terletak di Jalan Jawa, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, kini terhindar dari ancaman pembongkaran yang sempat direncanakan sebelumnya. 

Keberhasilan PT ACK dalam memenuhi kewajiban pajak mereka menunjukkan komitmen terhadap penyelesaian masalah dan memberikan kesempatan bagi mall untuk beroperasi kembali, sekaligus mempercepat pemulihan ekonomi lokal. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Diduga Malpraktik, Polisi Bakal Periksa Dokter yang Tangani Wanita Asal Medan hingga Meninggal Usai Sedot Lemak di Depok

Wanita asal medan meninggal usai menjalani prosedur sedot lemak di sebuah klinik di Depok, Jawa Barat. Polisi bakal periksa dokter.

Innalillahi! Wanita Asal Medan Ini Meninggal Dunia Usai Jalani Prosedur Sedot Lemak di Depok, Polisi Lakukan Penyelidikan

Polisi lakukan penyelidikan terkait seorang wanita yang dikabarkan meninggal dunia setelah melakukan sedot lemak di Depok.

Lunasi Pajak Rp104 Miliar Sebelum Masa Tenggat yang Diberikan, Wali Kota Medan Bobby Nasution Batal Robohkan Mall Centre Point

Pembongkaran Mall Centre Point batal dilakukan Bobby karena pengelola sudah menyetorkan Rp 107 miliar ke Pemerintah Kota Medan.

Nunggak Pajak hingga Rp120 Miliar, Pemko Medan Ultimatum Mall Centre Point, Segera Bayar Sebelum Tanggal Ini atau Siap-siap Dibongkar

Mall Centre Point Medan diberi waktu hingga tanggal ini untuk bayar pajak Rp120 miliar atau menghadapi pembongkaran bangunan.

Aksi Petugas Dorong dan Usir Pedagang Roti di CFD Lapangan Merdeka Tuai Kecaman, Begini Penjelasan Kepala Satpol PP Kota Medan

Begini penjelasan Kepala Satpol PP Kota Medan usai video seorang pedagang roti diusir secara kasar oleh petugas Satpol PP viral.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;