Viral! Sindikat Curanmor di Rumah Kost Sidoarjo Dibekuk, Barang Bukti dan Modus Operasi Terungkap

Viral rekaman CCTV curanmor di Sidoarjo, dua pelaku ditangkap bersama barang bukti motor dan alat pembuka gembok.
Viral rekaman CCTV curanmor di Sidoarjo, dua pelaku ditangkap bersama barang bukti motor dan alat pembuka gembok. Source: Dok. Polda Jatim

Sidoarjo, gemasulawesi - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di kawasan Sepanjang dan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. 

Modus operandi yang digunakan pelaku tergolong berani, mengincar rumah kost di area padat penduduk. 

Aksi mereka terekam kamera pengawas atau CCTV, yang kemudian viral di media sosial dan menjadi perhatian publik.

Berbekal rekaman CCTV tersebut, Tim Unit IV Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur bergerak cepat. Hasilnya, dua pelaku utama berhasil diringkus. 

Baca Juga:
Disinyalir Terjadi Kebocoran Terhadap Pengelolaan 14 Miliar Anggaran Bansosda Parigi Moutong, BPK Sebut Sebagai Pemborosan

Kabidhumas Polda Jatim, Kombes Pol Dirmanto, melalui Kaur Penum Subid Penmas, Kompol Yanuar Rizal Ardhianto, mengungkap bahwa pelaku melakukan aksinya di dua lokasi berbeda, yakni kawasan Taman dan Wonoayu.

"Aksi kedua pelaku saat mencuri kendaraan roda dua di rumah kost tersebut berhasil terekam CCTV, yang menjadi petunjuk utama untuk menangkap mereka," ujar Kompol Rizal, dikutip pada Senin, 30 Desember 2024.

Dua tersangka yang ditangkap adalah FPL (24), warga Kenjeran, Surabaya, dan AK (33), warga Semampir, Surabaya. 

Keduanya merupakan bagian dari sindikat pencurian kendaraan bermotor yang sering beraksi di beberapa lokasi di Jawa Timur. 

Baca Juga:
Rieke Diah Pitaloka Dilaporkan ke MKD Karena Kritik PPN 12 Persen, Guntur Romli: Ini Upaya Intimidasi Wakil Rakyat

Polisi juga menyebutkan bahwa mereka memiliki rekan lain yang saat ini masih dalam proses pengejaran dan telah masuk daftar pencarian orang (DPO).

Saat penangkapan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan tindak pidana mereka. 

Barang bukti tersebut meliputi tiga sepeda motor hasil curian, tiga BPKB dan STNK kendaraan, pakaian yang digunakan pelaku saat mencuri, serta rekaman CCTV. 

Selain itu, alat-alat pembuka kunci gembok dan motor turut ditemukan, menunjukkan bahwa pelaku sudah sangat berpengalaman dalam menjalankan aksinya.

Baca Juga:
Soroti Hakim yang Vonis Harvey Moeis 6,5 Tahun Penjara, Umar Hasibuan: Semoga KPK Tangkap Eko Aryanto

Kompol Rizal menambahkan bahwa kelompok ini juga terlibat dalam dua aksi pencurian lainnya di wilayah Kenjeran, Surabaya. 

"Sindikat ini cukup aktif. Mereka tidak hanya beraksi di satu lokasi, tetapi juga menyasar daerah lain di Jawa Timur," ungkapnya.

Sindikat ini menggunakan modus operandi yang terorganisir dan cenderung memanfaatkan kelengahan penghuni rumah kost. 

Mereka biasanya menyusup pada waktu tertentu ketika situasi sepi. 

Baca Juga:
Feri Amsari Tanggapi Presiden Prabowo yang Mengajak Koruptor untuk Bertobat: Makin Pidato Makin Ngawur

Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku terlihat menggunakan alat khusus untuk membuka kunci gembok kendaraan dalam waktu singkat.

Polisi juga mengungkapkan bahwa pelaku berupaya menghilangkan jejak dengan mengganti plat nomor kendaraan hasil curian sebelum dijual ke penadah. 

"Kami menemukan beberapa indikasi bahwa kendaraan curian ini sudah dipersiapkan untuk dijual ke luar kota," ujar Kompol Rizal.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya penghuni rumah kost, agar lebih waspada terhadap tindak kejahatan seperti ini. 

Baca Juga:
Dedek Prayudi Dianggap Halu Warganet Usai Jelaskan Alasan Indonesia Jadi Negara Paling Optimistis di 2025

Disarankan untuk memasang kunci tambahan pada kendaraan dan memastikan lingkungan sekitar rumah kost memiliki penerangan yang cukup. 

"Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika ada hal mencurigakan di lingkungan mereka," tambah Kompol Rizal.

Saat ini, polisi masih terus menyelidiki sindikat ini untuk menemukan keterkaitan mereka dengan aksi kejahatan lain di daerah Jawa Timur. 

Pelaku yang berstatus buron masih dalam pengejaran, dan kepolisian optimis dapat menangkap mereka dalam waktu dekat. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Disinyalir Terjadi Kebocoran Terhadap Pengelolaan 14 Miliar Anggaran Bansosda Parigi Moutong, BPK Sebut Sebagai Pemborosan

Disinyalir terjadi kebocoran anggaran pada dana Bansosda senilai puluhan miliar di Kabupaten Parigi moutong.

Diskominfosantik Sulawesi Tengah Sosialisasikan Pengembangan Desa Digital kepada Kades di Donggala

Pengembangan desa digital disosialisasikan kepada para kepala desa di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Slogan BahagiaBeragama BeragamaBahagia Dipakai oleh FKUB Sulawesi Tengah

Forum Kerukunan Umat Beragama Provinsi Sulawesi Tengah dilaporkan memakai slogan BahagiaBeragama BeragamaBahagia.

Pemprov Sulteng Berupaya Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan dengan Luncurkan Aplikasi EVAKU dan SIMADU

Tata kelola pemerintah diupayakan ditingkatkan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dengan meluncurkan aplikasi EVAKU dan SIMADU.

Konsep Mantap Berkelanjutan Digunakan pada Pembangunan Sosial di Kota Palu Sulawesi Tengah

Pembangunan sosial di Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, menggunakan konsep mantap berkelanjutan yang diterapkan di periode kedua Wali Kota Pal

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;