Sosialisasi Pupuk Organik dan Pemanfaatan Pekarangan Dilakukan oleh Mahasiswa KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo

Ket. Foto: Mahasiswa KKN Tematik UNG Melaksanakan Sosialisasi Pupuk Organik dan Pemanfaatan Pekarangan Source: (Foto/ANTARA/HO-UNG)

Kabupaten Gorontalo, gemasulawesi – Mahasiswa program KKN Tematik Universitas Negeri Gorontalo atau UNG melakukan sosialisasi pupuk organik dan pemanfaatan pekarangan di Desa Haya-haya, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo.

Rosbin Pakaya, yang merupakan dosen pembimbing lapangan KKN tematik Desa Haya-haya menyampaikan tujuan utama dari kegiatan KKN ini adalah untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya alam yang ada.

Rosbin Pakaya mengatakan dengan pemanfaatan pekarangan dan penggunaan pupuk organik, masyarakat diharapkan dapat memaksimalkan potensi pertanian mereka untuk mendukung keperluan sehari-hari dan juga meningkatkan kualitas hidup.

Baca Juga:
Dalam Rangka Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, Dinas Sosial Provinsi Gorontalo Melakukan Monitoring Bantuan Langsung Pangan

“Selama kegiatan KKN, mahasiswa memberikan penyuluhan kepada masyarakat terkait manfaat dan juga cara penggunaan pupuk organik.

“Dan penyuluhan tersebut adalah langkah awal untuk mendukung visi Desa Haya-haya menjadi desa yang mandiri dalam sektor pertanian,” ujarnya.

Dikutip dari Antara, dia menyebutkan pihaknya ingin masyarakat memahami pentingnya pemanfaatan lahan secara optimal, terutama dalam kondisi lahan pertanian yang terbatas.

Baca Juga:
Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo Mengadakan Forum Data Statistik Perikanan Budi Daya Semester I Tahun 2024

Penerapan metode pendampingan juga menjadi salah satu bagian dari program itu.

Mahasiswa KKN bekerja sama dengan masyarakat setempat dalam menata demplot, yakni lahan percobaan yang digunakan sebagai contoh dalam pemanfaatan pekarangan.

Dia mengatakan demplot ini diharapkan dapat menjadi acuan untuk masyarakat untuk memanfaatkan lahan yang terdapat di sekitar rumah mereka.

Baca Juga:
Bukannya Minta Maaf, Aksi Nekat Pria Acungkan Senjata Tajam Usai Serempet Mobil di Kalibata Jakarta Timur Viral dan Picu Kontroversi

“Kegiatan itu tidak hanya memberikan fokus pada peningkatan hasil pertanian, tetapi juga pada perubahan pola pikir masyarakat,” tuturnya.

Dia berharap lewat program KKN tersebut, masyarakat Desa Haya-haya dapat menjadi lebih mandiri dan juga inovatif dalam memanfaatkan potensi desa mereka.

Rosbin Pakaya menuturkan pihaknya berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak yang panjang untuk kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:
Usut Kasus Penculikan 2 Siswi di Tangerang Selatan yang Sempat Viral, Polisi Berhasil Kantongi Identitas Pelaku

Di sisi lain, Bawaslu Provinsi Gorontalo juga mengajak seluruh mahasiswa UNG untuk mengawasi bersama pelaksanaan Pilkada tahun 2024.

Mohamad Fajrin Arsyad, yang merupakan anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, mengatakan pihaknya hadir di tengah-tengah mahasiswa UNG lewat program Bawaslu Ngampus.

“Kehadiran ini dalam rangka mengajak seluruh mahasiswa untuk sama-sama mendukung pengawasan pelaksanaan seluruh tahapan Pilkada di seluruh Provinsi Gorontalo,” tandasnya. (Antara)

Bagikan: