SMART GOV dan CITIGOV untuk Tekan Kebocoran PAD di Parigi Moutong

Ket Foto: Kepala Bapenda Parigi Moutong, Moh Yasir
Ket Foto: Kepala Bapenda Parigi Moutong, Moh Yasir Source: (Foto/Firman)

Parigi moutong, gemasulawesi - Pemerintah Daerah Parigi Moutong melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus memacu transformasi digital dalam sektor perpajakan.

Langkah ini diwujudkan melalui penguatan aplikasi SMART GOV dan CITIGOV yang dirancang untuk mempermudah masyarakat sekaligus memastikan transparansi pengelolaan keuangan daerah.
‎
Kepala Bapenda Parigi Moutong, Muhammad Yasir, menjelaskan bahwa kehadiran platform digital ini merupakan jawaban atas kebutuhan efesiensi waktu, tenaga, dan biaya bagi para wajib pajak. Selain aspek layanan, digitalisasi ini menjadi instrumen krusial dalam mencegah potensi kebocoran pendapatan daerah.
‎
"Kami sudah menerapkan sistem non-tunai melalui aplikasi SMART GOV. Bahkan, terbaru kami telah membuka beberapa kanal pembayaran baru di ritel modern hingga platform digital e-commerce di Indonesia," ujar Kepala Bapenda Parigi moutong, Moh Yasir di Parigi, beberapa waktu lalu.

Baca Juga:
Doktrin Baru Pendapatan Parigi Moutong, Menakar Kompas Fiskal 2024-2026

Memutus Kendala Jarak
‎
Salah satu keunggulan dari sistem berbasis teknologi ini adalah kemampuannya memangkas birokrasi dan jarak geografis. Warga Parigi Moutong yang berada di luar daerah kini tidak perlu lagi pulang ke kampung halaman hanya untuk menunaikan kewajiban perpajakannya.
‎
‎Menurut Yasir, integrasi dengan e-commerce memungkinkan wajib pajak melakukan transaksi dengan nominal yang cukup signifikan, mencapai Rp300 juta. Hal ini dianggap sebagai solusi praktis bagi pemilik objek pajak di Parigi Moutong yang berdomisili di kota lain. 
‎"Sehingga tidak ada lagi kendala untuk bayar pajak," imbuhnya.

Baca Juga:
Bapenda Parigi Moutong Ancang-ancang Tarik Pajak Air Tanah Mulai 2026


‎
Ekspansi Layanan dan Sinergi Perbankan
‎
Dalam upaya memperluas jangkauan, Bapenda juga telah menjalin kemitraan strategis dengan sektor perbankan. Saat ini, layanan pembayaran pajak daerah sudah terintegrasi melalui ATM Bank Sulteng. Yasir menambahkan bahwa pihaknya tengah memproses kerja sama serupa dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk semakin memperbanyak pilihan kanal pembayaran.
‎
Penerapan teknologi digital ini diproyeksikan akan berjalan secara penuh dan efektif pada tahun depan. Yasir menekankan bahwa orientasi utama dari kebijakan ini adalah menciptakan tata kelola pajak daerah yang lebih transparanssi dan akuntabel.
‎
Digitalisasi Retribusi OPD
‎
Tak berhenti pada sektor pajak, Bapenda Parigi Moutong juga tengah menyiapkan ekspansi digitalisasi ke sektor retribusi. Aplikasi pembayaran retribusi khusus untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil akan segera diluncurkan dalam waktu dekat.
‎
Dengan sistem baru ini, aliran dana dari retribusi tidak lagi melalui perantara Bapenda, melainkan langsung masuk ke kas daerah. "Kami ingin memastikan tidak ada kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD). Jadi, dalam waktu dekat aplikasi retribusi ini akan kami luncurkan," pungkasnya. (adv)

...

Artikel Terkait

wave

Doktrin Baru Pendapatan Parigi Moutong, Menakar Kompas Fiskal 2024-2026

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Parigi Moutong resmi menetapkan "kompas" baru bagi arah kebijakan fiskal daerah

Bapenda Parigi Moutong Ancang-ancang Tarik Pajak Air Tanah Mulai 2026

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mulai memasang kuda-kuda untuk mengimplementasikan pemungutan pajak air tanah.

Dugaan Oknum Bhabinkamtibmas Bekingi Tambang Ilegal: Ujian Serius Bagi Citra Polri di Lambunu

Isu PETI diParigi moutong dibekingi aparat menguat, paska terungkapnya sejumlah nama oknum Bhabinkamtibmas dalam penelusuran sejumlah media

Misteri "Orang Besar" di Balik Gusti dan Ripay: Pungli PETI Karya Mandiri Berjalan Mulus?

Dua nama pengumpul fee 12 persen terhadap pelaku PETI di Desa Karya Mandiri hingga saat ini belum tersentuh hukum.

Skandal Nepotisme di Kantor Wakil Bupati Parimo: Proyek Rehab Diduga "Diatur" untuk Keponakan Sendiri

Aroma Nepotisme menguat paska teridentifikasi ponakan Wabup mengerjakan Rehab ruangan wakil bupati Parigi moutong.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;