Tujuh Pemuda Kota Parepare Bobol Rekening Donasi Sekolah

<p>Ket Foto: Foto ilustrasi/pixabay</p>
Ket Foto: Foto ilustrasi/pixabay

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Tujuh pemuda di Kota Parepare, Provinsi Sulawesi Selatan diamankan polisi, Jumat, 16 Desember 2022 mereka diduga melakukan kasus penipuan hingga bobol rekening donasi pembangunan sekolah.

Kompol Dharmanegara, Kepala Satuan Resmob Ditreskrimum Polda Sulsel mengatakan tujuh pemuda di Parepare itu diamankan karena melakukan penipuan dengan memanfaatkan open donasi pembangunan sekolah, mereka menargetkan korbannya di media sosial hingga bobol rekening.

Para pelaku yang diamankan yakni berinisial KH (20), AR (17), A (17), AMR (21), MRI (20), AH (20), dan YS (23).

“Pelaku menyasar korban melalui media sosial. Modus mereka mencari lembaga yang membutuhkan donasi,” kata Dharma, Sabtu, 17 Desember 2022.

Baca: Hari Ini Seluruh Wilayah Sulawesi Selatan Diguyur Hujan Kecuali Parepare, Sidrap dan Sopeng

Kasus bermula saat seorang korban bernama Suardi mengunggah donasi pembangunan taman bermain sekolah di Kecamatan Bonto Perak, Kabupaten Pangkep. Unggahan itu diposting di halaman Facebook.

Pelaku KH langsung menghubungi korban melalui WhatsApp. Ia mengaku telah menyumbang Rp 500.000.

“Salah satu pelaku mengaku telah melakukan transfer donasi sebesar Rp 500.000 ke rekening korban. Namun, Rp 300.000 harus dikembalikan karenasalah transfer. Dari sinilah pelaku bermula untuk bertindak,” kata Dharma.

Baca: Kemenhub Lakukan Uji Coba KA Jalur Makassar-Parepare

Namun, Dharma mengatakan korban tidak percaya bahwa pelaku mengirimkan uang ke nomor rekeningnya.

Pelaku kemudian mengirimkan link untuk mengecek donasi itu.

Ternyata tak lama kemudian, uang hasil donasi terbuka dan dan simpanan rekening korban langsung habis.

Saldo di rekening donasi Rp 19,4 juta tiba-tiba hilang.

Baca: Gubernur Sulsel Suntik Rp 30 Miliar Bangun Jembatan di Parepare

Setelah dilacak, pelaku utamanya ternyata adalah KH dan ditemukan berada di kota Parepare.

Dharma mengatakan tujuh pelaku yang ditangkap memiliki peran masing-masing.

Pelaku KH berperan menghubungi korban melalui WhatsApp, sedangkan untuk AR berperan sebagai penarikan uang.

Baca: Harga Telur Melonjak, Spiderman Parepare Kembali Beraksi

“Pelaku A, MRI dan YS mencari korban di media sosial,” katanya.

Sementara itu, pelaku AMR dan AH meminjam rekening tabungannya untuk digunakan sebagai tempat mengumpulkan uang hasil penipuan.

Polisi juga menyita empat telepon genggam, dua kartu ATM dan sebuah buku tabungan dari tangan para pelaku.

Baca: Kecelakaan Avanza dan Beat di Parepare, 1 Orang Tewas

“Saat ini pelaku sudah diserahkan ke Polres Pangkep untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ucap Dharma. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Pemprov Sulteng Salurkan Paket Pangan Bergizi Bagi Anak Berisiko Stunting

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng), salurkan bantuan paket pangan bergizi bagi anak dan keluarga berisiko stunting

RAPI Sulbar Diminta Untuk Sampaikan Informasi Kebencanaan

Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Sulawesi Barat (Sulbar) diminta untuk membantu pemerintah dalam memberikan informasi kebencanaan

Sulawesi Selatan Raih Juara 1 Kompetisi PLUT UMKM

UPTD PLUT Dinas Koperasi dan UMKM Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) berhasil meraih juara 1 pada kompetisi

Mudahkan Akses Dokumen Kependudukan, Pemprov Sulsel Luncurkan Aplikasi Digital ID

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) luncurkan aplikasi identitas Kependudukan Digital (IKD/Digital ID) tingkat

Viral Oknum ASN di Sulawesi Utara Berbuat Arogan Terhadap Pengendara Motor

Viral sebuah vidio beberapa oknum ASN di Sulawesi Utara berperilaku arogan terhadap pengendara motor. Disanksi BKD provinsi sulut.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;