Viral Nelayan Ditemukan Tewas Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Diduga Sempat Hanyut Selama 3 Hari, Ini Kronologinya

Seorang nelayan dari Ambulu Jember tenggelam dan ditemukan tewas di Pantai Payangan
Seorang nelayan dari Ambulu Jember tenggelam dan ditemukan tewas di Pantai Payangan Source: Foto/Pixabay/Ilustrasi tenggelam

Jember, gemasulawesi - Seorang nelayan bernama Asep (50) warga asal Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu, Kabupaten Jember, Jawa Timur, ditemukan tewas di sekitar kawasan Pantai Payangan dan Pantai Watu Ulo. 

Korban Asep merupakan seorang nelayan yang hilang terseret oleh ombak saat mencari sedang mencari ikan di Pantai Payangan, Kabupaten Jember. 

Video ini diunggah di akun instagram @explorejember dan menggegerkan warga. 

Baca Juga:
Aksi Kecelakaan Mobil Xenia Terjun dari Ketinggian 3 Meter Hingga Masuk Parit Jalan Raya Magetan, Ternyata Ini Penyebabnya

Pihak Kasat Polres Jember, Agus Riyanto menanggapi bahwa nelayan yang hilang tersebut sudah berhasil ditemukan sekitar pukul 14.00 WIB siang. 

Baca Juga:
Viral Aksi Kecelakaan Mobil Daihatsu Sigra di Malang Nekat Masuk Jurang Sedalam 50 Meter, Begini Kronologinya

"Kami sudah melakukan pencarian selama tiga hari bersama pihak Polsek dan para relawan di sekitaran Pantai Payangan dan Pantai Watu Ulo Jember," ungkapnya. 

Agus juga mengungkapkan bahwa jenazah korban ditemukan di sekitar Pantai Watu Ulo Jember. 

Ciri-ciri korban yang berada di Pantai Watu Ulo tersebut sama persis dengan fisik nelayan hilang yang dicari di bagian Pantai Payangan karena terseret ombak. 

Baca Juga:
Akibat Cubit Anak! Polisi Amankan Pria Bermasker sebagai Pelaku Kekerasan di Surabaya, Ini Tanggapan Kapolsek Genteng

Lalu, jenazah korban tersebut dibawa ke puskesmas dan dibawa oleh pihak keluarga untuk dimakamkan. 

Baca Juga:
Mantan Pelatih PSM Makassar Ditemukan Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Tol Pasuruan, Ini Kronologinya

"Itu karena memang ada kecelakaan laut, bukan yang lain, korban juga sudah kami serahkan kepada pihak keluarga, setelah kami identifikasi bahwa jenazah merupakan nelayan yang dicari," ucapnya. 

Agus menegaskan bahwa kecelakaan laut tersebut terjadi lantaran cuaca di Pantai Selatan cukup ekstrem. 

Saat itu nelayan hendak memarkirkan perahu ke tepi laut, sungai dalam keadaan banjir tersebut membuat mesin perahu mati karena terlilit kotoran sungai. 

Baca Juga:
Umar Hasibuan Sebut Jokowi Terkena Post Power Syndrome Sejak Prabowo Jadi Presiden, Begini Alasannya

"Pas begitu ombak datang, perahu malah terbalik seketika," katanya. 

Untuk itu pihak Agus mengatakan kembali agar pekerja nelayan untuk libur terlebih dahulu. 

Sebab, cuaca yang ada masih sangat ekstrem. Lantas, pada saat kecelakaan laut tersebut, korban Asep saat itu sedang bersama Bima (25).

Sementara Bima berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang hingga ke tepi pantai. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Aksi Kecelakaan Mobil Xenia Terjun dari Ketinggian 3 Meter Hingga Masuk Parit Jalan Raya Magetan, Ternyata Ini Penyebabnya

Viral mobil Daihatsu Xenia mengalami kecelakaan hingga terjun ke parit jalan raya Magetan hingga kondisi kendaraan ringsek.

Viral Aksi Kecelakaan Mobil Daihatsu Sigra di Malang Nekat Masuk Jurang Sedalam 50 Meter, Begini Kronologinya

Aksi kecelakaan mobil Daihatsu Sigra masuk ke jurang sedalam 30 meter di Kabupaten Malang hingga pihak penumpan meminta pertolongan.

Akibat Cubit Anak! Polisi Amankan Pria Bermasker sebagai Pelaku Kekerasan di Surabaya, Ini Tanggapan Kapolsek Genteng

Viral seorang anak menangis lantaran mendapatkan cubitan berkali-kali dari pria berhelm dan memakai masker.

Mantan Pelatih PSM Makassar Ditemukan Tewas Akibat Kecelakaan Maut di Tol Pasuruan, Ini Kronologinya

Mantan pelatih PSM Makassar tewas karena kecelakaan di jalan Tol Pasuruan-Probolinggo dan peristiwa ini dibenarkan oleh kepolisian.

Resmi Jadi Tersangka, Pelaku Pemukulan Dokter Koas Unsri di Palembang Bilang Begini Saat Diamankan Polisi

Pria yang menganiaya seorang dokter koas Unsri di Palembang telah diamankan polisi dan ditetapkan sebagai tersangka kasus

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;