Minta Presiden Prabowo Tunda Kenaikan PPN 12 Persen, Jansen Sitindaon: Ekonomi Kita Beneran Lagi Lesu Pak

Tangkap layar video yang menampilkan politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon
Tangkap layar video yang menampilkan politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon Source: (Foto/Instagram/@jansensitindaon)

Nasional, gemasulawesi - Politikus Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, menyampaikan pandangannya terkait rencana pemerintah untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) menjadi 12 persen pada Januari 2025.

Melalui cuitannya di akun Twitter atau X resminya, @jansen_jsp, pada Sabtu, 21 Desember 2024, Jansen mengungkapkan bahwa ia telah memantau berbagai dinamika percakapan publik dan intelektual mengenai kebijakan tersebut.

Dalam analisisnya, ia juga mempertimbangkan kondisi kehidupan masyarakat yang dinilai masih menghadapi banyak tantangan.

"Melihat segala dinamika percakapan publik & intelektual bbrp hari ini, sekaligus memperhatikan kehidupan rakyat kita dibawah secara keseluruhan," tulis Jansen.

Baca Juga:
Tak Permasalahkan Kebijakan Kenaikan PPN 12 Persen, Teddy Gusnaidi ke Warganet: Kalian Ngerti Gak Sih?

Berdasarkan pengamatannya, Jansen menyarankan agar Presiden Prabowo Subianto mempertimbangkan penundaan kebijakan kenaikan tarif PPN tersebut.

"Sekedar saran pak Presiden @prabowo: ada baiknya ditunda saja dulu PPN 12 % ini," imbuhnya.

Dalam cuitan lanjutan, ia menyoroti bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini tengah berada dalam fase yang sangat lesu.

Hal ini, menurutnya, dapat semakin membebani masyarakat jika kebijakan kenaikan tarif pajak tetap diterapkan.

Baca Juga:
Muncul Tagar untuk Dukung Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Curiga Pemerintah Keluarkan Anggaran untuk Bayar Buzzer

"Ekonomi kita dibawah memang benaran lagi lesu pak," tambah Jansen.

Pendapat Jansen ini mendapat beragam respons dari warganet.

Banyak yang setuju dengan pandangannya dan mengapresiasi keberaniannya mengkritik kebijakan pemerintah meskipun Partai Demokrat termasuk dalam koalisi pendukung Presiden Prabowo.

Salah satu warganet dengan akun @mpu*** menulis, "Kalau Bang @jansen_jsp yg memberi saran pastilah dipertimbangkan. Ini memang serius situasi tak mendukung."

Baca Juga:
Soal Jokowi Gabung Gerindra, Adi Prayitno Sebut Ada Hal Tak Bisa Dilakukan Joko Widodo Jika Masuk Partainya Prabowo

Dukungan serupa juga datang dari akun @sba*** yang menyarankan alternatif kebijakan, yakni kenaikan pajak di sektor usaha pertambangan. "Sangat lesu, sebaiknya pajak usaha pertambangan yg dinaikkan, mana ada pengusaha tambang yg miskin," tulisnya.

Ada juga komentar datang dari akun @cat***, yang memuji sikap kritis Jansen terhadap kebijakan yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

"Ini baru aku suka dengan wacana mu lae, walaupun partai mu partai pendukung Prabowo, harus berani mengkritik kalau ada program yang tidak berpihak pada rakyat," tulisnya.

Respons positif ini mencerminkan harapan publik agar pemerintah lebih memperhatikan dampak kebijakan terhadap kehidupan masyarakat di tengah tantangan ekonomi yang ada. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Tak Permasalahkan Kebijakan Kenaikan PPN 12 Persen, Teddy Gusnaidi ke Warganet: Kalian Ngerti Gak Sih?

Teddy Gusnaidi tidak mempermasalahkan kebijakan kenaikan PPN 12 persen yang akan diterapkan pemerintah pada awal tahun2025 nanti

Muncul Tagar untuk Dukung Kenaikan PPN 12 Persen, Fedi Nuril Curiga Pemerintah Keluarkan Anggaran untuk Bayar Buzzer

Fedi Nuril menyoroti munculnya hashtag atau tagar bernarasi dukungan terhadap kebijakan kenaikan PPN 12 persen yang baru-baru ini ramai

Soal Jokowi Gabung Gerindra, Adi Prayitno Sebut Ada Hal Tak Bisa Dilakukan Joko Widodo Jika Masuk Partainya Prabowo

Menurut Adi Prayitno, partai paling rasional untuk dipilih Jokowi adalah Gerindra, namun Jokowi tidak bisa jadi king maker di sana

Denny Siregar Jelaskan Kesalahan Terbesar Pemerintahan Prabowo: Sibuk Politik Saja, Ekonomi Kedodoran

Denny Siregar memberikan pandangannya terkait kesalahan terbesar di pemerintahan saat ini, menurutnya pemerintahan tidak punya prioritas

Rocky Gerung Soal Menko Airlangga yang Sebut Kenaikan PPN Bukan Keinginan Pemerintah Namun Amanah UU: Itu Konyol Itu

Rocky Gerung berika tanggapan terkait pernyataan Menko Airlangga Hartarto, mengenai kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai atau PPN

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;