Mengejutkan! Peluru Nyasar Menimpa Remaja di Probolinggo, Begini Kondisinya Sekarang

Seorang remaja di Probolinggo tertembak peluru nyasar, keluarga dan pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini.
Seorang remaja di Probolinggo tertembak peluru nyasar, keluarga dan pihak kepolisian tengah menyelidiki kasus ini. Source: Foto/ilustrasi/Pexels

Probolinggo, gemasulawesi - Peristiwa mengejutkan terjadi di Kota Probolinggo ketika seorang remaja bernama I Kadek Wisnu, berusia 19 tahun, mengalami luka parah akibat terkena peluru nyasar. 

Insiden tersebut terjadi di depan rumahnya yang terletak di Perumahan Asabri, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran.

Ketua RT setempat, Hari Siswanto, menjelaskan bagaimana insiden tersebut terjadi. 

"Kadek terkena tembakan tepat di bagian punggungnya, dan peluru yang menembus tubuhnya sampai bersarang di bawah tulang rusuk bagian depan dadanya," ungkapnya, pada Kamis, 10 Oktober 2024.

Baca Juga:
Imbas Motor Kantor Ditarik Leasing, Pria di Depok Diduga Disekap Bosnya, Polisi Turun Tangan

Ia menjelaskan bahwa pada saat kejadian, Kadek sedang bersiap-siap untuk bersepeda di depan pintu gerbang rumahnya. 

Namun, seketika, ia terjatuh bersama sepeda angin yang digunakannya.

Orang tua Kadek, yang dikenal sebagai Pak Ketut, tidak menyadari bahwa putranya telah mengalami tembakan. 

"Awalnya, dia mengira putranya hanya terjatuh biasa. Namun, ketika Kadek tidak segera bangun, dia mencoba membangunkannya dan melihat kondisi yang mengkhawatirkan," kata Hari. 

Baca Juga:
Teror di Papua Kembali Memanas! SMAN 1 Sinak Hangus Dibakar KKB, Ini Pemicunya

Ketika Kadek terbangun, dia sudah tergeletak dengan tubuh bersimbah darah. Tanpa menunggu lama, orang tuanya segera membawanya ke RSUD Dr. Saleh Kota Probolinggo.

Setelah sampai di rumah sakit, petugas medis melakukan pemeriksaan yang lebih mendalam. 

"Mereka baru menyadari bahwa luka yang dialami Kadek diakibatkan oleh sebutir peluru setelah melakukan rontgen," jelas Hari. 

Pada awalnya, keluarga mengira bahwa luka tersebut disebabkan oleh jeruji sepeda. 

Baca Juga:
Setelah Bebas Bersyarat, Jessica Wongso Resmi Ajukan Permohonan Peninjauan Kembali di PN Jakarta Pusat

Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, terungkap bahwa peluru timah berukuran dua sentimeter telah bersarang di dalam tubuh Kadek.

Hasil CT scan mengungkapkan bahwa peluru tersebut telah menembus tubuh korban hingga kedalaman 20 sentimeter. 

Mengingat kondisi luka yang cukup serius, pihak rumah sakit merekomendasikan agar Kadek dirujuk ke Rumah Sakit Angkatan Laut Dr. Ramelan di Surabaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

"Keluarga korban juga sudah melaporkan peristiwa nahas itu kepada pihak kepolisian agar tindakan hukum dapat diambil," tambah Hari.

Baca Juga:
Bawaslu Parigi Moutong Dilaporkan Mengadakan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Oki Ahadian, mengonfirmasi bahwa penyelidikan terkait insiden peluru nyasar tersebut telah dimulai. 

"Kami masih berupaya menelusuri dari mana asalnya peluru itu, apakah dari lapangan tembak yang berjarak 500 meter dari permukiman atau dari sumber lainnya," jelas Oki. 

Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi di sekitar lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut.

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum bisa memberikan penjelasan rinci mengenai insiden tersebut, mengingat penyelidikan masih berlangsung. 

Baca Juga:
Pemprov Sulteng Mendapatkan Penghargaaan Kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 dari Kemendikbudristek

Polisi juga sedang memeriksa izin penggunaan senjata api di daerah sekitar untuk memastikan bahwa tidak ada pelanggaran hukum yang terjadi.

Insiden ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga setempat.

Sementara itu, kondisi Kadek setelah menjalani perawatan di rumah sakit masih dalam pengawasan ketat. 

Keluarga dan teman-teman di lingkungan sekitar terus memberikan dukungan moral untuk pemulihan Kadek.

Baca Juga:
Pemda Bombana Mendapatkan Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter pada Kegiatan Pusaka 2024

Dengan adanya investigasi yang sedang berlangsung, diharapkan kejelasan mengenai insiden penembakan ini dapat segera terungkap. Keluarga Kadek menantikan hasil penyelidikan dan berharap keadilan dapat ditegakkan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Imbas Motor Kantor Ditarik Leasing, Pria di Depok Diduga Disekap Bosnya, Polisi Turun Tangan

Polisi Depok menyelidiki kasus penyekapan seorang pria yang diduga disembunyikan bosnya akibat motor kantor disita leasing.

Teror di Papua Kembali Memanas! SMAN 1 Sinak Hangus Dibakar KKB, Ini Pemicunya

Insiden teror KKB di Papua memicu ketegangan, polisi lakukan langkah antisipatif demi keamanan masyarakat.

Bawaslu Parigi Moutong Dilaporkan Mengadakan Rapat Koordinasi dengan Stakeholder

Rapat koordinasi atau rakor dengan stakeholder diselenggarakan oleh Bawaslu Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Pemprov Sulteng Mendapatkan Penghargaaan Kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 dari Kemendikbudristek

Penghargaan kategori Pemerintah Cerdas Berkarakter 2024 diraih oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dari Kemendikbudristek.

Pemda Bombana Mendapatkan Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter pada Kegiatan Pusaka 2024

Penghargaan kabupaten cerdas berkarakter pada kegiatan Pusaka 2024 diraih oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;