Kejam! Pengendara Pelat Merah Terekam Tendang Anak dari Motor hingga Jatuh dan Terluka Parah, Polisi Buru Pelaku yang Kabur

Ilustrasi. Polisi selidiki kasus tabrak lari Duren Sawit, pelaku tendang korban dari motor dan melarikan diri dengan sepeda motor.
Ilustrasi. Polisi selidiki kasus tabrak lari Duren Sawit, pelaku tendang korban dari motor dan melarikan diri dengan sepeda motor. Source: Foto/Pixabay

Jakarta Timur, gemasulawesi - Kasus tabrak lari yang terjadi di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, belum lama ini menjadi sorotan publik karena melibatkan seorang anak sebagai korban. 

Kejadian bermula ketika seorang pria yang mengendarai sepeda motor berpelat merah melaju di jalan kawasan Duren Sawit. Pria tersebut diduga menabrak seorang anak yang saat itu berada di pinggir jalan.

Setelah insiden tersebut, pelaku turun dari sepeda motornya dan mendekati korban. Dengan nada yang terkesan bersahabat, ia meminta agar masalah tersebut diselesaikan secara kekeluargaan untuk menghindari konflik lebih lanjut. 

Beberapa warga yang melihat kejadian itu pun menyarankan agar pelaku membawa korban ke rumahnya guna menyelesaikan permasalahan secara baik-baik.

Baca Juga:
MTI Pusat Sebut Hanya Presiden dan Wapres RI Saja yang Seharusnya Dapat Hak Patwal, Begini Alasannya

Namun, apa yang terjadi kemudian sangat tidak terduga. Pelaku membonceng korban di sepeda motornya. Dalam perjalanan menuju rumah korban, pelaku mulai menunjukkan gelagat mencurigakan. 

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, pelaku secara perlahan memindahkan posisi korban ke ujung jok motor. Tindakan ini tampak disengaja untuk mempersiapkan aksinya berikutnya.

Ketika korban sudah berada di posisi yang rentan di ujung jok, pelaku tiba-tiba menendang kaki korban hingga terjatuh di tengah jalan. 

"Pelaku terlihat dengan sengaja menendang korban sehingga jatuh dari motor. Setelah itu, pelaku langsung mempercepat laju kendaraannya tanpa memedulikan kondisi korban," ungkap Kombes. Pol. Nicolas Ary Lilipaly, Kapolres Metro Jakarta Timur, dalam keterangannya pada Selasa, 28 Januari 2025.

Baca Juga:
Tidak Puas dengan Pemotongan Anggaran Kementerian, Denny Siregar Minta Prabowo Rampingkan Kabinet: Itu Bisa Menghemat

Warga yang melihat korban terjatuh langsung bergegas memberikan pertolongan. Korban diketahui mengalami luka-luka akibat jatuh dari motor. 

Sementara itu, pelaku sempat menoleh ke belakang untuk melihat kondisi korban, namun bukannya berhenti untuk memberikan bantuan, ia justru kabur meninggalkan lokasi kejadian dengan kecepatan tinggi.

Penyelidikan atas kasus ini langsung dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Timur. Petugas mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari petunjuk, termasuk mengecek rekaman kamera CCTV yang terpasang di sekitar lokasi. 

Namun, proses identifikasi pelaku terkendala karena rekaman CCTV menunjukkan pelat nomor kendaraan pelaku dalam kondisi buram, sehingga sulit terbaca dengan jelas.

Baca Juga:
Heboh 7 Pria Keroyok Seorang Petugas SPBU di Surabaya Jatim, Pelaku Tak Terima Dilarang Merokok di Area SPBU

"Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut. Rekaman CCTV memang menjadi bukti penting, tetapi pelat nomor yang tidak terlihat jelas membuat proses identifikasi menjadi lebih sulit," ujar Kombes. Pol. Nicolas. 

Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan dari sejumlah saksi mata yang berada di lokasi kejadian untuk memperkuat bukti.

Kasus ini memicu perhatian publik, terutama karena pelaku menunjukkan tindakan yang sangat tidak manusiawi dengan menendang korban hingga terjatuh dan meninggalkannya tanpa bantuan. Polisi berkomitmen untuk mengungkap identitas pelaku secepat mungkin. 

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait pelaku untuk segera melapor ke pihak berwajib," tambah Nicolas.

Baca Juga:
Mahfud MD Minta Menteri yang Terlibat Pembuatan HGU Laut Berani Bongkar Pelaku: Tak Perlu Menutupi Kasus

Hingga saat ini, upaya pengejaran terhadap pelaku masih berlangsung. Aparat berharap masyarakat dapat bekerja sama memberikan informasi yang relevan untuk mempercepat proses penyelidikan. 

Pelaku yang terlibat dalam insiden ini diharapkan segera tertangkap dan mendapat hukuman yang setimpal sesuai dengan hukum yang berlaku. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Heboh 7 Pria Keroyok Seorang Petugas SPBU di Surabaya Jatim, Pelaku Tak Terima Dilarang Merokok di Area SPBU

Insiden pengeroyokan seorang petugas SPBU di Surabaya yang dilakukan oleh tujuh pria, disebutkan karena korban melarang pelaku merokok

Sierra Sky View di Gowa Menjadi Pilihan Favorit Wisatawan saat Liburan Akhir Pekan dan Hari Raya Imlek 2025

Saat liburan akhir pekan dan Hari Raya Imlek 2025, Sierra Sky View di Kabupaten Gowa, Sulsel, menjadi pilihan favorit wisatawan.

Pemkab Gorontalo Utara Siapkan Anggaran Sebesar 1 Miliar Rupiah untuk Merealisasikan Program Makan Bergizi Gratis

Anggaran sebesar 1 miliar rupiah disiapkan oleh Pemkab Gorontalo Utara untuk merealisasikan program Makan Bergizi Gratis atau MBG.

Bupati Sigi Ajak Semua Pihak Bersama-Sama Meningkatkan Pelayanan Publik kepada Masyarakat

Semua pihak diajak oleh Bupati Sigi untuk bersama-sama meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat dalam pembangunan daerah.

Kecelakaan Maut di Palmerah, Anak ASN Kemenhan yang Tabrak 4 Orang Saat Gunakan Mobil Dinas Resmi Ditetapkan Tersangka

Kecelakaan beruntun di Palmerah, anak ASN Kemhan MSK jadi tersangka setelah menabrak beberapa korban.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;