Sempat Disebut Linda Saat Kesurupan, Saksi Baru Bernama Melmel Akhirnya Muncul, Ungkap Detik-detik Kejadian Penyiksaan Vina dan Eki

Muncul kesaksian baru dari Melmel dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky.
Muncul kesaksian baru dari Melmel dalam kasus pembunuhan Vina dan Eky. Source: Foto/ Tangkap Layar YouTube tvOneNews

Hukum, gemasulawesi - Melmel, sosok yang pernah disebutkan Linda saat kesurupan kini muncul sebagai saksi kunci dalam kasus penyiksaan Vina dan Eky.

Melmel mengungkapkan detail detik-detik kejadian mengerikan yang terjadi pada Vina dan Eky malam itu.

Saat itu Melmel mengaku melihat sepuluh orang melakukan pemukulan terhadap Eky dengan kejam. 

"Saya melihat sekitar sepuluh orang yang terlibat dalam pemukulan terhadap Eky," kata Melmel dalam kesaksianya.

Baca Juga:
Yuk Kunjungi Destinasi Wisata Eksklusif dengan Keindahan Alam Memukau di Miracle Signature Hills Subang yang Miliki Pesona Memukau!

Meski ingin melaporkan, Melmel merasa takut karena situasi sepi dan tak ada orang di sekitar.

"Saya ingin melaporkan kejadian tersebut, namun situasi sepi dan tak ada orang di sekitar membuat saya takut untuk melangkah," ujar Melmel.

Setelah Eky tidak lagi bergerak, para pelaku beralih pada Vina yang juga disiksa dengan kejam. 

Penyiksaan terhadap Vina berlangsung sekitar satu jam, tetapi Melmel tidak bisa mengingat jam pasti kejadian karena kekacauan pikirannya pada malam itu. 

Baca Juga:
Menikmati Keindahan Pantai yang Miliki Kemewahan Penginapan di Lummay Villa Lampung Selatan and Resort dengan Destinasi Staycation Terbaik

Setelah selesai, para pelaku hendak keluar dari tempat kejadian, membuat Melmel melarikan diri.

Mereka membawa Vina yang tak sadarkan diri dan Eky yang sudah tidak bergerak ke tempat lain.

“Vina ditaruh di tengah dengan muka tertutup jaket, sementara Eky dibawa di belakang motor,” jelasnya.

Melmel mengikuti mereka dari jarak yang agak jauh hingga berhenti di bawah jembatan. 

Baca Juga:
Bukan Main! 64 Pengacara dari Berbagai Daerah Siap Membela Pegi Setiawan yang Dituduh Sebagai Otak dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon

Di sana, pelaku melepaskan Vina dan Eky di tempat yang cukup terang untuk melihat wajah pelaku.

Dari delapan orang yang ditahan, Melmel mengenali beberapa di antaranya sebagai "Saka Tatal" dan "Ucok," anggota geng motor yang dikenalnya.

Setelah melepaskan korban, para pelaku pergi dengan tugas masing-masing. 

Melmel memilih mendekati Eky terlebih dahulu, namun sayangnya Eky sudah tidak bernyawa.

Baca Juga:
Tuai Pro dan Kontra! Kadiv Humas Polri Buka Suara Terkait Alasan Dihapusnya 2 DPO dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon

Kesaksian Melmel menjadi bukti penting dalam kasus ini yang ditangani oleh pihak kepolisian. Meskipun takut, Melmel berani mempertanggungjawabkan pernyataannya. 

Kasus ini terus menjadi perhatian utama dalam upaya penegakan hukum untuk membawa keadilan bagi korban dan menindak pelaku kejahatan dengan tegas. 

Kedalaman kesaksian ini memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang kekejaman yang dialami Vina dan Eky pada malam itu. (*/Shofia)

 

...

Artikel Terkait

wave
Bukan Main! 64 Pengacara dari Berbagai Daerah Siap Membela Pegi Setiawan yang Dituduh Sebagai Otak dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon

Pegi Setiawan, tersangka dalam kasus pembunuhan Vina dan Ekky di Cirebon tahun 2016, akan didampingi oleh tim advokat sebanyak 64 orang.

Tuai Pro dan Kontra! Kadiv Humas Polri Buka Suara Terkait Alasan Dihapusnya 2 DPO dalam Kasus Pembunuhan Vina di Cirebon

Polemik dihapusnya 2 DPO dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon, Kadiv Humas Polri beberkan alasannya.

Dugaan Salah Tangkap DPO Semakin Kuat, Hotman Paris: 5 Terpidana Sebut Pegi Bukan Pelaku Utama dalam Kasus Pembunuhan Vina

Berdasarkan hasil BAP, Hotman Paris mengungkapkan bahwa 5 terpidana menyatakan Pegi bukan pelaku dalam kasus pembunuhan Vina.

Diperiksa Terkait Kasus Pembunuhan Vina, Suharsono, yang Beri Kesaksian untuk Pegi Mengaku Terus Diteror oleh Orang Tak Dikenal

Rekan Pegi, Suharsono mendapatkan teror dari orang tak dikenal usai diperiksa sebagai saksi dalam kasus pembunuhan Vina di Cirebon.

Dugaan Pegi Setiawan Jadi Korban Salah Tangkap dan Bukan Otak Pembunuhan Vina Beredar Luas, Polda Jabar Tegaskan 3 Hal Ini Sebagai Bukti

Polda Jawa Barat yakini Pegi Setiawan adalah otak pembunuhan Vina di Cirebon, beberkan 3 bukti ini yang menjadi alasannya.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;