Untuk Membahas Proposal Gencatan Senjata, Anggota Kabinet Perang Penjajah Israel Dikabarkan Menyerukan Pertemuan Segera

Ket. Foto: Anggota Kabinet Perang Penjajah Israel Menyerukan Pertemuan Kabinet Segera untuk Membahas Proposal Gencatan Senjata
Ket. Foto: Anggota Kabinet Perang Penjajah Israel Menyerukan Pertemuan Kabinet Segera untuk Membahas Proposal Gencatan Senjata Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Anggota kabinet perang penjajah Israel, Benny Gantz, dikabarkan telah menyerukan pertemuan sesegera mungkin untuk membahas proposal gencatan senjata baru yang diajukan oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden.

Dalam keterangannya kemarin, tanggal 1 Juni 2024, waktu penjajah Israel, Amerika Serikat telah membuktikan dari waktu ke waktu secara konsisten, persis seperti yang mereka bbuktikan sejak awal perang dibawah kepemimpinan Joe Biden.

“Juga komitmennya terhadap keamanan penjajah Israel dan upaya untuk memulangkan para sandera,” ujarnya.

Baca Juga:
Mengenai Kesepakatan Gencatan Senjata, Sejumlah Menteri Sayap Kanan Penjajah Israel Mengancam Akan Menggulingkan Pemerintah Jika Menerimanya

Dia menambahkan jika penjajah Israel sangat berterima kasih kepada Presiden Joe Biden dan juga semua teman Amerikan untuk dukungan yang diberikan mereka.

Gantz menyebutkan penjajah Israel berkomitmen untuk terus memajukan pengaturan pengembalian para sandera dan juga bahwa kabinet perang harus dibentuk sesegera mungkin bersama dengan tim perunding.

“Itu bertujuan untuk merumuskan langkah selanjutnya,” katanya.

Baca Juga:
Berkaitan dengan Perang Gaza, Chili Akan Bergabung dalam Kasus Afrika Selatan Melawan Penjajah Israel di ICJ

Di sisi lain, pasukan penjajah Israel telah menembak dan juga membunuh seorang anak laki-laki Palestina yang masih berusia 15 tahun dalam penggerebekan di kamp pengungsi Aqabat Jabr yang berada di Tepi Barat.

Diketahui jika remaja yang bernama Ahmed Ashraf Hmedat tersebut ditembak oleh tentara penjajah Israel di dekat pemakaman di kamp itu, yang dikabarkan terletak di sebelah selatan Jericho.

Selain itu, pasukan penjajah Israel juga mencegah kru darurat untuk mencapai dan merawat dia dan juga orang lainnya yang terluka.

Baca Juga:
Hadapi Tekanan, Joe Biden Umumkan Penjajah Israel Telah Menyetujui Proposal yang Akan Mengarah ke Gencatan Senjata Langgeng di Gaza

Sementara itu, Hamas menyatakan mereka belum menerima proposal gencatan senjata Joe Biden.

Juru Bicara Hamas, Osama Hamdan, menyampaikan mereka menyambut baik usulan proposal gencatan senjata Biden dan melihatnya sebagai hal yang positif.

Namun, Hamdan juga mengakui Hamas hingga kini belum menerima dokumen tertulis proposal gencatan senjata yang diusulkan Joe Biden.

Baca Juga:
Akui Terkejut, Mantan Kepala Mossad Membandingkan Laporan Ancaman terhadap Jaksa ICC dengan Taktik Mafia

“Kami belum menerima apapun secara tertulis berdasarkan pengalaman kami, apa yang disampaikan secara lisan bukanlah apa yang biasanya didokumentasikan,” terangnya.

Dia menekankan jika itu sebabnya Hamas siap untuk mempelajari dokumen apapun dengan segala detailnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Termasuk Kamp Pengungsi, Bentrokan Dilaporkan Terjadi saat Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Jenin, Tepi Barat

Bentrokan dikabarkan terjadi saat pasukan penjajah Israel melakukan penyerbuan ke Jenin yang berada di Tepi Barat, Palestina.

5 Orang Terluka, Pasukan dan Pemukim Penjajah Israel Dikabarkan Kembali Melakukan Penggerebekan di Tepi Barat

Pasukan dan pemukim penjajah Israel dikabarkan kembali melakukan penggerebekan di Tepi Barat dan menyebabkan 5 orang terluka.

Pasokan Bantuan Terhenti, Pusat Distribusi Makanan, Klinik Kesehatan dan Rumah Sakit di Jalur Gaza Kini Dilaporkan Ditutup

Pusat distribusi makanan, klinik kesehatan dan rumah sakit di Jalur Gaza kini dikabarkan tertutup dikarenakan pasokan bantuan terhenti.

Dehidrasi dan Kekurangan Gizi, UNFPA Ungkap Sekitar 18500 Wanita Hamil Melarikan Diri dari Serangan Penjajah Israel di Rafah

UNFPA mengungkapkan sekitar 18500 wanita hamil melarikan diri dari serangan penjajah Israel di Rafah, Jalur Gaza bagian selatan.

Beri Peringatan Keras, Blinken Tegaskan Penting untuk Penjajah Israel Memiliki Rencana Mengalahkan Hamas dan Memulihkan Keamanan Gaza

Antony Blinken menekankan penting untuk penjajah Israel mempunyai rencana mengalahkan Hamas dan memulihkan keamanan Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;