Dinkes Gelar Peningkatan SDM Pengelola Puskesmas Parigi Moutong

<p>Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Kesehatan Tradisional Puskesmas.</p>
Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengelola Kesehatan Tradisional Puskesmas.

Parigi moutong, gemasulawesi.comDinas kesehatan Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) menggelar peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia atau SDM pengelola Puskesmas.

“Kegiatan ini terkhusus untuk pengelola kesehatan tradisional Puskesmas di seluruh Kabupaten Parigi Moutong,” ungkap Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Parigi Moutong, Revi J.N Tilaar, saat pembukaan pertemuan peningkatan kapasitas pengelola kesehatan tradisional Puskesmas, di Hotel Lidya, Senin 9 Maret 2020.

Ia melanjutkan, pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang. Tujuannya, agar dapat mewujudkan peningkatan derajat kesehatan warga.

Tujuan itu juga termuat dalam RPJPN 2005-2025. Salah satu muatannya adalah program Indonesia Sehat. Paradigma sehat dilakukan dengan pengarusutamaan kesehatan dalam pembangunan kesehatan, penguatan promotif, preventif dan pemberdayaan warga.

Salah satu strategi pembangunan kesehatan adalah mendorong warga agar mampu memelihara kesehatannya. Serta mengatasi gangguan kesehatan ringan secara mandiri melalui kemampuan asuhan mandiri.

“Pelayanan kesehatan tradisional yang dikembangkan di Puskesmas, memanfaatkan keterlibatan warga untuk memelihara kesehatan secara mandiri,” jelasnya.

Baca Juga: Parigi Moutong Usulkan Reward Peraih Penghargaan Polygon

Menurutnya, pelayanan kesehatan tradisional adalah arah kebijakan yang memperkuat upaya peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit serta pemberdayaan warga.

Orientasi pelayanan kesehatan tradisional kata dia, adalah upaya menyehatkan yang sakit dan mempertahankan yang sehat. Sekaligus meningkatkan kualitas hidup seseorang.

Hal itu lanjut dia, sejalan dengan PP nomor 103 tahun 2014 pasal 70, tentang pelayanan kesehatan tradisional. Jelasnya, warga dapat dapat melakukan perawatan kesehatan secara mandiri dan benar dengan memanfaatkan Taman Obat Keluarga (TOGA) dan keterampilan.

“Warga diharapkan dapat berkunjung ke Puskesmas untuk konsultasi masalah kesehatannya dan bukan untuk mengobati sakitnya,” terangnya.

Konsultasi masalah kesehatan ke Puskesmas lanjut dia, dalam rangka untuk meningkatkan upaya promotif dan preventif.

Ia menambahkan, dengan melakukan asuhan mandiri dapat diartikan telah ada upaya merubah paradigma pengobatan kuratif menjadi promotif dan preventif. Sehingga, bermanfaat untuk efesiensi dan efektifitas bagi keluarga. Dalam menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga.

Baca juga: Ini Lima Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Corona di Lingkungan Sekolah

Laporan: Muhammad Rafii

...

Artikel Terkait

wave

Ini Lima Protokol Kesehatan Cegah Penyebaran Corona di Lingkungan Sekolah

Cegah penyebaran Covid-19 akibat virus corona, pemerintah terbitkan lima protokol kesehatan di institusi pendidikan. Berita, Poso Palu dan Banggai

Satu Siswa Bolano Parigi Moutong Terkena Panah Wayer

Salah satu siswa di Kecamatan Bolano Kabupaten Parigi Moutong, terkena panah wayer. Berita, Poso Palu dan Banggai Sulawesi Tengah.

Dugaan Langgar Kode Etik, Panwaslu Periksa PPK Bolano Parigi Moutong

Dugaan melanggar kode etik penyelenggara Pemilu, Panwaslu periksa PPK Bolano Kabupaten Parigi Moutong. Berita, Poso Palu dan Banggai.

Ratusan KK Tervalidasi Siap Terima Dana Stimulan Gempa Parigi Moutong

BPBD Parigi Moutong sebut ratusan KK tervalidasi siap terima dana stimulan pasca bencana gempa. Berita, Poso Palu dan Kabupaten Banggai

Penuhi Penilaian Adipura Parigi Moutong, DLH Benahi Objek Ini

DLH Parigi Moutong sedang memenuhi kriteria penilaian Adipura. Pembenahan pemukiman pesisir dan hutan kota. Berita, Poso Palu dan Banggai

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;