Bappelitbangda Parigi Moutong Pacu Kolaborasi Lintas Sektor Guna Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem di Parimo

Bappelitbangda Parigi Moutong Pacu Kolaborasi Lintas Sektor Guna Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem di Parimo
Bappelitbangda Parigi Moutong Pacu Kolaborasi Lintas Sektor Guna Menekan Angka Kemiskinan Ekstrem di Parimo Source: Gemasulawesi.com

Parigi Moutong, gemasulawesi - Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) menyatakan bahwa penanggulangan kemiskinan ekstrem menjadi salah satu prioritas utama dalam agenda pembangunan daerah.

Langkah-langkah intervensi terus dioptimalkan melalui berbagai program yang bersifat kolaboratif dan melibatkan lintas sektor. Pendekatan ini dilakukan demi memastikan bahwa upaya pengentasan kemiskinan dapat memberikan hasil yang nyata dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat miskin, terutama di wilayah terpencil.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Bappelitbangda Parigi Moutong, Irwan, pada Rabu, 14 Mei 2025. Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri, melainkan harus melibatkan berbagai pihak untuk menangani isu kemiskinan ekstrem secara lebih komprehensif dan terstruktur.

“Kemiskinan salah satu isu yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah (pemda), oleh sebab itu penanganannya dilakukan secara kolaborasi melalui lintas sektor,” jelas Irwan.

Menurut Irwan, dalam tiga tahun terakhir, angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Parigi Moutong menunjukkan tren penurunan yang cukup signifikan.

Dari angka 6,2 persen, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 1,3 persen pada tahun 2024. Penurunan ini merupakan hasil dari sejumlah program intervensi yang dilaksanakan secara terintegrasi, termasuk upaya-upaya pemberdayaan masyarakat yang difokuskan pada kelompok rentan.

Salah satu program unggulan yang memberikan kontribusi besar terhadap capaian tersebut adalah Gerakan Cepat Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat.

Program ini menjadi wadah intervensi langsung terhadap warga yang tergolong dalam kategori miskin ekstrem, melalui pendekatan peningkatan kapasitas dan produktivitas warga miskin dengan dukungan dana hibah dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sebesar Rp8 miliar.

“Dari program gerakan cepat pengentasan kemiskinan berbasis pemberdayaan masyarakat, sekitar 813 kepala keluarga (KK) diintervensi,” ujarnya.

Irwan merinci bahwa 813 kepala keluarga penerima manfaat program tersebar di lima kecamatan, yaitu Palasa, Tinombo, Tinombo Selatan, Sidoan, dan Tomini.

Kelima wilayah tersebut menjadi target utama karena memiliki tingkat kerentanan ekonomi yang relatif tinggi dibanding daerah lainnya. Intervensi dilakukan melalui berbagai bentuk bantuan, mulai dari penguatan ekonomi lokal hingga peningkatan akses terhadap layanan dasar.

Selain itu, pemerintah juga melakukan langkah strategis lainnya seperti pembukaan akses jalan menuju wilayah pemukiman Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang berada di kawasan pegunungan.

Upaya ini dianggap penting untuk mendorong pergerakan ekonomi lokal dan memperkuat keterhubungan antarwilayah, yang sebelumnya terisolasi karena keterbatasan infrastruktur.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan secara umum di Kabupaten Parigi Moutong juga mengalami penurunan bertahap selama lima tahun terakhir. Pada tahun 2020, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 17 persen.

Kemudian, angka ini turun menjadi 14,6 persen pada tahun 2023, dan kembali menurun menjadi 14,2 persen pada tahun 2024. Angka-angka tersebut menunjukkan bahwa kebijakan dan program yang dijalankan mulai menunjukkan dampak yang positif terhadap kesejahteraan masyarakat secara luas.

...

Tags

Artikel Terkait

wave

200 Guru Paud di Parigi Moutong Ikuti Pelatihan Kurikulum Merdeka untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Sebanyak 200 guru Paud di Parigi Moutong ikuti pelatihan implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Pendampingan PAUD di Parimo Dibekali Pemahaman IKM dan Teknologi AI untuk Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Disdikbud Parimo gelar pendampingan IKM bagi 200 guru PAUD, kenalkan pemanfaatan AI untuk penyusunan perangkat ajar dan Kurikulum Merdeka.

Bappelitbangda Parigi Moutong Kawal Ketat Konsistensi Perencanaan Hingga Realisasi Anggaran dalam Dokumen APBD

Upaya menjaga konsistensi perencanaan pembangunan daerah terus menjadi fokus Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Kabupaten Parigi Moutong

Bappelitbangda Parigi Moutong Susun RPJMD 2023-2030, Prioritaskan Industrialisasi Pertanian dan Zona Tambang

Bappelitbangda Parigi Moutong susun dokumen RPJMD 2025–2030 sebagai arah pembangunan jangka menengah daerah.

Disdikbud Parigi Moutong Larang Study Tour, Wisuda, dan Perpisahan demi Keselamatan serta Keringanan Biaya

Disdikbud Parigi Moutong keluarkan edaran larangan study tour, wisuda, & perpisahan di seluruh satuan pendidikan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;