Gunakan Batu Batako, Situs Adan-adan Kediri Menjadi Sasaran OTK

Ket. Foto: Situs Adan-adan Kediri Dikabarkan Menjadi Sasaran Orang Tak Dikenal
Ket. Foto: Situs Adan-adan Kediri Dikabarkan Menjadi Sasaran Orang Tak Dikenal Source: (Foto/GMaps/Sekar Risqiana)

Kediri, gemasulawesi – Situs Adan-adan Kediri, Provinsi Jawa Timur, menjadi sasaran serangan OTK atau Orang Tak Dikenal.

Dengan menggunakan batu batako, serangan OTK tersebut mengenai 3 titik benda cagar budaya.

Eko Priatno, yang merupakan Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata atau Disbudpar Kabupaten Kediri, Provinsi Jawa Timur, mengatakan pihaknya telah meneruskan laporan itu ke Polsek Gurah.

Baca Juga:
Penertiban PKL di Kawasan Puncak Dianggap Tebang Pilih, Ratusan PKL Sandera Mesin Alat Berat Sebagai Bentuk Protes

Sejauh ini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap apa motif dugaan pengrusakan yang dilakukan terhadap Situs Adan-adan Kediri itu.

“Alhamdulillah tidak terjadi kerusakan karena ketahanan batu Situs Adan-adan Kediri, yang pecah batakonya,” ujarnya.

Dia melanjutkan apapun itu tindakan seperti itu tidak dibenarkan secara undang-undang.

Baca Juga:
Terdampak Banjir Bandang di Ternate, 13 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia dan 6 Lainnya Belum Ditemukan

“Kejadian dugaan pengrusakan benda cagar budaya tersebut terjadi pada tanggal 9 Agustus 2024 saat hendak melaksanakan salat Jumat, pukul 11.15 WIB,” ucapnya.

Dia menyampaikan dalam keadaan pintu masuk terkunci, terduga pelaku berjenis kelamin laki-laki berusia 40 tahun tersebut menerobos pagar pembatas dan melempari temuan arca dwarapala, kepala kaka dan makara Situs Adan-adan dengan menggunakan batu batako.

Saksi sekaligus pemilih lahan di Situs Adan-adan Kediri, Syamsudin, mengetahui dugaan pengrusakan tersebut dilakukan oleh 1 orang dengan mengendarari sepeda motor.

Baca Juga:
Beraksi hingga 2 Kali! Polisi Amankan Pria Pencuri Sepeda Motor di Kota Tangerang, Ini Modus Operandi Pelaku

Syamsudin mengaku belum mengetahui apa alasan pelaku melemparkan batu batako terhadap benda kuno di Situs Adan-adan tersebut.

Dia mengungkapkan pintu masuk dalam keadaan terkunci.

“Dia menerobos,” tuturnya.

Baca Juga:
Dibunuh Secara Sadis oleh Orang Gila, Seorang Wanita di Kabupaten Sukabumi Meninggal Karena Kekerasan Benda Tumpul

Di sisi lain, Gereja Puhsarang di Kediri, Provinsi Jawa Timur, resmi ditetapkan sebagai cagar budaya peringkat nasional oleh Kemendikbudristek atau Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Gereja yang dibangun pada tahun 1936 ini terletak di Desa Puhsarang, Semen, Kediri.

Pengukuhan dilakukan pada hari Selasa, tanggal 13 Agustus 2024.

Baca Juga:
Mengingat Sejak Dini Hari Hujan Terus Mengguyur Hampir Seluruh Wilayah, BPBD Bone Bolango Mengimbau Warga untuk Waspada terhadap Bencana Banjir

Eko Priatno, yang merupakan Kepala Bidang Sejarah dan Purbakala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri, menyatakan Gereja Puhsarang ditetapka sebagai cagar budaya nasional dalam bidang struktur. (*/Mey

...

Artikel Terkait

wave
Dalam Penanganan Darurat Medis, Bupati Gorontalo Sebut Pengemudi Ambulans Mempunyai Peran Penting Sebagai Garda Terdepan

Bupati Gorontalo menyampaikan pengemudi ambulans memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam penanganan darurat medis.

Pemkot Makassar dan Kabupaten Bulukumba Secara Bersama Menawarkan Kerja Sama kepada JTA International Investment Holding Qatar

Kepada JTA International Investment Holding Qatar, Pemerintah Kota Makassar dan Bulukumna secara bersama menawarkan kerja sama.

Batas Pendaftaran Tinggal Beberapa Hari Lagi, KPU Sulsel Sebut Saat Ini Belum Ada Satu pun Bacalon Gubernur dan Wagub yang Mengakses Silon

Saat ini, disebutkan KPU Sulawesi Selatan, belum ada satu pun bacalon Gubernur dan Wakil Gubernur yang mengakses Silon

Gegerkan Warga! Detik-Detik Pengumuman Darurat melalui Toa Masjid Akibat Tawuran Antar Kelompok Remaja di Deli Serdang Viral

Viral situasi mencekam akibat pecahnya tawuran antar dua kelompok remaja di Deli Serdang hingga diumumkan warga melalui toa masjid.

Viral di Media, Sejumlah Orang dari Komunitas Mobil Geber Knalpot Brong Mobilnya di Halaman Masjid Agung Jeneponto

Di halaman Masjid Agung Jeneponto, sejumlah orang dari komunitas mobil dilaporkan menggeber knalpot brong mobil mereka.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;