Gerebek Kamp Pengungsi, Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Saluran Listrik dan Air

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Saluran Listrik dan Juga Air dalam Penggerebekan yang Mereka Lakukan di Kamp Pengungsi
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Saluran Listrik dan Juga Air dalam Penggerebekan yang Mereka Lakukan di Kamp Pengungsi Source: (Foto/X/@UNRWA)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pasukan penjajah Israel dilaporkan melakukan penggerebekan di kamp pengungsi Nur Shams dan juga kamp pengungsi Tulkarem.

Kedua kamp pengungsi tersebut diketahui terletak di dekat kota Tulkarem di Tepi Barat yang juga menjadi menjadi sasaran agresi penjajah Israel.

Laporan yang sama menyebutkan jika pasukan penjajah Israel melakukan pembatasan terhadap pergerakan rakyat Palestina yang berada di kamp-kamp pengungsi tersebut.

Baca Juga:
Desak Tindakan Internasional, Menlu Turkiye Peringatkan Akan Ada Bencana Besar di Gaza

Sementara itu, buldozer milik tentara penjajah Israel juga dilaporkan merusak infrastruktur yang ada.

“Itu termasuk dengan jalan, air, internet dan juga saluran listrik yang ada disana,” kata salah satu sumber yang tidak disebutkan namanya.

Selain itu, dikabarkan terdapat juga video yang menunjukkan jika air mengalir dari tangki penyimpanan besar yang ada di kamp pengungsi Nur Shams.

Baca Juga:
Bertambah, Austria dan Jepang Kini Ikut Tangguhkan Pendanaan untuk UNRWA

Di sisi lain, penjajah Israel juga melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap rakyat Palestina di beberapa lokasi lainnya di Tepi Barat.

Lokasi-lokasi yang dimaksud, yakni Kota Sinjil yang berada di sebelah utara Ramallah, Kota Ya’bad di Jenin dan juga Kota Burqa yang berada di sebelah barat laut Nablus.

Di Betlehem, militer penjajah Israel menembakkan gas air mata ke arah pria yang sedang berjalan kaki di jalan.

Baca Juga:
Dilakukan di Tengah Pembatasan Masuk, Sejumlah Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Masjid Al Aqsa

Untuk penangkapan, laporan menyampaikan jika seorang pria ditangkap di kam Al-Arroub yang ada di Hebron, selain itu, di Desa Umm Safa yang berada di sebelah barat laut Ramallah, seorang pria juga ditangkap.

Sementara itu, Wafa yang merupakan kantor berita negara Palestina, menyebutkan jika puluhan perempuan dan juga anak-anak telah melarikan diri mereka dari tempat penampungan milik UNRWA di Jalur Gaza.

Penjajah Israel juga menangkap puluhan pria yang selama ini berlindung di fasilitas UNRWA.

Baca Juga:
Pelabuhan Jadi Pusat Demonstrasi, Aktivis Australia Pro Palestina Dikabarkan Terus Menargetkan Kapal Penjajah Israel

“Di tengah penembakan dan serangan yang dilakukan, kaum perempuan dan anak-anak Gaza mencari perlindungan di RS Baptist,” ujar mereka.

Sementara itu, terkait penangguhan pendanaan yang dilakukan sejumlah negara pada UNRWA, seruan untuk menghentikan hal tersebut juga semakin meningkat, seperti dari anggota Kongres AS, Alexandria Ocasio-Cortez. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Kakak Beradik Tewas Ditembak Penjajah Israel di Khan Younis, Ini yang Sebenarnya Terjadi Menurut Keluarga

2 orang anaknya tewas ditembak oleh penjajah Israel, keluarga menceritakan apa yang sebenarnya terjadi saat itu.

Besarnya Bias Media yang Pro Penjajah Israel, Seorang Jurnalis AS Sebut Suara Palestina Jarang Dimuat

Seorang jurnalis AS-Palestina menuturkan jika suara tentang Palestina jarang dimuat di media Amerika Serikat.

Sejumlah Negara Barat Menangguhkan Pendanaan, Apakah Penjajah Israel Ingin Menghancurkan UNRWA?

Apakah penjajah Israel ingin menghancurkan UNRWA yang telah menyediakan sejumlah layanan untuk rakyat Palestina?

Tuntut Pengunduran Diri Netanyahu, Pengunjuk Rasa Bentrok dengan Polisi di Penjajah Israel

Dilaporkan jika terjadi bentrokan antara para pengunjuk rasa dengan pihak kepolisian di wilayah penjajah Israel.

Sejumlah Negara Barat Tangguhkan Pendanaan, Kepala UNRWA Sebut Itu Merupakan Hukuman Kolektif untuk Rakyat Palestina

Terkait penangguhan pendanaan oleh sejumlah negara Barat, ketua UNRWA menyatakan itu adalah hukuman kolektif Barat untuk rakyat Palestina.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;