Bagi Masyarakat di Desa Laskap Luwu Timur, Mahasiswa KKN-T Unhas Gelombang 112 Adakan Kegiatan Penyuluhan TTG Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Kakao

Ket. Foto: Kegiatan Penyuluhan TTG Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Kakao Diadakan oleh Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Gelombang 12 di Desa Laskap Luwu Timur
Ket. Foto: Kegiatan Penyuluhan TTG Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Limbah Kakao Diadakan oleh Mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin Gelombang 12 di Desa Laskap Luwu Timur Source: (Foto/ANTARA/HO-Unhas)

Luwu Timur, gemasulawesi – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik atau KKN-T Universitas Hasanuddin atau Unhas Gelombang 112 mengadakan kegiatan penyuluhan teknologi tepat guna atau TTG pembuatan pupuk organik cair dari limbah kakao untuk masyarakat di Desa Laskap, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Penggagas KKN-T Universitas Hasanuddin, Dodi Setiawan, dalam keterangannya di Makassar pada hari Minggu, tanggal 11 Agustus 2024, menyampaikan dalam pelaksanaan kegiatan ini mereka memberikan contoh kepada masyarakat petani kakao untuk membuat pupuk organik cair dari peralatan dan bahan yang sederhana.

Dodi Setiawan mengatakan peralatan tersebut juga mudah diperoleh di sekitar.

Baca Juga:
Untuk Pilkada, KPU Konawe Selatan Menetapkan Daftar Pemilih Sementara di Kabupaten Konsel Sebanyak 223233 Pemilih

Dia menerangkan prosesnya dimulai dengan mengombinasikan beberapa limbah pertanian kakao, yaitu kulit buah dan juga daun kakao yang difermentasi menggunakan konsorsium bakteri di dalam rangkaian alat yang telah dibuat sebelumnya.

Dodi Setiawan, yang juga merupakan mahasiswa Biologi Universitas Hasanuddin ini, menyampaikan adapun rangkaian alat yang dibuat cukup sederhana dengan menggunakan tong plastik sebagai komponen utama dalam rangkaian alat pembuatan pupuk organik cair ini.

“Hal yang melatarbelakangi mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin, mengadakan kegiatan ini adalah sebab hasil komoditas perkebunan utama Desa Laskap, yakni tanaman kakao mempunyai limbah kulit kakao yang tidak dimanfaatkan,” ujarnya.

Baca Juga:
Viral di Media Sosial! Mobil Sedan Mewah di Pasar Cengkareng Jakarta Barat Jadi Korban Amukan Warga, Ternyata Gegara Ini

Dikutip dari Antara, selain itu, juga memberikan pemahaman kepada petani akan seluruh potensi dari hasil pertanian atau perkebunan.

Juga meningkatkan kesadaran petani mengenai pentingnya menjaga lingkungan lewat penerapan sistem pertanian/perkebunan yang berkelanjutan.

Herman Zain, yang adalah Kepala Desa Laskap, mendukung penuh dan sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN-T Universitas Hasanuddin di desanya, sebab dengan adanya kegiatan ini dapat memberikan pandangan baru dan motivasi untuk masyarakat.

Baca Juga:
Tak Terima Ditegur Gegara Buang Puntung Rokok di SPBU, Pemuda di Sidoarjo Ini Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekelompok Orang

Khususnya para petani kakao yang menjadi target utama dalam pelaksanaan kegiatan.

Dia mengatakan penerapan penggunaan pupuk organik di Desa Laskap, dia kira sangat bagus.

“Semoga warga antusias dapat melaksanakan pembuatan pupuk cair ini sebab dapat mengurangi limbah yang selama ini hanya dibuang percuma,” harapnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Sebelumnya Sempat Ditahan Otoritas Keamanan Malaysia, 8 Orang Nelayan Diserahkan Bakamla ke Pemerintah Kabupaten Natuna

Bakamla menyerahkan 8 orang nelayan yang sebelumnya sempat ditahan oleh otoritas keamanan Malaysia ke Pemkab Natuna.

Sekaligus Mengajak, Pemkab Situbondo Menyosialisasikan Masyarakat Setempat untuk Turut Mengawasi Peredaran Rokok Tanpa Cukai

Pemkab Situbondo menyosialisasikan sekaligus mengajak masyarakat setempat untuk turut mengawasi peredaran rokok tanpa cukai.

Dengan Total 14025 Orang, Realisasi Investasi Triwulan Kedua 2024 di Kota Tangerang Didominasi Penyerapan Tenaga Kerja dari Perusahaan PMDN

Penyerapan tenaga kerja dari perusahaan PMDN mendominasi realisasi investasi triwulan kedua 2024 di Kota Tangerang, Banten.

Untuk Mendukung dan Menjadikan Sulbar Sebagai Daerah Penyangga IKN, Pj Gubernur Sebut Sulbar Mesti Meningkatkan Sarana Infrastruktur Transportasi

Pj Gubernur mengatakan untuk mendukung Sulbar sebagai daerah penyangga IKN, Sulbar mesti meningkatkan sarana infrastruktur transportasi.

Dalam Malam Apresiasi Festival Komunitas Informasi Masyarakat 2024 di Anjungan Pantai Losari Makassar, Kemenkominfo Anugerahkan 4 Pemenang Terbaik

Kemenkominfo menganugerahkan 4 pemenang terbaik dalam malam apresiasi Festival KIM 2024 di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;