Pegawai Honorer Terjaring OTT Pungli SKGR Tanah di Riau

<p>Foto: Pungli SKGR Tanah di Riau.</p>
Foto: Pungli SKGR Tanah di Riau.

Berita nasional, gemasulawesi– Pegawai honorer berinisial SU di kantor Kelurahan Perawang Barat terjaring OTT pungli SKGR tanah di Riau.

“Pelaku SU (37) diamankan Unit Tipidkor Polres Siak hari Kamis 8 Juli lalu. OTT di kantor Kampung Perawang Barat (kantor lurah),” tegas Kapolres Siak, AKBP Gubar Rahadiyanto, Selasa 13 Juli 2021.

Saat penangkapan, pelaku pungli SKGR tanah di Riau telah menerima uang tunai sebesar Rp 3 juta. Uang itu dipakai untuk pengurusan balik nama SKGR di Perawang Barat.

Baca juga: Sindikat Manfaatkan Warga Miskin Jadi Pengedar Narkoba di Kalsel

Selain barang bukti pungli SKGR tanah berupa uang tunai sebesar Rp 3 juta, turut diamankan uang Rp 2,5 juta, 2 bundel dokumen SKGR, buku rekening dan satu unit handphone.

Pungli SKGR tanah di Riau dilaporkan nilainya bervariasi.

“Penangkapan OTT berdasarkan informasi dari masyarakat, dalam pengurusan surat tanah warga dimintai uang. Tarifnya juga bervariasi,” kata dia.

Baca juga: Perbaharui SIAK, Disdukcapil Mamuju Sarankan Warga Ubah KK

Dari informasi itu, personel Unit II Tipikor Reskrim Polres Siak mendatangi kantor kelurah sekitar pukul 14.00 WIB. Terlihat pelaku SU melintas dengan membawa map merah berisi surat dan uang tunai.

“Personel mengintai, kemudian mendapati pelaku SU, seorang honorer staf juru tulis sedang memegang map warna merah dan berisikan dokumen SKGR yang akan dibalik namakan. Termasuk 1 buah amplop putih berisi uang,” imbuh PS Paur Humas Polres Siak, Aipda Dedek Prayoga.

Baca juga: Polisi Minta Warga Bantu Berantas Praktek Pungli di Sulawesi Tengah

Pelaku akui terima uang

Setelah diamankan dan diinterogasi, pelaku mengakui memang benar telah menerima uang sebesar Rp 3 juta untuk pengurusan SKGR. Selain itu, ada uang Rp 2,5 juta yang sudah diterima lebih dulu via transfer rekening.

“Uang tunai tersebut di amplop dalam map dengan dokumen SKGR. Juga di HP pelaku didapati percakapan pesan singkat tentang biaya pengurusan SKGR. Termasuk adanya bukti transfer sebesar Rp 2,5 juta,” katanya.

Baca juga: Saber Pungli Parigi Moutong Lakukan Sosialisasi ke 58 Desa

Atas perbuatannya, pelaku pungli SKGR tanah di Riau berikut barang bukti diamankan ke Polres Siak. Untuk saksi dipastikan telah dimintai keterangan. (***)

Baca juga: Banjir Tomini Parigi Moutong, Enam Rumah Warga Rusak Berat

...

Artikel Terkait

wave

Pelaku Ekspor Benih Lobster Diancam Pidana

Pelaku ekspor benih lobster akan diberikan sanksi pidana, tertuang dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 17 Tahun 2021

Sindikat Manfaatkan Warga Miskin Jadi Pengedar Narkoba di Kalsel

Sindikat manfaatkan warga miskin jadi pengedar Narkoba di Kalsel. Itu terungkap dari sejumlah pengungkapan kasus, Fakta cukup miris

KPK Dalami Dugaan Kasus Korupsi Lelang Jabatan Tanjung Balai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalami dugaan kasus korupsi lelang jabatan Tanjung Balai, Usut Kerja Sama Penyidik Stepanus-Pengacara.

Satu Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Asabri Kembalikan Uang

Kejaksaan menyebut satu tersangka kasus dugaan korupsi Asabri, Sonny Widjaya kembalikan uang, sambil terus melacak aset milik 9 lainnya.

KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Korupsi Jelang Pilkada

KPK mengingatkan kepala daerah tidak melakukan tindak pidana korupsi saat Pemilihan kepala daerah (Pilkada), karena tekanan pihak-pihak lain

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;