Ajukan Permohonan, Palestina Dilaporkan Berupaya untuk Bergabung dalam Kasus Genosida Gaza di ICJ

Ket. Foto: Palestina Dikabarkan Berupaya untuk Bergabung dalam Kasus Genosida Jalur Gaza di ICJ
Ket. Foto: Palestina Dikabarkan Berupaya untuk Bergabung dalam Kasus Genosida Jalur Gaza di ICJ Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pejabat Palestina mengajukan permohonan ke ICJ untuk bergabung dengan kasus Afrika Selatan sebagai pihak dalam kasus genosida Jalur Gaza terhadap penjajah Israel.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan kemarin, 3 Juni 2024, waktu setempat, ICJ menyampaikan pihak berwenang Palestina mengajukan permohonan izin untuk melakukan intervensi dan deklarasi intervensi dalam kasus Afrika Selatan versus penjajah Israel.

Afrika Selatan diketahui mengajukan kasusnya terhadap penjajah Israel pada bulan Januari dan menuduh penjajah Israel melakukan genosida terhadap warga Palestina di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Terkait Perang di Jalur Gaza, Joe Biden Sebut Hamas Adalah Penghalang Tunggal untuk Tercapainya Kesepakatan Gencatan Senjata

Afrika Selatan berpendapat penjajah Israel melanggar Konvensi Genosida 1948, yang telah ditetapkan setelah Holocaust, yang mengamanatkan seluruh negara di dunia mencegah terulangnya kejahatan yang serupa.

Di sisi lain, senator Amerika Serikat, Chris Van Hollen, telah menuntu pemerintahan Joe Biden untuk memberikan sanksi terhadap Menteri Keuangan sayap kanan penjajah Israel, Bezalel Smotrich, atas kebijakannya terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Menurutnya, dalam pandangannya, Smotrich harus dikenakan sanksi berdasarkan EO.

Baca Juga:
Timbulkan Banyak Kerusakan dan Kerugian Besar, Sejumlah Pemukim Penjajah Israel Dilaporkan Membakar Wilayah Duma di Tepi Barat

Diketahui jika pada awal tahun 2024, Biden mengeluarkan perintah eksekutif atau EO untuk menjatuhkan sanksi terhadap individu yang merusak perdamaian, stabilitas dan keamanan di Tepi Barat.

4 orang warga penjajah Israel dijatuhi sanksi berdasarkan arahan itu.

Dilaporkan jika Menteri Keuangan penjajah Israel telah memotong pajak yang harus dibayarkan kepada Otoritas Palestina.

Baca Juga:
Kembali Melakukan Serangan, Pasukan Penjajah Israel Dikabarkan Menghancurkan Pusat Dialisis di Rumah Sakit Indonesia

Selain itu, di bulan Maret, dia juga mendeklarasikan 800 hektare tanah di Tepi Barat sebagai tenaga negara penjajah Israel.

“Ada orang yang menyatakan tujuannya adalah agar penjajah Israel mengambil alih seluruh wilayah yang ada di Tepi Barat,” katanya.

Sementara itu, Andrea De Domenico, yang merupakan kepala Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA), menyatakan kekuasaan pihak yang terkuat akan menjadi satu-satunya peraturan yang berlaku.

Baca Juga:
Karena Perang di Jalur Gaza, Maladewa Dilaporkan Melarang Warga Penjajah Israel untuk Memasuki Wilayah Negaranya

Dia mengakui jika memberikan bantuan kemanusiaan menjadi semakin sulit.

“2 hari yang lalu, kami mengalami pengalamann terburuk dimana hampir 70 persen konvoi bantuan kemanusiaan yang dapat kami lakukan hari itu tidak mencapai tujuan akhir dikarenakan sebagian besar dicegat,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
Untuk Membahas Proposal Gencatan Senjata, Anggota Kabinet Perang Penjajah Israel Dikabarkan Menyerukan Pertemuan Segera

Anggota kabinet perang penjajah Israel, Benny Gantz, menyerukan pertemuan segera untuk melakukan pembahasan proposal gencatan senjata.

Mengenai Kesepakatan Gencatan Senjata, Sejumlah Menteri Sayap Kanan Penjajah Israel Mengancam Akan Menggulingkan Pemerintah Jika Menerimanya

Beberapa menteri sayap kanan penjajah Israel mengancam akan menggulingkan pemerintah jika menerima gencatan senjata.

Berkaitan dengan Perang Gaza, Chili Akan Bergabung dalam Kasus Afrika Selatan Melawan Penjajah Israel di ICJ

Chili dilaporkan akan bergabung dalam kasus Afrika Selatan melawan penjajah Israel di ICJ yang berkaitan dengan perang di Jalur Gaza.

Hadapi Tekanan, Joe Biden Umumkan Penjajah Israel Telah Menyetujui Proposal yang Akan Mengarah ke Gencatan Senjata Langgeng di Gaza

Presiden AS, Joe Biden, mengumumkan penjajah Israel telah menyetujui proposal yang akan mengarah ke gencatan senjata yang langgeng.

Akui Terkejut, Mantan Kepala Mossad Membandingkan Laporan Ancaman terhadap Jaksa ICC dengan Taktik Mafia

Mantan kepala Mossad, Tamir Pardo, membandingkan laporan ancaman yang dilakukan Yossi Cohen terhadap jaksa ICC dengan taktik mafia.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;