Anggota Komisi II DPR dan KPU Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Masyarakat di Parigi Moutong

Ket. Foto: KPU RI beserta Anggota Komisi II DPR Melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong
Ket. Foto: KPU RI beserta Anggota Komisi II DPR Melakukan Sosialisasi Pendidikan Pemilih kepada Masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong Source: (Foto/ANTARA/Moh Ridwan)

Parigi Moutong, gemasulawesi – KPU RI dan anggota Komisi II DPR mensosialisasikan pendidikan pemilih kepada masyarakat di Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, sebagai bagian dari upaya penguatan demokrasi kepemiluan.

Dalam keterangannya saat membuka kegiatan sosial pendidikan pemilih berkelanjutan tahun 2025 di Parigi Moutong, anggota Komisi II DPR, Longki Djanggola, mengatakan kegiatan ini adalah bentuk kemitraan dalam membantu KPU mengedukasi pemilih agar tujuan demokrasi dalam negeri semakin kuat.

Dia menerangkan kegiatan itu bukan hanya sekadar agenda seremonial, melainkan wujud nyata membangun demokrasi yang berintegritas, partisipatif, dan sehat.

Menurutnya, pemilu merupakan fondasi dari kedaulatan rakyat dan kualitasnya sangat ditentukan dari partisipasi yang dilakukan masyarakat maupun penyelenggara pemilihan dalam menyikapi dinamika politik.

Baca Juga:
Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulsel Membekuk Buronan Mantan Kades Siatu Kabupaten Tojo Una-Una atas Kasus Dugaan Korupsi

Dikutip dari Antara, dia menyatakan di era kontemporer ini tidak hanya menghadapi tantangan klasik seperti politik uang tetapi juga tantangan baru seperti polarisasi identitas, manipulasi opini melalui media sosial, dan disinformasi digital.

Maka pendidikan politik harus menjadi instrumen yang strategis dalam hal membentuk karakter pemilih yang kritis, sadar, dan bertanggung jawab.

“Selalu diperdebatkan,” ujarnya.

Diketahui hal tersebut diperdebatkan dalam rapat dengar pendapat yang dilakukan bersama dengan penyelenggara teknis pemilu atau KPU.

Baca Juga:
Bupati Parigi Moutong Optimalkan Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi kepada Masyarakat

Dia menambahkan maka sebagai mitra strategis KPU wajib membantu lembaga negara itu mengedukasi pemilih.

Dia menambahkan terutama pemilih pemula yang akan mengikuti proses pemilu yang akan datang.

Diketahui Longki juga berasal dari daerah pemilihan atau dapil Sulawesi Tengah. Dia melanjutkan pembangunan demokrasi tidak dapat dilakukan secara instan.

“Kerja sama diperlukan,” katanya.

Baca Juga:
Kepala Bidang Kesehatan PPIH dari Debarkasi Makassar Imbau Jemaah Haji yang Tiba dan Alami Gejala Sakit Segera Memeriksakan Diri

Dia melanjutkan dan juga memerlukan kesadaran secara kolektif  serta membutuhkan edukasi yang berkelanjutan.

Dia menyatakan forum ini juga menjadi titik tolak untuk memperkuat literasi politik masyarakat, membangun integritas dalam setiap proses demokrasi, mendorong partisipasi aktif masyarakat, baik di tingkat nasional maupun daerah. (Antara)

...

Artikel Terkait

wave

Disdikbud Parimo Siapkan Rp 3 Miliar untuk Seragam Gratis bagi 15.400 Siswa SD dan SMP Baru Tahun 2025

Disdikbud Parigi Moutong mengabarkan bahwa Pemkab mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar untuk pengadaan seragam sekolah gratis

Disdikbud Parimo Tegaskan Larangan Pungutan Biaya Pengambilan Ijazah demi Wujudkan Pendidikan yang Adil dan Transparan

Disdikbud Parimo tegaskan larangan tegas ke satuan pendidikan di wilayahnya agar tidak melakukan pungutan biaya saat pengambilan ijazah

Disdikbud Parimo Tegaskan Larangan Menahan Ijazah dan Menarik Biaya dari Siswa

Disdikbud Parimo tegaskan sekolah dilarang tarik biaya atau tahan ijazah siswa. Biaya ijazah ditanggung dana BOS, siswa berhak terima gratis.

Tim Tabur Kejaksaan Tinggi Sulsel Membekuk Buronan Mantan Kades Siatu Kabupaten Tojo Una-Una atas Kasus Dugaan Korupsi

Buronan yang merupakan mantan Kades Siatu Kabupaten Tojo Una-Una dibekuk oleh Tim Tabur Kejati Sulsel atas kasus dugaan korupsi.

Bupati Parigi Moutong Optimalkan Pelayanan Publik dan Keterbukaan Informasi kepada Masyarakat

Pelayanan publik dan keterbukaan informasi kepada masyarakat dioptimalkan oleh Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;