Tragis! Bocah 7 Tahun Terjatuh dari Lantai 8 Apartemen di Tangerang, Begini Kronologinya

Bocah 7 tahun jatuh dari lantai 8 apartemen di Tangerang. Polisi selidiki penyebabnya.
Bocah 7 tahun jatuh dari lantai 8 apartemen di Tangerang. Polisi selidiki penyebabnya. Source: Foto/ilustrasi/Pexels.com

Tangerang, gemasulawesi - Insiden mengejutkan terjadi di salah satu apartemen di kawasan Kelapa Indah, Kota Tangerang.

Di mana ada seorang anak laki-laki berusia tujuh tahun yang terjatuh dari lantai 8 apartemen tempatnya tinggal.

Dan yang lebih mengejutkan adalah, anak itu ternyata sedang sendirian di unit apartemen saat insiden berlangsung.

Kejadian bermula ketika orang tua korban sedang menjemput istrinya yang baru pulang bekerja, meninggalkan anak tersebut seorang diri di dalam kamar apartemen yang terkunci. 

Baca Juga:
Terekam CCTV! Pria Ini Viral Usai Curi HP iPhone 11 Pro Max dari Meja Kasir Sebuah Cafe di Depok, Begini Modus Pelaku

Situasi di sekitar apartemen tenang, hingga tiba-tiba terdengar suara keras yang menarik perhatian sekuriti yang berjaga di pos keamanan.

Menurut salah satu sekuriti apartemen, suara keras tersebut terdengar seperti benda berat yang jatuh. 

Sekuriti segera bergerak menuju area parkir untuk memeriksa sumber suara. 

Di tempat kejadian, ia menemukan anak laki-laki itu dalam kondisi tengkurap di tanah. 

Baca Juga:
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Garut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat, Sampai Kapan?

Satpam dengan cepat memberikan pertolongan pertama dan membawa korban ke Rumah Sakit Umum (RSU) Tangerang Kota untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak kepolisian segera dilibatkan dalam penyelidikan insiden ini. 

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut sudah dilaporkan ke polisi. 

“Kejadian ini awalnya diketahui oleh satpam yang sedang bertugas, dan korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Ade Ary pada Kamis, 19 September 2024.

Baca Juga:
Sweet Home 3 The Final Battle: Perjuangan Manusia Bertahan Hidup di Tengah Wabah Monsterisasi

Ade Ary menambahkan bahwa saat ini penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya korban.

Polisi memeriksa beberapa aspek, termasuk kondisi kamar apartemen, kemungkinan adanya kelalaian, serta standar keamanan bangunan. 

Hasil awal menunjukkan tidak ada tanda-tanda kecurangan, namun investigasi terus dilakukan demi memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Kami masih mempelajari berbagai kemungkinan terkait insiden ini dan memastikan bahwa keselamatan penghuni apartemen, terutama anak-anak, menjadi prioritas utama,” lanjut Ade Ary.

Baca Juga:
Rutan Kelas II B Unaaha Sulawesi Tenggara Memfasilitasi WBP Melakukan Perekaman e-KTP dan Pencocokan NIK

Pihak keluarga korban juga telah dihubungi untuk memberikan keterangan tambahan terkait kejadian tersebut.

Sayangnya, meski sempat dirawat, korban dinyatakan meninggal dunia. 

Kombes Pol Ade Ary mengonfirmasi hal ini dalam keterangannya, "Korban meninggal dunia yang diduga terjatuh dari lantai 8 apartemen." 

Polisi masih melanjutkan penyelidikan untuk memastikan semua faktor yang menyebabkan insiden tragis ini. 

Dengan adanya penyelidikan ini, diharapkan dapat ditemukan faktor-faktor yang memicu terjatuhnya korban sehingga langkah-langkah preventif dapat diambil untuk menghindari tragedi serupa di masa depan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Terekam CCTV! Pria Ini Viral Usai Curi HP iPhone 11 Pro Max dari Meja Kasir Sebuah Cafe di Depok, Begini Modus Pelaku

Viral video pencurian ponsel di kafe Depok dengan modus mencari lowongan kerja. Pelaku tertangkap kamera CCTV.

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Guncang Garut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat, Sampai Kapan?

Gempa di Garut, pemerintah segera mendirikan shelter, dapur umum, dan menetapkan status tanggap darurat. Sampai kapan? Baca di sini.

Bapaslon Amrullah-Ibrahim Hafid Belum Ajukan Sengketa ke Bawaslu Parigi Moutong, Terkait Keputusan TMS KPU

Bapaslon Amrullah-Ibrahim hingga saat ini belum mengajukan sengketa atau permohonan mediasi terkait putusan TMS KPU Parigi moutong.

Bersama Pj Gubernur Sulsel, Dirjen PSLB3 KLHK Mempercepat Penarikan Alat Kesehatan yang Bermerkuri

Penarikan alat kesehatan yang mengandung merkuri dipercepat oleh Dirjen PSLB3 KLHK bersama dengan Pj Gubernur Sulsel.

Rutan Kelas II B Unaaha Sulawesi Tenggara Memfasilitasi WBP Melakukan Perekaman e-KTP dan Pencocokan NIK

Warga Binaan Pemasyarakatan atau WBP difasilitasi Rutan Kelas II B Unaaha untuk melakukan perekaman e-KTP.

Berita Terkini

wave

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal

Gurita Tambang Ilegal: Oknum Polisi Edi Jaya Diduga Lebarkan Sayap hingga ke Desa Maleali

Tidak hanya di Mentawa Sausu Torono, Oknum polisi Edi Jaya diduga juga mulai masuk merambah ke Desa Maleali.

Rapor Merah AKBP Hendrawan: Dinilai Gagal Total Disiplinkan Anggota Penyusup Bisnis PETI dan Solar Ilegal

Kapolres Parigi moutong, Hendrawan dinilai gagal mendisiplinkan internal dalam jajarannya berkaitan keterlibatan PETI di Parimo.


See All
; ;