Viral Seorang Bocah SD di Jember Jadi Korban Bullying, Diduga Tubuh Terendam Air Got, Ternyata Ini Faktanya

Bocah SD diduga menjadi korban bullying hingga tubuh tenggelam di air got dekat rumah orangtuanya
Bocah SD diduga menjadi korban bullying hingga tubuh tenggelam di air got dekat rumah orangtuanya Source: Pixabay/Ilustrasi bullying

Jember, gemasulawesi - Sebuah video viral menampilkan seorang bocah SD yang dikelilingi oleh beberapa remaja. 

Bocah kelas 6 SD di Jember tersebut diduga terkait dengan kasus bullying. 

Saat ditemukan orangtuanya, tubuh bocah SD terendam di saluran irigasi hingga terlihat di kepalanya saja. 

Baca Juga:
Seorang Komandan Hamas yang Sebelumnya Dilaporkan Tewas Muncul Kembali dalam Keadaan Hidup

Korban kemudian mendapatkan perawatan medis, namun belum sadarkan diri. Video berdurasi 45 detik menjadi viral di akun instagram @jember24jam.

Baca Juga:
Pejabat PBB Sebut Membutuhkan Lebih Banyak Dana untuk Gaza Guna Mempertahankan Aliran Bantuan

Insiden ini terjadi di lapangan Desa Pondok Dalem, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. 

Setelah dilakukan penelusuran ternyata korban sedang bersama lima temannya yang melakukan pesta miras atau minuman keras. 

Korban ternyata mabuk hingga tak sadarkan diri. 

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Mengepung dan Menembaki Rumah di Kota Qabatiya Tepi Barat

Remaja yang mencapai perut korban itu berusaha menyadarkan korban dan mengeluarkan miras dari tubuh korban. 

Baca Juga:
Geger! Polda Riau Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Golden Crescent yang Dikendalikan dari Lapas, 2 Tersangka Ditangkap

Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Semboro, Andreas Suryo Rubedo. 

"Karena korban tak sadarkan diri, maka dilakukanlah upaya menyadarkan diri oleh temannya dengan cara menekan perut korban dan cara menempelkan kaki ke perut," ungkapnya. 

"Untuk mengeluarkan cairan minuman keras dari dalam perut, jadi akan seperti itu," lanjutnya. 

Baca Juga:
Heboh! Bimbingan Belajar di Makassar Sebar Hoaks Biaya Masuk Akpol untuk Kepentingan Bisnis, Pelaku Terancam Hukuman Berat

Dia juga mengatakan bahwa cairan alkohol dalam tubuh korban sudah keluar, tapi korban masih teler akibat miras. 

Alih-alih dibawa pulang, para remaja tersebut membawa korban pergi karena takut terhadap orang tua korban. 

Korban dibawa ke saluran irigasi dekat rumah korban di kawasan Dusun Pondokrampal, Desa Pondojoyo, Kecamatan Semboro, Kabupaten Jember. 

"Karena kondisinya mau malam hari,akhirnya para remaja ini membawa korban pulang, tetapi tidak sampai ke rumahnya, karena takut ketahuan orangtuanya," jelasnya. 

Saat berada di saluran irigasi, mereka sudah dikepergok oleh ibu korban. 

"Ketika korban sedang dimandikan, orangtuanya mengetahui putranya berada di sebelah rumahnya tepatnya di saluran irigasi," ungkapnya. 

Kemudian ibu korban langsung menolong anak di saluran irigasi tersebut dan dibawa ke Puskesmas Semboro. (*/Ayu Sisca Irianti) 

...

Artikel Terkait

wave

Geger! Polda Riau Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Golden Crescent yang Dikendalikan dari Lapas, 2 Tersangka Ditangkap

Polda Riau sita 1,064 kg sabu dari jaringan narkotika internasional. Sindikat dikendalikan narapidana dalam lapas.

Heboh! Bimbingan Belajar di Makassar Sebar Hoaks Biaya Masuk Akpol untuk Kepentingan Bisnis, Pelaku Terancam Hukuman Berat

ASN Institute di Makassar sengaja sebarkan informasi palsu biaya Akpol. Polisi amankan pelaku dan terancam pidana enam tahun.

Aksi Pembobolan Rumah di Blitar Terungkap, Polisi Berhasil Bekuk Pelaku dan Temukan Barang Curian, Begini Kronologinya

Polres Blitar ungkap kasus pembobolan rumah. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan, barang bukti lengkap telah diamankan.

Viral! Seorang Pria di Jakarta Utara Tembak Mati Kucing dengan Senapan Angin, Alasan Mengejutkan Terungkap

Kucing tewas ditembak senapan angin, pelaku dijerat Pasal 302 dan 406 KUHP. Kasus ini viral di media sosial.

Mobil Berpelat Dinas Kemenhan Tabrak 4 Orang di Jakarta Barat, Satu Korban Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku yang Melarikan Diri

MSK, anak pegawai Kemenhan, menabrak empat orang dengan mobil dinas hingga menyebabkan satu korban meninggal dan lainnya terluka.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;