Wujudkan Upaya Perlindungan Perempuan dan Anak, Pemerintah Provinsi Bengkulu Kukuhkan Satgas PPA

Ket. Foto: Satgas PPA Dikukuhkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu
Ket. Foto: Satgas PPA Dikukuhkan oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu Source: (Foto/ANTARA/HO-Media Center Provinsi Bengkulu)

Bengkulu, gemasulawesi – Pemerintah Provinsi Bengkulu mewujudkan upaya perlindungan untuk perempuan dan anak dengan pengukuhan Satgas atau Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak atau PPA di 9 kabupaten/kota.

Dalam keterangannya di Bengkulu pada hari Kamis, tanggal 8 Agustus 2024, Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Isnan Fajri, mengatakan langkah ini diambil untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta berperan sebagai garda paling depan dalam melindungi perempuan dan anak.

Isnan Fajri menyatakan pembentukan dan juga pengukuhan Satgas PPA di seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut adalah wujud komitmen pemerintah daerah dalam melindungi perempuan dan anak.

Baca Juga:
Sasar Anak-Anak Sekolah, Tim Penggerak PKK Sulawesi Selatan Menyerahkan Bantuan dan Mengedukasi Pelajar dalam Program PKK Goes to School

Dia menyebutkan Satgas ini juga diharapkan dapat mempercepat tercapainya status Bengkulu sebagai provinsi layak anak, yang baru-baru ini mendapatkan evaluasi lapangan.

Isnan Fajri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam mendukung upaya perlindungan terhadap perempuan dan anak.

Dia mengatakan dirinya berharap ini bukan sekedar predikat atau pencapaian semata.

Baca Juga:
Geger! Pemilik Kos di Semarang Ini Kepergok Konsumsi Daging Kucing dengan Lahap, Alasannya Mengejutkan

“Namun menjadi sistem yang kokoh di Provinsi Bengkulu agar kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak lagi terjadi,” ucapnya.

Eri Yulian Hidayat, yang adalahKepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana atau DP3AP2KB Bengkulu, menerangkan pengukuhan Satgas PPA untuk mencegah, menjangkau dan mengidentifikasi kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Dikutip dari Antara, selain itu, Satgas PPA juga bertugas mengurangi segala bentuk kekerasan, baik di ruang publik, ruang kerja, domestik, maupun dalam situasi darurat dan meningkatkan layanan untuk para korban kekerasan.

Baca Juga:
Ramai di Media Sosial! Oknum Dosen UNY Diduga Lakukan Penganiayaan kepada Mahasiswa, Begini Kata Ketua BEM yang Melihatnya Langsung

Dia mengatakan dalam menjalankan tugasnya, Satgas mempunyai 4 bidang, yakni pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak, bidang pengembangan pemenuhan hak dan perlindungana anak, bidang data pengarusutamaan gender.

Serta bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

“Selama periode 2021 hingga Juni 2024, Satgas telah menangani 893 kasus,” ungkapnya.

Baca Juga:
Pakai Seragam dan Baret Merah Kopassus, Pria Ini Viral Usai Ngaku Anggota TNI AD Aktif Saat Jalani Sidang Kasus Penipuan di PN Tangerang

Kasus-kasus yang ditangani mencakup kekerasan psikis, fisik, seksual dan penelantaran serta eksploitasi anak.

“Meskipun jumlah kasus bertambah, hal itu juga mengindikasikan masyarakay semakin berani melaporkan ke Satgas PPA untuk mendapatkan pendampingan, dengan penanganan yang dilakukan secara terpadu, cepat dan juga menyeluruh,” ujarnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Padahal PPDB Sudah Berakhir, SMAN 9 Kota Tangerang Selatan Diduga Tetap Menerima Siswa Baru, Isu Adanya Pungli Kembali Jadi Sorotan

Dugaan pungli terkait penerimaan siswa baru di SMAN 9 Kota Tangerang Selatan kembali menjadi sorotan.

Heboh Kasus Dugaan Pungli Berkedok Jual Beli Kursi di SMAN 7 Serpong Utara Tangerang Selatan, Sosok Ini Bongkar Hasil Temuannya

Kasus dugaan pungli berkedok jual beli kursi di SMAN 7 Serpong Utara, Tangerang Selatan viral di media sosial hingga didemo sejumlah orang.

Kasus Pemalakan Jelang Pilkada Serentak 2024 Marak Terjadi, Polisi Amankan 47 Pelaku di Koja Jakarta Utara

47 pelaku pemalakan ditangkap di Koja menjelang Pilkada 2024, polisi bertindak tegas menjaga keamanan.

Beroperasi Sejak 2018! Pabrik Bakso Ilegal di Bekasi Terbongkar, Produksi 200 Ribu Butir per Hari dan Langgar Aturan Gegara Pakai Bahan Ini

Polda Metro Jaya berhasil membongkar pabrik bakso ilegal yang memproduksi hingga 200 ribu butir per hari dan telah beroperasi sejak 2018.

Akan Digelar Bulan September, Gubernur Sulteng Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Pelaksanaan Festival Promosi Budaya Negeri Seribu Megalit Lore Lindu

Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Festival Promosi Budaya Negeri Seribu Megalit Lore Lindu.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;