Tragis! Duel Maut Pelajar SMP di Sukabumi Tewaskan 1 Remaja Akibat Sabetan Senjata Tajam, Begini Kronologinya

Duel senjata tajam pelajar SMP di Sukabumi berakhir tragis dengan satu korban tewas.
Duel senjata tajam pelajar SMP di Sukabumi berakhir tragis dengan satu korban tewas. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Sukabumi, gemasulawesi - Kasus perkelahian antar pelajar SMP di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berakhir dengan jatuhnya korban jiwa. 

Kejadian ini terjadi di Desa Cijengkol, Kecamatan Caringin, sekitar pukul 21.00 WIB. 

Pertarungan dua lawan dua ini menggunakan senjata tajam dan disaksikan oleh sejumlah pelajar lainnya. Bahkan, duel ini sempat disiarkan langsung melalui media sosial.

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, mengonfirmasi bahwa pihaknya kini sedang menangani kasus tersebut. 

Baca Juga:
Terutama dalam Bentuk Guguran Lava, Gunung Merapi Menunjukkan Peningkatan Aktivitas Vulkanik

"Kasus duel antara pelajar SMP ini sudah ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sukabumi," jelasnya pada Sabtu, 12 Oktober 2024.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari pihak kepolisian, insiden tersebut melibatkan seorang siswa berinisial FMS (15) dari Cijengkol, yang tewas setelah berduel dengan RR (15), siswa dari Kampung Cipeundeuy. Keduanya menggunakan senjata tajam berupa celurit.

Duel maut ini bermula dari tantangan yang dilontarkan oleh FMS kepada RR melalui media sosial. 

Tantangan tersebut langsung diterima oleh RR, dan mereka pun bersepakat untuk bertemu di lokasi yang telah disepakati. 

Baca Juga:
KPU Provinsi bersama KPU Kabupaten dan Kota se-Sultra Adakan Apel Akbar Kesiapan Menghadapi Pilkada 2024

Dalam duel tersebut, FMS membawa rekannya ADR (15), sementara RR juga datang bersama rekannya, RAY (18). 

Keempat pelajar ini akhirnya bertarung menggunakan senjata tajam di lokasi tanah kosong.

Pertarungan ini berubah menjadi tragedi ketika RR berhasil melukai FMS dengan sabetan celurit di bagian punggung. 

Akibat luka tersebut, FMS langsung terjatuh dan dalam kondisi kritis. 

Baca Juga:
Kemenkumham Sulut Melakukan Penandatanganan Kontrak Adendum Pelaksanaan Bantuan Hukum Triwulan II

Rekannya, ADR, juga mengalami luka ringan di bagian punggung dan siku akibat serangan belati yang digunakan oleh RAY.

Setelah melihat kondisi FMS yang kritis, duel pun dihentikan. Teman-teman korban segera membawanya ke rumah sakit, namun di tengah perjalanan, nyawanya tidak tertolong.

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian dan melakukan penyelidikan. 

Beberapa saksi mata yang berada di lokasi kejadian, termasuk teman-teman korban dan pelaku, telah dimintai keterangan. 

Baca Juga:
Ambulans Bulan Sabit Merah di Jalur Gaza Utara Dikabarkan Tidak Beroperasi Karena Kekurangan Bahan Bakar

AKBP Samian menjelaskan bahwa motif dari perkelahian ini masih dalam penyelidikan. 

Selain itu, kepolisian juga menyoroti penyebaran video duel tersebut yang sempat tayang di media sosial. 

Penyidik kini sedang mendalami siapa yang bertanggung jawab atas penyebaran video ini dan apakah ada keterlibatan pihak lain dalam peristiwa ini. 

Karena para pelaku dan korban masih di bawah umur, penanganan kasus ini diserahkan kepada Unit PPA Satreskrim Polres Sukabumi sesuai dengan aturan hukum yang berlaku untuk anak-anak.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerang Petani di Tepi Barat dan Merampas Hasil Panen Zaitun

Keluarga dari pihak korban maupun pelaku saat ini berada dalam pengawasan pihak berwenang, dan mereka telah dimintai keterangan terkait insiden tersebut. 

Pihak kepolisian terus melanjutkan penyelidikan untuk mengungkap seluruh fakta yang ada di balik kasus duel yang berujung maut ini. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Terutama dalam Bentuk Guguran Lava, Gunung Merapi Menunjukkan Peningkatan Aktivitas Vulkanik

Gunung Merapi yang ada di perbatasan DI Yogyakarta dan Provinsi Jawa Tengah memperlihatkan peningkatan aktivitas vulkanik.

KPU Provinsi bersama KPU Kabupaten dan Kota se-Sultra Adakan Apel Akbar Kesiapan Menghadapi Pilkada 2024

Apel akbar kesiapan menghadapi Pilkada 2024 diselenggarakan oleh KPU Provinsi bersama KPU Kabupaten dan kota se-Sultra.

Kemenkumham Sulut Melakukan Penandatanganan Kontrak Adendum Pelaksanaan Bantuan Hukum Triwulan II

Penandatanganan kontrak adendum pelaksanaan bantuan hukum triwulan II tahun anggaran 2024 dilakukan Kemenkumham Sulut.

Tukang Bakso di Kota Batu Terluka Parah Usai Jadi Korban Penembakan OTK, Polisi Gerak Cepat Tangkap Pelaku

Polisi berhasil menangkap pelaku penembakan tukang bakso, mengungkap motif dan barang bukti dalam waktu singkat.

Usut Kasus Keracunan Massal Usai Acara Sholawatan di Kediri, Polisi Sita 30 Truk Makanan Minuman Kedaluwarsa

Keracunan massal di Kediri, polisi temukan gudang produk kedaluwarsa milik tersangka AF, 30 truk diamankan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;