Viral Komplotan Maling Curi Perhiasan 1 Kilogram di Surabaya Hingga Diringkus Polisi, Begini Keterangan Korban

Komplotan maling bermodus petugas PDAM membawa kabur perhiasan senilai 1 kilogram milik korban
Komplotan maling bermodus petugas PDAM membawa kabur perhiasan senilai 1 kilogram milik korban Source: Pixabay/Ilustrasi maling

Surabaya, gemasulawesi - Viral komplotan pencuri di Surabaya menyamar sebagai petugas perusahaan daerah air minum (PDAM) untuk melakukan aksi pencurian. 

Peristiwa pencurian ini dialami oleh Hamidah (77) warga asal Jalan Ahmad Jala, Kecamatan Genteng, Kota Surabaya, sekitar pukul 10.00 WIB. 

Awalnya Hamidah sempat mencurigai ketiga pelaku tersebut yang mengaku sebagai petugas PDAM. 

Baca Juga:
Viral Razia Tempat Hiburan Malam di Banyuwangi Gegerkan Warga Hingga Polisi Sita Puluhan Botol Miras, Begini Kronologinya

Sebab Hamidah masih mengingat wajah petugas PDAM yang biasa melakukan pengecekan. 

Baca Juga:
Aksi Kecelakaan 2 Truk Menyebabkan Sopir Tewas Terjepit di Pantura Probolinggo, Begini Kronologinya

"Pelakunya malah enggak pakai seragam PDAM, tapi pakai pakaian biasa, kalau petugas biasa biasanya pakai seragam dari PDAM. Biasanya datang pakai seragam warna biru, tapi tadi malah enggak sama sekali. Ada tiga orang yang datang ke rumah untuk operasi PDAM,"  jelasnya. 

Meskipun curiga, Hamidah masih mempercayai mereka pada awalnya. 

Ia menganggap bahwa pelaku tidak akan melakukan tindakan kejahatan di rumahnya tersebut. 

Baca Juga:
Sertifikat Pagar Laut Tangerang Cacat Hukum, Langkah Tegas Pemerintah Ungkap Fakta Baru, Begini Kata Menteri ATR Nusron Wahid

"Saya enggak ada mengancam mereka. Mereka juga enggak mengancam saya dan mereka enggak bawa senjata tajam. Saya persilahkan masuk ke dalam ke meteran airnya. Karena saya pikir mereka memang petugas beneran," imbuhnya. 

Baca Juga:
Tim KPK Berhasil Menahan Suswandi Bupati Kabupaten Situbondo, Begini Tanggapan Direktur Penyidikan

Kecurigaan Hamidah malah semakin meningkat ketika jumlah orang yang masuk ke dalam rumahnya terdapat tiga orang dan awalnya bertambah satu hingga dua orang. 

Setelah itu Hamidah mengecek kotak perhiasan miliknya yang berada di dalam kamar dan menyadari bahwa jumlah berat total 1 kilogram emas telah hilang. 

Namun, ia menyebutkan jumlah pastinya saat mengkonfirmasi jumlah emasnya yang telah hilang. 

Baca Juga:
3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang Solo, Puluhan Telur Pecah dan Picu Kemacetan, Begini Kronologinya

"Perhiasan saya yang hilang. Kalung cincin yang hilang di perhiasan saya, kalau totalnya saya enggak tahu, tapi saya langsung lapor ke pihak polisi untuk kasus ini. Kalau saya enggak lapor nanti salah makin menjadi malingnya," lanjutnya. 

Kapolsek Genteng, Grandika Indera embenarkan adanya laporan tersebut yaitu terdapat modus pencurian perhiasan di rumah Hamidah. 

Yaitu modus pencurian yang dilakukan sebagai petugas PDAM. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Viral Razia Tempat Hiburan Malam di Banyuwangi Gegerkan Warga Hingga Polisi Sita Puluhan Botol Miras, Begini Kronologinya

Razia di tempat hiburan malam Banyuwangi gegerkan warga hingga pihak kepolisian berhasil sita puluhan miras ilegal.

Aksi Kecelakaan 2 Truk Menyebabkan Sopir Tewas Terjepit di Pantura Probolinggo, Begini Kronologinya

Aksi kecelakaan dua truk mengakibatkan sopir kendaraan bermuatan pasir meninggal dunia di lokasi TKP dan penyebabnya karena sopir ngantuk.

Sertifikat Pagar Laut Tangerang Cacat Hukum, Langkah Tegas Pemerintah Ungkap Fakta Baru, Begini Kata Menteri ATR Nusron Wahid

Sertifikat SHGB dan SHM pagar laut di Desa Kohod dicabut pemerintah karena dianggap melanggar aturan garis pantai.

Tim KPK Berhasil Menahan Suswandi Bupati Kabupaten Situbondo, Begini Tanggapan Direktur Penyidikan

Bupati Suswandi Kabupaten Situbondo berhasil diringkus kepolisian lantaran dugaan korupsi dana PEN dengan rekannya Eko Erlangga Jati.

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang Solo, Puluhan Telur Pecah dan Picu Kemacetan, Begini Kronologinya

Kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo akibat rem bus diduga blong. Tiga kendaraan rusak, beruntung tak ada korban jiwa.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;