Menggemparkan! Tersinggung Gegara Status WhatsApp, Pria di Bekasi Jadi Korban Pengeroyokan Adik Ipar Sendiri hingga Terluka Parah

Seorang pria berinisial RY di Bekasi menjadi korban pengeroyokan adik iparnya.
Seorang pria berinisial RY di Bekasi menjadi korban pengeroyokan adik iparnya. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Bekasi, gemasulawesi - Sebuah insiden pengeroyokan yang mengejutkan terjadi di Bekasi Selatan, Kota Bekasi.

Seorang pria berinisial RY menjadi korban kekerasan brutal di rumah kontrakannya yang berlokasi di Jalan Letnan Arsyad, Bekasi.

Yang lebih mengejutkan lagi, salah satu pelaku pengeroyokan tersebut ternyata adalah adik iparnya sendiri, berinisial HNR.

Kejadian ini bermula dari sebuah kesalahpahaman yang dipicu oleh status WhatsApp yang diposting oleh RY. 

Baca Juga:
Nekad Panjat Tembok Rumah Siang Bolong, Pelaku Pencurian di Kawasan Jatisari Bekasi Kepergok Warga Saat Beraksi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa salah satu pelaku merasa tersinggung oleh unggahan tersebut, yang kemudian memicu kemarahan hingga berujung pada tindakan pengeroyokan. 

"Pelaku cs merupakan adik ipar korban yang tinggal bersama di kontrakan. Terjadi salah paham perihal status WhatsApp yang diposting korban," jelas Ade Ary dalam keterangannya pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Menurut Ade Ary, HNR yang tidak bisa menahan emosinya kemudian melakukan aksi kekerasan terhadap RY. 

Tidak hanya dengan tangan kosong, HNR dan rekan-rekannya menggunakan berbagai barang yang ada di rumah kontrakan tersebut sebagai senjata. 

Baca Juga:
Mengejutkan! Pengemudi Ini Ditemukan Tewas di Dalam Mobil Usai Berhenti Mendadak di Kawasan Gerbang Tol Kuningan Jakarta Pusat

Mereka memukul RY dengan rice cooker, gelas kaca, bahkan melempar kipas angin dan asbak rokok ke arah korban.

Pengeroyokan ini menyebabkan RY mengalami luka-luka yang cukup serius. 

Ade Ary menjelaskan bahwa korban menderita memar dan luka lebam di sekujur tubuhnya. 

Bagian pinggang belakang korban juga mengalami sakit akibat tendangan dan pukulan yang diterimanya. Selain itu, RY juga mengalami lecet di kaki dan bagian kanan tubuhnya.

Baca Juga:
Kapal Perang Melepaskan Tembakan ke Arah Pantai, Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza Tengah Dilaporkan Diserang Secara Hebat oleh Tentara Penjajah Israel

"Korban menderita memar, luka lebam, sakit di bagian pinggang belakang, serta lecet di kaki dan bagian kanan," ujar Kombes Pol Ade Ary.

Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian, terutama karena melibatkan kekerasan dalam lingkungan keluarga. 

Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal atas tindakan mereka.

Insiden ini juga menjadi peringatan bagi kita semua tentang pentingnya menjaga komunikasi dan menyelesaikan konflik secara baik-baik, terutama dalam lingkungan keluarga.

Baca Juga:
Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh, Lebih dari 100 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah

Tindakan kekerasan hanya akan membawa dampak buruk dan menghancurkan hubungan yang seharusnya bisa dijaga dengan baik. 

Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi banyak orang untuk lebih bijak dalam bertindak dan menyelesaikan masalah tanpa harus menggunakan kekerasan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave
Viral! Pria di Jakarta Barat Jadi Korban Pengeroyokan oleh Sekelompok Orang Tak Dikenal hingga Terluka Cukup Parah, Begini Kronologinya

Aksi pengeroyokan terhadap seorang pria di Jakarta Barat hingga korban mengalami luka cukup parah viral di media sosial.

Imbas Pengeroyokan Polisi oleh Puluhan Pesilat di Kaliwates hingga Terluka Parah, Polda Jatim Bekukan Kegiatan PSHT Jember

Kepolisian Polda Jawa Timur (Polda Jatim) membekukan sementara seluruh kegiatan PSHT di Kabupaten Jember.

Tindak Lanjut Kasus Pengeroyokan Polisi Hingga Alami Luka Parah di Jember, Polda Jatim Tetapkan 13 Pesilat PSHT sebagai Tersangka

13 anggota PSHT ditangkap oleh Polda Jatim karena menganiaya anggota Polri di Jember saat konvoi di jalan raya.

Lakukan Upaya Pengamanan, Anggota Polisi di Jember Ini Malah Jadi Korban Pengeroyokan Anggota Perguruan Silat PSHT hingga Babak Belur

Anggota Polsek Kaliwates dikeroyok pesilat PSHT di Jember hingga mengalami luka cukup parah, begini kronologi lengkapnya.

Teka-teki Kasus Pengeroyokan Bos Rental Mobil di Pati yang Belum Juga Terkuak, Ternyata Ada Kendala Besar Ini yang Dihadapi Polisi

Menguak misteri kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati hingga meninggal dunia, polisi beberkan sejumlah kendala yang dialami.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;