Aksi Kecelakaan 2 Truk Menyebabkan Sopir Tewas Terjepit di Pantura Probolinggo, Begini Kronologinya

Aksi kecelakaan dua truk mengakibatkan sopir kendaraan bermuatan pasir meninggal dunia di lokasi TKP
Aksi kecelakaan dua truk mengakibatkan sopir kendaraan bermuatan pasir meninggal dunia di lokasi TKP Source: Pixabay/Ilustrasi kecelakaan

Probolinggo, gemasulawesi - Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di jalur pantura yang berada di Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. 

Dalam kecelakaan tersebut melibatkan truk bermuatan kayu dengan truk bermuatan pasir. 

Sehingga akibat kejadian ini menyebabkan satu orang sopir tewas di TKP. 

Kronologi kecelakaan ini bermula saat truk bermuatan kayu bernomor polisi AG 8685 EJ yang dikemudikan oleh Ghafari Ami Ummat"at (28) asal Desa Tukul, Kecamatan Plosoklaten, Kabupaten Kediri. 

Awalnya truk tersebut sedang melaju dari arah Pasuruan ke Probolinggo. 

Namun, tiba di lokasi kejadian sang sopir malah hilang kendali dan melaju dalam kecepatan yang tinggi sehingga membuat truk bermuatan kayu tersebut oleng ke kanan. 

Lalu menabrak bagian samping dump truk bernomor polisi K 9114 KC dikemudikan Yanto berasal dari Kabupaten Lumajang. 

Akibat kejadian tersebut mengakibatkan sopir truk bermuatan kayu meninggal dunia di tempat.

Selama selang tiga puluh menit, korban berhasil dikeluarkan dari dalam kendaraan dan dibawa ke kamar jenazah di RSUD Dr. Moh Saleh Kota Probolinggo. 

Pihak Kanit Gakkum Satlantas Polres, Farauk Hidayat mengatakan bahwa pihaknya sudah mendatangi dan melakukan olah TKP. 

Lantas dugaan sementara, yaitu terdapat kelalaian dari seorang sopir dalam mengendarai kendaraan. 

''Sebenarnya penyebab kecelakaan masih dalam tahapan penyidikan, untuk korban sopir yang terjepit dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian dan langsung kami evakuasi ke kamar jenazah di RSUD Dr. Moh Saleh Kota Probolinggo," jelasnya. 

Lantas banyaknya material kayu yang berhamburan di jalanan, sehingga membuat jalur lalu lintas jalan pantura Probolinggo menuju Pasuruan sempat mengalami kemacetan yang panjang. 

Namun kini jalur lalu lintas sudah dinyatakan normal kembali usai kecelakaan tersebut. 

''Kami juga mengimbau kepada pengguna jalan dan masyarakat untuk menepi dan beristirahat terlebih dahulu apabila dalam kondisi kelelahan atau mengantuk. Jangan dipaksakan agar tidak merugikan diri sendiri dan orang lain di jalan raya,'" imbuhnya. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Sertifikat Pagar Laut Tangerang Cacat Hukum, Langkah Tegas Pemerintah Ungkap Fakta Baru, Begini Kata Menteri ATR Nusron Wahid

Sertifikat SHGB dan SHM pagar laut di Desa Kohod dicabut pemerintah karena dianggap melanggar aturan garis pantai.

Tim KPK Berhasil Menahan Suswandi Bupati Kabupaten Situbondo, Begini Tanggapan Direktur Penyidikan

Bupati Suswandi Kabupaten Situbondo berhasil diringkus kepolisian lantaran dugaan korupsi dana PEN dengan rekannya Eko Erlangga Jati.

3 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang Solo, Puluhan Telur Pecah dan Picu Kemacetan, Begini Kronologinya

Kecelakaan beruntun di Tol Semarang-Solo akibat rem bus diduga blong. Tiga kendaraan rusak, beruntung tak ada korban jiwa.

Viral Seorang Bocah SD di Jember Jadi Korban Bullying, Diduga Tubuh Terendam Air Got, Ternyata Ini Faktanya

Bocah SD diduga menjadi korban bullying hingga tubuh tenggelam di air got dekat rumah orangtuanya hingga pelaku berupaya kabur.

Geger! Polda Riau Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Golden Crescent yang Dikendalikan dari Lapas, 2 Tersangka Ditangkap

Polda Riau sita 1,064 kg sabu dari jaringan narkotika internasional. Sindikat dikendalikan narapidana dalam lapas.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;