Tragis! Kecelakaan Beruntun di Trenggalek Libatkan Lima Kendaraan Sekaligus, Polisi Lakukan Investigasi Mendalam

Ilustrasi. Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan di Trenggalek, Jawa Timur, beruntung tidak ada korban jiwa.
Ilustrasi. Kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan di Trenggalek, Jawa Timur, beruntung tidak ada korban jiwa. Source: Foto/Freepik

Trenggalek, gemasulawesi - Sebuah kecelakaan beruntun terjadi di ruas jalan nasional Trenggalek-Tulungagung, tepatnya di depan Kantor Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. 

Insiden ini melibatkan lima kendaraan yang mengalami tabrakan, menyebabkan kerusakan pada beberapa mobil. 

Kecelakaan ini menyebabkan kerusakan parah pada beberapa kendaraan, namun beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka. 

Meski demikian, insiden ini mengundang perhatian warga dan mengakibatkan kemacetan panjang di kawasan tersebut.

Baca Juga:
Heboh Rencana Kenaikan Tarif PPN 12 Persen Mulai Awal Tahun 2025, Kemenkeu Akhirnya Buka Suara dan Tegaskan Hal Penting Ini

Kecelakaan bermula ketika lima kendaraan yang melaju beriringan dari arah Tulungagung menuju Trenggalek pada Minggu, 22 Desember 2024.

Menurut keterangan salah seorang pengemudi, Aam Ibnu Farid, kendaraan yang berada di depan mendadak mengerem dan menyalakan lampu hazard, memberikan tanda kepada pengemudi lainnya untuk berhati-hati. 

Namun, kendaraan di bagian belakang tidak dapat mengantisipasi pengereman mendadak tersebut. 

Pengemudi yang berada di posisi paling belakang, yang mengemudikan sebuah mobil dengan kecepatan cukup tinggi, tidak sempat mengerem dan akhirnya menabrak kendaraan yang ada di depannya, menyebabkan tabrakan beruntun.

Baca Juga:
Minta Presiden Prabowo Tunda Kenaikan PPN 12 Persen, Jansen Sitindaon: Ekonomi Kita Beneran Lagi Lesu Pak

Dua kendaraan yang mengalami kerusakan cukup parah adalah sebuah mobil Honda berpelat nomor AG 1671 TM dan sebuah pikap dengan nomor polisi AG 9413 KK. 

Keduanya mengalami kerusakan pada bagian depan dan belakang, sementara kendaraan lainnya mengalami kerusakan yang lebih ringan. 

Para pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan ini merasa lega karena tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, meskipun kerugian material cukup besar.

Setelah kecelakaan terjadi, petugas gabungan dari pos pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang berada tidak jauh dari lokasi segera merespons.

Baca Juga:
Tak Permasalahkan Kebijakan Kenaikan PPN 12 Persen, Teddy Gusnaidi ke Warganet: Kalian Ngerti Gak Sih?

Mereka bersama dengan warga setempat melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat untuk menghindari kemacetan lebih lanjut. 

Kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan dipindahkan ke sisi jalan agar arus lalu lintas bisa kembali lancar.

“Semua kendaraan melaju bersama dari arah timur ke barat. Kendaraan di depan melambat dan menyalakan lampu hazard, diikuti kendaraan lain. Namun, kendaraan paling belakang melaju kencang dan tidak sempat mengerem sehingga menabrak kendaraan di depannya,” ujar Aam Ibnu Farid, pengemudi Grand Max yang turut terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Pihak berwenang, yaitu Unit Gakkum Satlantas Polres Trenggalek, segera menangani kasus kecelakaan ini. 

Baca Juga:
Muncul Tagar untuk Dukung Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Curiga Pemerintah Keluarkan Anggaran untuk Bayar Buzzer

Polisi tengah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kecelakaan yang terjadi. 

Selain itu, rekaman kamera pengawas yang terpasang di lokasi kejadian juga tengah diperiksa untuk memberikan gambaran lebih jelas mengenai kronologi peristiwa tersebut.

Saat ini, kasus kecelakaan ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. Meskipun tidak ada korban jiwa atau luka dalam kecelakaan beruntun ini, polisi tetap fokus pada penyelidikan untuk memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Sindikat Pungli di Jalinsum Lampung Utara Resahkan Sopir Truk Batu Bara, 13 Pelaku Diamankan Polisi, Begini Kronologinya

Sindikat pungli di Jalinsum Lampung Utara akhirnya dibongkar. Tim gabungan polisi berhasil menangkap 13 pelaku.

30 Unit AC Digondol Maling di Apartemen Dokter Polman Sulawesi Barat, Kerugian Capai Rp100 Juta, Polisi Buru Pelaku

Pencurian 30 unit AC terjadi di Apartemen Dokter RS Hajja Andi Depu, Polman bikin geger. Kerugian diperkirakan Rp 100 juta.

Cuaca Ekstrem! Hujan Deras dan Angin Kencang Landa Polewali Mandar Sulbar, Kerusakan Rumah dan Ruko Terjadi di Beberapa Kecamatan

Cuaca ekstrem yang terjadi di Polewali Mandar mengakibatkan kerusakan rumah dan ruko, warga terdampak dan panik.

OJK Sulteng Telah Laksanakan 98 Kegiatan Edukasi Keuangan Sejak Awal Tahun 2024

Sebanyak 98 kegiatan edukasi keuangan telah dilaksanakan oleh Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah sejak awal tahun 2024.

Pj Bupati Pastikan Program Makan Siang Bergizi Gratis Telah Sesuai dengan Ketentuan untuk Diterapkan di Donggala

Program makan siang bergizi gratis dipastikan oleh Pj Bupati Donggala telah sesuai untuk diterapkan secara keseluruhan di Donggala.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;