Warga Palu yang Bekerja di Donggala Disediakan Bus Antar Jemput oleh Pemkot

Ket. Foto: Masyarakat Palu yang Bekerja di Kabupaten Donggala Disediakan Bus Antar Jempur oleh Pemerintah Kota Palu
Ket. Foto: Masyarakat Palu yang Bekerja di Kabupaten Donggala Disediakan Bus Antar Jempur oleh Pemerintah Kota Palu Source: (Foto/Duan)

Palu, gemasulawesi – Warga Kota Palu bekerja di Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, disediakan bus antar-jemput oleh pemerintah kota setempat.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Palu, Trisno Yunianto, di Palu mengatakan layanan ini dilakukan untuk memudahkan akses transportasi kepada mayarakat, khususnya pekerja yang berdomisili di Palu bekerja di Donggala.

Trisno Yunianto menerangkan layanan transportasi itu tidak ada tarif penumpang alias gratis sebagai bentuk kepedulian dari pemerintah daerah atau pemda terhadap masyarakat.

Baca Juga:
Dinsos Palu Sebut Karang Taruna Adalah Mitra Pemda dalam Melakukan Pencegahan Masalah Sosial

Pemerintah Kota Palu mengoperasikan satu unit bus untuk antar-jemput penumpang dan peluncuran telah dilakukan pada tanggal 2 Desember 2024.

“Banyak warga Palu yang bekerja di Donggala sehingga pemerintah kota mengambil langkah memfasilitasi mereka,” katanya.

Dia menambahkan waktu tempuh dari Palu ke Donggala sekitar 60 menit.

Baca Juga:
Pj Gubernur Gorontalo Membuka Secara Resmi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional Zona 5 Tahun 2024

Dia menuturkan bus berkapasitas 30 penumpang beroperasi pukul 06.30 WITA, titik tunggu penumpang di depan Wisma Donggala Jalan Diponegoro Palu, yang mana bus tersebut hanya sekali pengantaran dan juga penjemputan dalam sehari.

“Setelah mengantar penumpang bus kembali ke Palu pada pukul 15.30 WITA telah harus berada di Donggala menjemput penumpang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia mengajak warga untuk memanfaatkan moda tranportasi itu untuk memudahkan akses ke tempat tujuan sekaligus menghemat biaya transportasi.

Baca Juga:
Pemprov Sulawesi Selatan Terus Mendorong Pembentukan Program Kampung Iklim

Dia menyatakan Pemerintah Kota Palu mempunyai 9 bus, 7 di antaranya dioperasikan sebagai bus sekolah, 1 unit digunakan antar-jemput pekerja berdomisili di Palu ke Donggala dan 1 unit lainnya disiapkan untuk cadangan.

Dia menyampaikan kebijakan ini tidak lain sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap warga yang bekerja di luar kota, pihaknya berharap warga memanfaatkan semaksimal mungkin layanan ini.

Di sisi lain, BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan solusi dan juga kemudahan untuk peserta program JKN atau Jaminan Kesehatan Nasional, salah satunya melalui program Rehab atau Rencana Pembayaran Bertahap.

Baca Juga:
DPRD Sulawesi Tengah Memanggil KPU Sulteng Terkait Rendahnya Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

Program ini diperuntukkan untuk peserta yang mengalami tunggakan iuran. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Dinsos Palu Sebut Karang Taruna Adalah Mitra Pemda dalam Melakukan Pencegahan Masalah Sosial

Karang taruna, disebutkan Dinsos Palu, merupakan mitra pemerintah daerah dalam melakukan pencegahan masalah sosial.

Pj Gubernur Gorontalo Membuka Secara Resmi Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional Zona 5 Tahun 2024

Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional atau Popnas zona 5 tahun 2024 resmi dibuka oleh Pj Gubernur Gorontalo, Rudy Salahuddin.

Pemprov Sulawesi Selatan Terus Mendorong Pembentukan Program Kampung Iklim

Pembentukan Program Kampung Iklim atau Proklim dilaporkan terus didorong oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

DPRD Sulawesi Tengah Memanggil KPU Sulteng Terkait Rendahnya Partisipasi Pemilih pada Pilkada 2024

KPU Sulawesi Tengah dipanggil oleh DPRD Sulawesi Tengah terkait dengan rendahnya partisipasi pemilih pada Pilkada tahun 2024.

Kecam Penembakan Siswa SMK oleh Oknum Polisi di Semarang, DPR Desak Polri Segera Menindak Tegas Pelaku

Kasus penembakan polisi di Semarang diperiksa oleh DPR dan Komnas HAM, menuntut Polri segera lakukan pengusutan tuntas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;