Transaksi Narkoba Via Media Sosial Dibongkar Polrestabes Makassar

<p>(Ilustrasi)</p>
(Ilustrasi)

Berita Hukum, gemasulawesi – Transaksi narkoba via media sosial (Medsos), Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Makassar, Sulawesi Selatan bongkar sindikat peredaran melalui jejaring media sosial Instagram.

Wakil Kepala Polrestabes Makassar, AKBP Budi Susanto di Makassa, pada hari Rabu 08 Juni 2022, mengatakan jaringan peredaran transaksi narkoba di Makassar melalui aplikasi via Media Sosial (Medsos) Instagram baru pertama kali diungkapkan anggotanya.

“Kalau lewat aplikasi media sosial Instagram sebagai sarana pengedar narkoba, baru pertama kali diungkapkan anggotanya,” jelasnya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi menangkap tujuh pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, masing-masing berinisial RP, FRY, FRD, NQ, AND, AL dan LH. Penangkapan ketujuh pelaku dilakukan di dua lokasi, yakni di Kecamatan Tamalanrea untuk tersangka FRY, FRD, NQ dan AND, serta di sekitar AP Pettarani untuk tersangka AL dan LH.

Baca: Pendaftaran Program Kartu Prakerja Gelombang 32 Telah Dibuka

Wakapolrestabes AKBP Budi Susanto mengatakan, kelompoknya memperoleh sekitar 109,72 gram narkoba jenis sabu dan juga 2,016 gram ganja. Dalam aksinya, tersangka menggunakan tiga akun Instagram, yakni @Hell_boy.id, @F9 (Fastandsaga).id dan Raven.id.

“Rata-rata, dari akun tersebut memiliki ribuan pengikut. Ada yang pengikutnya 2.987, kemudian 5000 dan 1.204 followers,” ucap Wakil Kepala Polrestabes Makassar, AKBP Budi Susanto.

Kasat Narkoba Polrestabes Makassar Kompol Doli M Tanjung juga menambahkan, modus peredaran narkoba melalui Instagram baru bagi anggotanya dan pengungkapannya juga cukup memakan waktu lama.

Ia juga mengatakan, kasus narkoba jaringan Instagram pertama kali ditangkap. Anggotanya juga lama mengungkapnya, hingga membutuhkan waktu sekitar tiga minggu dalam melakukan penyelidikan.

Kompol Doli mengatakan pihaknya tidak akan berhenti mengungkap jaringan peredaran narkoba lainnya, termasuk yang menggunakan media sosial.

“Masih banyak jaringan lain yang belum kami ketahui. Tapi akan terus kami selidiki,” jelasnya.

Atas perbuatan para pelaku, polisi akan menerapkan pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkoba. (*)

Baca: Pemkab Parigi Moutong Kembali Aktifkan Panti Rehabilitasi Anak di Parigi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Oknum TNI Terseret Kasus Jual Beli Amunisi ke KKB Papua

Oknum TNI di Kabupaten Intan Jaya, Paua Terseret Kasus Jual Beli Amunisi kepada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua

Warga Makassar Digegerkan Penemuan 7 Janin Membusuk di Kamar Kost

Warga Kota Makassar digegerkan dengan temuan 7 janin bayi yang sudah membusuk di sebuah kamar kost Kota Makassar

Oknum Polisi di Medan Jual Sabu ke Dua Hakim PN Rangkasbitung

Oknum Polisi Pasok Sabu Kedua orang Hakim Pengadilan Negeri (PN) Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, dibekuk oleh Tim Gabungan Kepolisian

Oknum TNI Bunuh Dua Remaja di Nagreg, Divonis Penjara Seumur Hidup

Oknum TNI terdakwa kasus pembunuhan dua remaja di Nagreg, Jawa Barat, Kolonel Infanteri Priyanto divonis penjara seumur hidup dan di pecat

Pria Asal Sinjai, Ditangkap Polisi Usai Menganiaya Istrinya Dengan Badik

Pria asal Sinjai, Sulawesi Selatan, bernama Sakir (31) ditangkap polisi usai menganiaya istrinya dengan mengunakan senjata tajam

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Tolong Saya (Dowajuseyo), Film Horor Hasil Kolaborasi Sineas Indonesia dan Korea Selatan

Tolong Saya (Dowajuseyo) adalah film horor hasil kolaborasi sineas Indonesia dan Korea Selatan, dibintangi Saskia Chadwick

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum


See All
; ;