Aksi Begal di Jakarta Utara Berakhir Tragis! Pelaku Ditembak Polisi saat Melawan dan Coba Kabur

Polisi tembak pelaku begal HP yang melawan saat ditangkap di Jakut, setelah buron lebih dari dua tahun.
Polisi tembak pelaku begal HP yang melawan saat ditangkap di Jakut, setelah buron lebih dari dua tahun. Source: Foto/dok. Polda Metro Jaya

Hukum, gemasulawesi - Kasus begal di Jakarta Utara kembali menghebohkan publik setelah pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku yang telah buron selama lebih dari dua tahun. 

Aksi penangkapan tersebut dilakukan dengan tindakan tegas oleh polisi, setelah pelaku yang berinisial DLL mencoba melawan saat akan diamankan. 

DLL diketahui terlibat dalam peristiwa begal yang terjadi di depan Masjid Jami Al-Iksan, Pademangan Timur, yang mengakibatkan korban seorang wanita terluka parah hingga meninggal dunia setelah dirawat di rumah sakit.

Wakapolres Metro Jakarta Utara, AKBP Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaku sudah menjadi target pencarian polisi selama dua tahun tiga bulan.

Baca Juga:
Terbongkar! Wanita Ini Nekat Selundupkan Narkoba demi Suami di Lapas Salemba Jakarta Pusat

“DLL, yang kami buru sejak 2022, akhirnya berhasil kami tangkap pada 19 Oktober 2024 di kawasan Warakas, Tanjung Priok,” ujarnya,dikutip pada Minggu, 27 Oktober 1024. 

Wahyudi menambahkan bahwa penangkapan DLL adalah hasil dari berbagai upaya investigasi yang panjang dan memerlukan kesabaran, mengingat pelaku sering berpindah-pindah lokasi untuk menghindari penangkapan.

Insiden begal ini terjadi ketika korban tengah menggunakan handphone di pinggir jalan, tak jauh dari Masjid Jami Al-Iksan. 

Tiba-tiba, pelaku yang mengendarai sepeda motor datang dan merampas handphone dari tangan korban. 

Baca Juga:
Resmi Jadi Tersangka! Mantan Pejabat MA Terlibat Dugaan Suap Miliaran Rupiah, Emas 51 Kilogram Turut Diamankan

Aksi brutal ini berlangsung sangat cepat, dan korban tidak memiliki kesempatan untuk melawan atau meminta bantuan. 

Akibat peristiwa tersebut, korban mengalami luka serius dan akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Dalam upaya pengejaran terhadap DLL, polisi mendapatkan informasi bahwa pelaku sering kali bersembunyi di beberapa lokasi berbeda di Jakarta. 

Setelah informasi tentang keberadaannya di kawasan Warakas terverifikasi, polisi segera melakukan operasi penangkapan.

Baca Juga:
Bikin Karangan Bunga Satire untuk Prabowo Gibran, BEM FISIP Unair Dibekukan Dekanat, Kebebasan Berpendapat Terganjal?

Saat ditemukan, pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri. 

Karena situasi yang membahayakan, polisi akhirnya melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak pelaku, sehingga DLL dapat dilumpuhkan dan dibawa ke kantor polisi.

AKBP Wahyudi mengungkapkan, tindakan ini merupakan bagian dari komitmen polisi dalam menangani kejahatan jalanan yang sering meresahkan masyarakat. 

“Kami akan menindak tegas siapa pun yang melakukan aksi kriminal, terutama yang mengancam keselamatan warga,” kata Wahyudi.

Baca Juga:
Bikin Karangan Bunga Satire untuk Prabowo Gibran, BEM FISIP Unair Dibekukan Dekanat, Kebebasan Berpendapat Terganjal?

Menurutnya, tindakan ini penting untuk memberikan efek jera bagi pelaku kriminal lainnya yang masih beroperasi di wilayah tersebut.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat berada di tempat umum, terutama saat menggunakan handphone atau barang berharga lainnya di ruang terbuka. 

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat tindakan mencurigakan atau menjadi saksi kejahatan.

Polisi menyatakan bahwa saat ini DLL ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. 

Baca Juga:
Masa Depan Teknologi AI: Berkah atau Ancaman?

Pelaku akan dikenakan beberapa pasal terkait tindak pidana pencurian dengan kekerasan, yang diatur dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Resmi Jadi Tersangka! Mantan Pejabat MA Terlibat Dugaan Suap Miliaran Rupiah, Emas 51 Kilogram Turut Diamankan

Mantan pejabat MA jadi tersangka suap dan gratifikasi dengan temuan fantastis, kini ditahan dalam kasus besar ini.

Usai Tangkap Tiga Pelaku, Polda Aceh Tetapkan 8 DPO dalam Kasus Penyelundupan Imigran Rohingya

Polda Aceh ungkap jaringan penyelundupan imigran Rohingya. Delapan terduga pelaku masuk daftar pencarian orang.

Kasus Jaringan Narkoba Besar-besaran di Jambi Terungkap, Lima Tersangka Terancam Penjara Seumur Hidup

Dittipidnarkoba Polri berhasil menangkap lima tersangka dalam pengungkapan jaringan narkotika terorganisir di Jambi.

Kerugian Capai Rp120 Miliar! Komplotan Pencuri Modul BTS Telkomsel Ditangkap, Polisi Bongkar Modus Operandi Pelaku

Lima tersangka ditangkap dalam kasus pencurian modul BTS, menyebabkan kerugian besar bagi Telkomsel dan Indosat.

Janggal Investasi Kelapa Sawit di Parigi Moutong, DLH Akui Pemda Lalai, Sebut Bupati Harus Cabut Izin Perusahaan

DLH Kabupaten parigi moutong akui kelalaian pemerintah daerah mengawasi aktifitas investasi perkebunan kelapa sawit yang diduga fiktif.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;