Sesuai Hasil Pemetaan Kerawanan oleh Bawaslu, Sulawesi Selatan Masuk dalam 5 Provinsi untuk Kategori Rawan Tinggi Pilkada 2024

Ket. Foto: Sulsel Masuk dalam 5 Provinsi untuk Kategori Rawan Tinggi Pilkada Tahun 2024
Ket. Foto: Sulsel Masuk dalam 5 Provinsi untuk Kategori Rawan Tinggi Pilkada Tahun 2024 Source: (Foto/ANTARA/Darwin Fatir)

Makassar, gemasulawesi – Provinsi Sulawesi Selatan masuk dalam 5 provinsi untuk kategori rawan tinggi Pilkada serentak 2024 sesuai hasil pemetaan kerawanan oleh Bawaslu atau Badan Pengawas Pemilu RI.

Dalam keterangannya, anggota Bawaslu Sulawesi Selatan, Siful Jihad, mengatakan inilah yang menjadi dasar pemetaan kerawanan yang dilakukan Bawaslu RI.

Siful Jihad menyebutkan Sulawesi Selatan, menjadi salah satu provinsi dianggap mempunyai tingkat kerawanan terjadinya tindakan yang dianggap dapat mengancam kualitas demokrasi di Pilkada, itulah dianggap tinggi.

Baca Juga:
Karena Ada Jaminan Keamanan TNI dan Polri, Ketua KPU Minahasa Utara Sebut KPU Minut Semakin Percaya Diri dalam Menyelenggarakan Pilkada 2024

Dari hasil pemetaan kerawanan Pilkada 2024, Bawaslu merekam provinsi dengan kategori kerawanan tinggi.

Ada 5 Provinsi yang rawan tinggi atau 13 persen, 28 provinsi rawan sedang atau 76 persen dan 4 provinsi rawan rendah atau 11 persen.

Tercatat terdapat 5 provinsi di Indonesia yang masuk kategori rawan tinggi, yaitu Provinsi NTT, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur dan Sulawesi Tengah.

Baca Juga:
KPU Sigi Mencatat Terdapat 4 Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wabup yang Telah Meminta Pembukaan Akses Silon

Hasil Pemetaan Kerawanan Pemilihan atau PKP serentak 2024 itu dipublikasikan Bawaslu RI pada tanggal 26 Agustus 2024 di Jakarta.

Peristiwa yang terjadi pada penyelenggaraan Pemilu memberikan pengaruh terhadap kerawanan dalam Pilkada.

Dari ketiga tahapan yang diukur dalam pemetaan itu, setiap tahapan mempunyai kerawanan yang harus segera diantisipasi.

Baca Juga:
Seiring Memiliki 82 Dosen Tetap Berstatus PNS Bergelar Doktor, UIN Palu Terus Berupaya Melakukan Pengembangan terhadap Prodi dengan Akreditasi Unggul

Kerawanan Pilkada atau Pemilihan Kepala Daerah juga disumbang oleh kondisi sosial politik yang terjadi pada level nasional hingga daerah.

PKP serentak 2024 ini berfokus pada tahapan pencalonan, pungut hitung dan kampanye adalah bagian dari rangkaian tindak lanjut kajian dan riset IKP atau Indek Kerawanan Pemilu dan Pilkada 2024 yang diluncurkan pada tahun 2022.

Sebelumnya, IKP Pemilu dan Pilkada serentak 2024 sempat diperdalam oleh Bawaslu pada 2023 untuk menguatkan agenda pencegahan terhadap beberapa isu strategis pada penyelenggaraan Pemilu.

Baca Juga:
Bekerja Sama dengan Pemkot Palu, Pengadilan Agama Palu Kelas 1A Menggelar Sidang Isbat Nikah Terpadu

Tahun 2023, Bawaslu melakukan penyusunan dan meluncurkan pemetaan kerawanan Pemilu dan Pilkada 2024.

“PKP tersebut dipotret terhadap pelaksanaan Pemilu 2024 serta beberapa indikasi yang terjadi di lapangan dalam menghadapi pencalonan pada Pilkada,” ujarnya. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave
Dinas Komunikasi dan Informatika Sulawesi Tengah Sebut Pentingnya Transformasi Digital untuk Menopang Kemajuan Daerah

Pentingnya transformasi digital untuk menopang kemajuan daerah disebutkan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Sulteng.

Sebagai Satu Upaya Menopang Pembangunan, FKUB Sulteng Sebut Riset Pengamalan, Penerimaan dan Pemahaman tentang Moderasi Beragama Perlu Dilakukan

Riset pengamalan, penerimaan, pemahaman tentang moderasi beragama, disebutkan FKUB Sulawesi Tengah, perlu dilakukan.

Pilkada 2024, RS Anutapura Palu Dipilih untuk Pemeriksaan Calon Kepala Daerah pada Pemilihan Bupati dan Wabup Parigi Moutong

RS Anutapura Palu dipilih untuk pemeriksaan calon kepala daerah atau cakada pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Parigi Moutong.

Gunakan Batu Batako, Situs Adan-adan Kediri Menjadi Sasaran OTK

Situs Adan-adan Kediri, Jawa Timur, dilaporkan menjadi sasaran serangan OTK dengan menggunakan batu batako.

Penertiban PKL di Kawasan Puncak Dianggap Tebang Pilih, Ratusan PKL Sandera Mesin Alat Berat Sebagai Bentuk Protes

Ratusan PKL di kawasan Puncak menyandera mesin alat berat sebagai bentuk protes atas penertiban PKL yang dianggap tebang pilih.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;