Marak Aktivitas PETI, Kapolres dan Bupati Parigi Moutong Kompak Bungkam Saat Dikonfirmasi Wartawan

Ket Foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase (Kiri) dan Kapolres Parigi Moutong, Hendrawan (Kanan)
Ket Foto: Bupati Parigi Moutong Erwin Burase (Kiri) dan Kapolres Parigi Moutong, Hendrawan (Kanan) Source: (Foto/Dok Pribadi)

Parigi Moutong, gemasulawesi – Maraknya aktivitas PETI di Parigi moutong seolah tidak mendapatkan tanggapan serius dari Kapolres dan Bupati Parigi moutong.

Padahal, berkaitan dengan persoalan maraknya PETI di Kabupaten Parigi Moutong, Polda kepada sejumlah media saat dikonfirmasi berjanji akan menindak tegas.

“Kita anti ilegalitas di seluruh wilayah Sulteng, berkaitan dengan Parigi moutong kita sudah sampaikan pada Kapolres baru. Ini bukan hanya janji ya, tapi kita bisa memberi bukti, prinsip kita anti ilegalitas,” ungkap Kapolda Sulteng, Agus Nugroho beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Tidak Tersentuh Hukum, Ini Tiga Nama Dibalik Pergerakan Tiga Titik PETI di Parigi Moutong

Janji Kapolda Sulteng tersebut, bertolak belakang dengan aksi bungkam dari Kapolres Parigi Moutong saat coba dikonfirmasi sejumlah media berkaitan dengan langkah tegas yang akan dilakukan oleh pihak Kepolisian dalam menindak tegas PETI.

Hal Itu juga membuktikan, tidak seriusnya pihak kepolisian memberantas keberadaan PETI di Parigi moutong.

Demikian juga dengan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase, dimana dalam salah satu program unggulannya Adalah memberantas ilegal logging, ilegal mining dan ilegal fishing.

Baca Juga:
Pemkab Sigi Pastikan Tambang Emas Ilegal di Wilayahnya Telah Ditutup dan Fokus Jaga Kawasan Konservasi

Aksi bungkamnya menyiratkan ketidak mampuan Bupati Parigi moutong, Erwin Burase dalam mengatasi persoalan PETI yang lagi marak diberitakan.

Untuk diketahui keberadaan PETI sudah menjadi sorotan sejak lama, hingga saat ini belum ada sanksi tegas diberikan.

Sempat beberapa alat berat ditahan tetap setelah beberapa waktu tiba-tiba lepas dan kembali disinyalir beroperasi di Lokasi tambang ilegal.

Hingga berita ini diterbitkan, Kapolres Parigi moutong, Hendrawan Agustian dan Bupati Parigi Moutong, Erwin Burase belum membalas konfirmasi wartawan ke nomor WA nya tanggal 25 Agustus 2025. (fan)

...

Artikel Terkait

wave

Dinas Pendidikan Parigi Moutong Menyediakan Bantuan ke 53 Lembaga PAUD dan PKBM untuk Akreditasi Serta Belum yang Terakreditasi

Dinas Pendidikan Parigi Moutong membantu 53 lembaga PAUD dan PKBM dalam proses akreditasi, mengikuti sistem kuota dari BAN-PDM tahun ini.

Tidak Tersentuh Hukum, Ini Tiga Nama Dibalik Pergerakan Tiga Titik PETI di Parigi Moutong

Tiga nama pengelola PETI Parigi Moutong hingga saat ini leluasa merambah Sumber Daya Mineral emas dan tidak tersentuh hukum.

Puting Beliung Rusak 146 Rumah di Serdang Bedagai, Warga dan Pemerintah Bergerak Cepat

Angin puting beliung di Serdang Bedagai merusak ratusan rumah, pemerintah dan warga segera lakukan penanganan dan pendataan dampak.

Lanud Pattimura Bagikan 250 Paket Beras untuk Warga Kurang Mampu di Ambon

Lanud Pattimura salurkan bantuan beras kepada masyarakat kurang mampu, mempererat hubungan dan dukung kesejahteraan sosial warga sekitar.

Konflik Hunuth, Ambon: Bantuan Pengungsi dan Penanganan Keamanan

Dinsos Ambon salurkan bantuan pengungsi konflik Hunuth, sementara aparat TNI-Polri dikerahkan untuk meredam bentrokan antarkelompok warga.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;