Masih Sedikit Pelamar yang Berminat Ikut Seleksi Capim, Wakil Ketua KPK Sebut Merupakan Hal yang Lazim

Ket. Foto: Wakil Ketua KPK Menilai Masih Sedikitnya Pelamar yang Berminat untuk Ikut Seleksi Capim KPK Adalah Hal yang Lazim
Ket. Foto: Wakil Ketua KPK Menilai Masih Sedikitnya Pelamar yang Berminat untuk Ikut Seleksi Capim KPK Adalah Hal yang Lazim Source: (Foto/Instagram/@official.kpk)

Hukum, gemasulawesi – Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, memandang masih sedikitnya pelamar yang berminat untuk ikut dalam seleksi calon pimpinan atau capim KPK adalah hal yang lazim.

Nurul Ghufron mengatakan bahkan saat seleksi capim KPK di tahun 2019 lalu sampai dilakukan perpanjangan waktu pendaftaran agar dapat menjaring peserta yang lebih banyak.

Nurul Ghufron menambahkan setelah dilakukan perpanjangan, jika tidak salah terkumpul sekitar 440-an orang yang mendaftar seleksi capim KPK.

Baca Juga:
Tepat untuk Menanamkan Bibit Anti Korupsi Sejak Dini, Wajib Hukumnya bagi Sekolah Bersih dari Segala Perilaku Koruptif

“Kemudian, setelah dilakukan seleksi administrasi, sekitar 300-an,” katanya pada tanggal 3 Juli 2024.

Wakil Ketua KPK menyebutkan dia meyakini jika banyak insan terbaik Indonesia yang akan mendaftar dalam seleksi capim KPK.

Dia mengatakan dirinya masih optimis masyarakat percaya dan juga berharap putra-putri terbaik bangsa Indonesia akan mencalonkan diri sebagai pimpinan KPK.

Baca Juga:
Terbukti Lakukan Korupsi, Syahrul Yasin Limpo Dijatuhi Hukuman 12 Tahun Penjara dan Denda Rp500 Juta, Jaksa Penuntut Umum Tegaskan Hal Ini

Dalam kesempatan tersebut, dia juga mengakui jika tingkat kepercayaan publik kepada KPK memperlihatkan tren yang tidak baik.

“Namun, saya tetap yakin jika KPK masih menjadi lembaga yang dipercaya oleh publik,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga memaparkan adanya dugaan korupsi dalam pengadaan kuburan di Sumatera.

Baca Juga:
Diselenggarakan Hari Ini, SYL Akan Jalani Sidang Pembacaan Tuntutan oleh JPU KPK atas Kasus Dugaan Korupsi Kementerian Pertanian

Menurutnya, pengadaan itu telah rampung, namun, tidak efektif.

Dia menyatakan akibatnya, tanah kuburan tidak dapat dimanfaatkan dikarenakan tanahnya miring.

Selain itu, dia menyampaikan jika harganya juga di-mark up.

Baca Juga:
Jadi Saksi Mahkota Kasus Dugaan Korupsi Lingkungan Kementan, SYL Tegaskan Tidak Pernah Mengancam Bawahan untuk Penuhi Keinginannya

Dia tidak menerangkan lebih lanjut dan detail mengenai masalah itu.

Dia hanya menjelaskan jika pengadaan tanah kuburan itu pada akhirnya dipaksakan dikarenakan adanya kepentingan yang terjadi antara pemilik dengan kepala daerah setempat.

Hal tersebut disampaikannya dalam agenda rapat koordinasi nasional Pengukuran Indeks Pengelolaan Barang Milik Daerah atau BMD tahun 2024 yang diadakan di gedung DPR, tanggal 3 Juli 2024.

Baca Juga:
Terkait OTT, Mantan Penyidik KPK Tegaskan Merupakan Langkah Serius untuk Menangkap Koruptor

Ghufron menyampaikan jika korupsi BMD dapat terjadi jika perencanaan tidak sesuai dengan kebutuhan.

“Oleh karena itu, pemerintah daerah melakukan pengadaan barang dan juga jasa dikarenakan menyesuaikan dengan rekanan dan bukan sesuai dengan kebutuhan,” pungkasnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Lakukan Penyelidikan Intensif Terkait Kasus Penggelapan Mobil Milik Burhanis yang Tewas di Pati, Polres Metro Jakarta Timur Periksa 4 Saksi

Polres Metro Jakarta Timur periksa empat saksi kasus penggelapan mobil Burhanis, bos rental mobil yang tewas usai dikeroyok massa di Pati.

Mengejutkan! Belasan Polisi di Medan Diduga Terlibat Kasus Perampokan Sepeda Motor Modus COD, Ini Daftar 15 Anggota yang Kini Jadi Buronan

15 oknum anggota Polrestabes Medan, Sumatera Utara, kini buron dalam kasus perampokan bermodus jual beli sepeda motor secara COD.

Terus Bertambah! Polisi Tangkap 6 Tersangka Baru dalam Kasus Pengeroyokan di Pati, Ini Peran Masing-masing Pelaku

Tersangka dalam kasus pengeroyokan di Pati terus bertambah. Kini total ada 10 pelaku yang berhasil diamankan pihak kepolisian.

Dengan Pengalamannya, Mantan Penyidik Yakin Kasatgas Penyidikan KPK Telah Memperkecil Area Pencarian Harun Masiku

Area pencarian Harun Masiku diyakini oleh mantan penyidik KPK telah dipersempit oleh Kasatgas Penyidikan KPK.

Bertambah! Polisi Kembali Tetapkan 1 Tersangka Baru dalam Kasus Tewasnya Bos Rental Mobil di Pati, Ini Peran Pelaku Saat Pengeroyokan

Terus bertambah, kini ada empat orang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengeroyokan bos rental mobil di Pati hingga meninggal.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;