Bikin Heboh! Aksi Pria Minta Ambulans Menepi Viral, Prioritas Darurat atau Macet Jadi Perdebatan Hebat

Pria desak ambulans minggir saat tugas darurat, reaksi warganet beragam soal etika di jalan raya.
Pria desak ambulans minggir saat tugas darurat, reaksi warganet beragam soal etika di jalan raya. Source: Foto/Tangkap layar Instagram @mood.jakarta

Jakarta, gemasulawesi - Kejadian di jalan raya yang melibatkan kendaraan darurat seperti ambulans sering kali memicu perdebatan, terutama jika pengendara merasa terhalang. 

Baru-baru ini, sebuah video viral di media sosial memperlihatkan aksi seorang pria yang memaksa ambulans Dinkes DKI Jakarta untuk menepi karena dianggap membuat kemacetan. 

Pria tersebut dengan lantang meminta ambulans tersebut segera menyingkir dari jalan, meskipun petugas medis sudah menjelaskan bahwa mereka sedang menangani pasien dalam kondisi kritis.

Dalam video yang beredar, seorang petugas perempuan dari ambulans menjelaskan, "Ini pasien tidak sadar. Saya tangani dulu sebentar, saya infus dulu baru saya jalan." 

Baca Juga:
Kemenkumham Sulawesi Barat Membuka Layanan Pencatatan dan Pelaporan Anak Berkewarganegaraan Ganda

Namun si perekam tetap tidak peduli dan terus mendesak agar ambulans minggir. 

"Iya, minggir dulu apa susahnya sih," ungkapnya dengan nada kesal.

Video ini pun langsung ramai di media sosial dan menjadi topik diskusi di berbagai platform.

Tidak sedikit warganet yang mengecam aksi pria tersebut karena dianggap tidak memahami urgensi dari tugas ambulans. 

Baca Juga:
1 Orang Tewas dan 3 Lainnya Terluka dalam Serangan Penjajah Israel di Kamp Pengungsi Fawwar

Beberapa komentar bahkan menyindir dengan mengatakan bahwa jika ada hal buruk yang terjadi pada pasien di ambulans tersebut, maka pria yang meminta ambulans menepi itulah yang seharusnya bertanggung jawab. 

Di sisi lain, ada pula pengguna media sosial yang mendukung tindakan pria tersebut, menyatakan bahwa ambulans seharusnya bisa lebih memperhatikan pengendara lain di jalan dan mencari tempat yang tidak mengganggu lalu lintas.

"Udah bener sih si abangnya, seemergency gimana pun, masa iya menepi bikin telat pertolongan," komentar akun @tab***.

Reaksi beragam dari warganet memperlihatkan kurangnya kesadaran sebagian masyarakat tentang aturan berkendara ketika menghadapi kendaraan darurat. 

Baca Juga:
Bawaslu Parigi Moutong, Menggelar Musyawarah Tertutup, Terkait TMS Amrullah-Ibrahim Pada Penelitian Administrasi

Kendaraan seperti ambulans, pemadam kebakaran, dan lainnya seharusnya mendapat prioritas penuh di jalan, terutama jika mereka sedang dalam misi menyelamatkan nyawa. 

Tidak sedikit yang berharap agar kejadian ini bisa menjadi pelajaran penting bagi pengendara untuk lebih memahami dan menghormati hak-hak kendaraan darurat di jalan raya. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kemenkumham Sulawesi Barat Membuka Layanan Pencatatan dan Pelaporan Anak Berkewarganegaraan Ganda

Layanan pencatatan dan pelaporan anak berkewarganegaraan ganda dibuka oleh Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat.

Komandan Batalyon Infanteri 721/Makkasau Pinrang Dilaporkan Resmi Berganti

Komandan Batalyon Infanteri 721/Makassau Pinrang resmi berganti dalam upacara serah terima jabatan di Kecamatan Patampuana.

Bawaslu Provinsi Gorontalo Mendeklarasikan Kampanye Damai Bersama 4 Paslon untuk Pilkada 2024

Kampanye damai dideklarasikan Bawaslu Provinsi Gorontalo bersama 4 paslon untuk Pilkada 2024 pada bulan November 2024.

Pj Gubernur Gorontalo Menghadiri Rakornas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah Tahun 2024 di Jakarta Pusat

Rakornas percepatan dan perluasan digitalisasi daerah tahun 2024 di Jakarta Pusat dihadiri oleh Pj Gubernur Gorontalo.

Dalam Membangun Kota Layak Anak, Pencegahan Kekerasan Perempuan dan Anak Adalah Komitmen Pemkot Palu

Pencegahan kekerasan perempuan dan anak adalah komitmen Pemkot Palu dalam membangun kota layak anak.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;