Tak Terima Ditegur Gegara Buang Puntung Rokok di SPBU, Pemuda di Sidoarjo Ini Jadi Korban Pengeroyokan Brutal Sekelompok Orang

Pemuda di Sidoarjo malah dikeroyok 6 orang gegara ingatkan orang tidak buang puntung rokok sembarangan saat sedang isi BBM.
Pemuda di Sidoarjo malah dikeroyok 6 orang gegara ingatkan orang tidak buang puntung rokok sembarangan saat sedang isi BBM. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @memomedsos

Sidoarjo, gemasulawesi - Seorang pemuda bernama Dicky Aprilio (25) menjadi korban pengeroyokan brutal oleh enam pria di sebuah SPBU di Jalan Pahlawan, Kelurahan Magersari, Kecamatan Sidoarjo, Jawa Timur. 

Insiden mengejutkan ini terjadi saat Dicky dengan niat baik menegur seorang penumpang wanita dalam mobil Grand Max yang membuang puntung rokok menyala saat sedang mengisi bahan bakar.

Dicky yang menyaksikan langsung kejadian tersebut merasa perlu untuk bertindak, terlebih lagi karena petugas SPBU sebelumnya juga sudah memperingatkan wanita tersebut, tetapi peringatan itu tidak diindahkan. 

Menyadari bahaya besar yang bisa terjadi jika puntung rokok menyala dibiarkan dekat dengan bahan bakar, Dicky pun memberanikan diri untuk menegur penumpang mobil itu.

Baca Juga:
Menikmati Keindahan Pantai Mrutu, Intiplah Surga Tersembunyi di Malang dengan Pasir Putih dan Suasana Damai

Namun, tindakan berani Dicky ini justru berbuah pahit. Bukannya mendapatkan apresiasi, enam pria yang berada dalam mobil yang sama malah turun dan langsung mengeroyok Dicky. 

Kejadian ini terekam jelas oleh kamera CCTV SPBU, yang menunjukkan bagaimana Dicky dihajar tanpa ampun oleh para pelaku. 

Diduga, para pelaku berada dalam keadaan mabuk sehingga tindakan mereka menjadi lebih agresif dan tidak terkendali.

Setelah mengalami pengeroyokan, Dicky langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak berwajib. 

Baca Juga:
Mengungkap Pesona Unik Pantai Lampu Satu di Merauke, Keindahan Tersembunyi dengan Nuansa Alam yang Memikat Hati

Pihak kepolisian pun segera bertindak dengan menyelidiki kasus ini, menggunakan rekaman CCTV sebagai bukti utama. 

Sementara itu, tindakan brutal yang dialami Dicky menuai perhatian luas dari masyarakat, terutama setelah insiden ini menjadi viral di media sosial.

Warganet pun ramai-ramai mengomentari kejadian ini, menunjukkan dukungan kepada Dicky dan mengutuk keras tindakan para pelaku. 

Banyak yang berharap agar pelaku segera ditangkap dan diadili dengan hukuman yang setimpal. Beberapa komentar netizen di antaranya berbunyi:

Baca Juga:
Sebelumnya Sempat Ditahan Otoritas Keamanan Malaysia, 8 Orang Nelayan Diserahkan Bakamla ke Pemerintah Kabupaten Natuna

"Binatang kalau dikasih tau emang susah," tulis salah satu pengguna dengan nada marah.

Pengguna lain menambahkan, "Bukti CCTV ada, jangan sampai ada permintaan maaf, sudah tindak pidana penganiayaan."

Kemarahan netizen bukan tanpa alasan. Mereka merasa bahwa tindakan para pelaku tidak hanya membahayakan Dicky, tetapi juga mencerminkan kurangnya kesadaran akan bahaya yang ditimbulkan oleh perilaku sembrono di tempat yang sangat berisiko seperti SPBU. 

Tidak sedikit yang mengingatkan agar kasus ini tidak diselesaikan secara kekeluargaan, mengingat tindak pidana yang sudah terjadi.

Baca Juga:
Dengan Total 14025 Orang, Realisasi Investasi Triwulan Kedua 2024 di Kota Tangerang Didominasi Penyerapan Tenaga Kerja dari Perusahaan PMDN

"Jangan mau diselesaikan secara kekeluargaan karena kalian bukan keluarga," tulis seorang netizen, menekankan pentingnya penegakan hukum yang tegas dalam kasus ini.

Dengan adanya dukungan dari masyarakat, besar harapan agar kasus ini segera ditangani dengan serius oleh pihak berwenang, sehingga memberikan keadilan bagi Dicky dan memberikan efek jera bagi pelaku dan siapa pun yang berperilaku serupa di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Menggemparkan! Tersinggung Gegara Status WhatsApp, Pria di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Adik Ipar Sendiri hingga Terluka Parah

Seorang pria di Bekasi menjadi korban pengeroyokan oleh adik ipar dan rekan-rekannya, dipicu oleh status WhatsApp yang menyinggung.

Viral! Pria di Jakarta Barat Jadi Korban Pengeroyokan oleh Sekelompok Orang Tak Dikenal hingga Terluka Cukup Parah, Begini Kronologinya

Aksi pengeroyokan terhadap seorang pria di Jakarta Barat hingga korban mengalami luka cukup parah viral di media sosial.

Imbas Pengeroyokan Polisi oleh Puluhan Pesilat di Kaliwates hingga Terluka Parah, Polda Jatim Bekukan Kegiatan PSHT Jember

Kepolisian Polda Jawa Timur (Polda Jatim) membekukan sementara seluruh kegiatan PSHT di Kabupaten Jember.

Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Polisi Hingga Alami Luka Parah di Jember, Polda Jatim Tetapkan 13 Pesilat PSHT sebagai Tersangka

13 anggota PSHT ditangkap oleh Polda Jatim karena menganiaya anggota Polri di Jember saat konvoi di jalan raya.

Lakukan Upaya Pengamanan, Anggota Polisi di Jember Ini Malah Jadi Korban Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat PSHT hingga Babak Belur

Anggota Polsek Kaliwates dikeroyok pesilat PSHT di Jember hingga mengalami luka cukup parah, begini kronologi lengkapnya.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;