Unej Tarik Mahasiswa KKN Kolaboratif dari Lumajang Akibat Maraknya Pencurian Motor

Mahasiswa KKN Kolaboratif di salah satu desa di Lumajang
Mahasiswa KKN Kolaboratif di salah satu desa di Lumajang Source: (Foto/ANTARA)

Daerah, gemasulawesi - Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Jember memutuskan untuk menarik seluruh mahasiswa yang terlibat dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Keputusan ini diambil menyusul meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di wilayah tersebut belakangan ini. Kondisi tersebut dinilai dapat membahayakan keamanan mahasiswa peserta KKN.

Dengan penarikan ini, seluruh mahasiswa akan dipulangkan lebih awal dari lokasi penugasan untuk mengantisipasi risiko kehilangan kendaraan maupun ancaman keselamatan lainnya.

Sekretaris LP2M Unej mengatakan, “Keputusan ini kami ambil karena sudah dua kali terjadi pencurian motor milik mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025, dan pada Jumat (8/8) kemarin, motor milik warga juga hilang di sekitar posko KKN.”

Baca Juga:
Pemerintah Naikkan Anggaran Sekolah Rakyat 2026, Perluas Fasilitas dan Tambah Ratusan Titik Baru

Ia menegaskan bahwa keputusan itu bertujuan menjaga rasa aman para mahasiswa yang tengah menjalani KKN Kolaboratif di Kota Pisang.

Selain itu, langkah tersebut juga dianggap sebagai wujud perlindungan pihak kampus terhadap peserta KKN yang berada di wilayah tersebut.

Ia menjelaskan, "Kami sudah menggelar rapat secara daring dengan organisasi perangkat daerah (OPD) Lumajang dan PIC dari kampus pengirim KKN Kolaboratif bahwa hasil keputusan bersama menarik seluruh mahasiswa KKN di Lumajang hari ini."

Menurutnya, rangkaian kejadian pertama, kedua, dan ketiga memiliki pola dan modus hampir serupa sehingga diyakini bukan sekadar kebetulan.

Baca Juga:
Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Eksploitasi Seksual Anak di Jakarta Barat, 10 Pelaku Ditangkap

Ia menegaskan, hilangnya sepeda motor mahasiswa bukan akibat kelalaian, terlebih lagi terjadi di lokasi yang tergolong aman.

Ia mengatakan, "Situasi ini adalah kesempatan bersama untuk memperbaiki kondusivitas keamanan di Lumajang. Bukan berarti kami menilai Lumajang buruk, namun kami berharap pemkab dan aparat kepolisian setempat dapat mengambil langkah perbaikan."

Berdasarkan hasil rapat tersebut, seluruh PTN maupun PTS sepakat menarik mahasiswanya dari 105 desa dengan jumlah total 1.328 orang.

Ia menjelaskan, "KKN Kolaboratif dimulai pada 15 Juli 2025 dan semestinya berakhir 20 Agustus 2025, tetapi karena maraknya curanmor, mahasiswa ditarik. Kebijakan ini hanya berlaku di Lumajang, sedangkan di wilayah lain tetap sesuai jadwal."

Baca Juga:
Ekonomi RI Diprediksi Tumbuh 5,1–5,2 Persen di 2025, Didorong Konsumsi dan Investasi

Seperti diketahui, telah terjadi pencurian kendaraan bermotor terhadap mahasiswa peserta KKN Kolaboratif 2025 di Kabupaten Lumajang.

Kasus pertama menimpa mahasiswa di Desa Alun-Alun, Kecamatan Ranuyoso, dengan dua sepeda motor yang hilang. (*/ANTARA)

...

Artikel Terkait

wave

Patroli Gabungan Gagalkan Aksi Bom Ikan di Talatako, Dua Pelaku Ditangkap

Petugas gabungan Satpolairud dan Dinas Perikanan Tojo Una-Una berhasil menangkap dua pelaku pengeboman ikan dalam patroli laut rutin.

Komnas HAM Soroti Vonis Mati untuk In Dragon dalam Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan di Pariaman

Komnas HAM menilai vonis mati terhadap In Dragon melanggar nilai HAM, meski mengakui perlunya hukuman tegas atas tindak kejahatannya.

Klarifikasi Bupati Pati: Kenaikan PBB Tak Diberlakukan untuk Semua Wajib Pajak

Bupati Pati, Sudewo, luruskan isu kenaikan PBB-P2 dan tegaskan komitmen benahi infrastruktur serta ajak warga jaga kondusivitas.

Harapan Terakhir PSU Papua: Wamendagri dan KPU Pastikan Kelancaran Proses

Wamendagri Ribka Haluk berharap PSU di Papua jadi yang terakhir, KPU pastikan logistik dan pelaksanaan berjalan lancar di seluruh wilayah.

Belajar dari Pemakzulan Fadli Hasan, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid Bisa Bernasib Sama

Belajar dari kasus Fadli Hasan, Wabup Parigi Moutong Abdul Sahid berpotensi besar dimakzulkan akibat langkah blunder permintaan fee.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;